7 Peran Guru Zaman Teknologi

Pada masa lalu, peran guru di sekolah adalah menyampaikan ilmu pengetahuan sebagai warisan kebudayaan masa lalu yang dianggap berguna sehingga harus dilestarikan. Kondisi ini guru berperan sebagai sumber belajar (learning resources). Ada pepatah bagaimanapun pintarnya siswa, maka tidak mungkin dapat mengalahkan pintarnya guru.

Pada zaman teknologi ini, siswa dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber. Teknologi dapat mempermudah manusia mencari dan mendapatkan informasi dan pengetahuan, tapi Bagaimanapun hebatnya perkembangan teknologi, peran guru tidak bisa tergantikan. Lalu, apa peran-peran guru agar pelaksanaan proses pembelajaran berjalan sesuai zaman teknologi.

Ada beberapa peran guru yang bisa dilaksanakan:

1. Guru sebagai Sumber Belajar

Peran sebagai sumber belajar berkaitan erat dengan penguasaan materi pelajaran. sehingga baik dan buruk seorang guru dinilai dari penguasaan materi pelajaran.

Sebagai sumber belajar guru dalam proses pembelajaran harus melakukan beberapa hal:

  1. Guru memiliki bahan referensi yang lebih banyak dibandingkan siswa
  2. Guru dapat menunjukkan sumber belajar yang dapat dipelajari siswa yang memiliki kecepatan belajar diatas rata-rata.
  3. Guru perlu melakukan pemetaan tentang materi pelajaran.

2. Guru sebagai Fasilitator

Sebagai Fasilitator guru berperan dalam memberikan pelayanan untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran

Hal yang perlu dilakukan guru sebagai fasilitator:

  1. Guru perlu memahami berbagai jenis media dan sumber belajar beserta fungsinya
  2. Guru perlu memiliki keterampilan dalam merancang suatu media.
  3. Guru dituntut untuk mampu mengorganisasikan berbagai jenis media serta manfaatnya.
  4. Guru dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan siswa

3. Guru sebagai Pengelola

Sebagai pengelola pembelajaran (Learning Manager) Peran Guru dalam menciptakan iklim belajar yang membuat nyaman siswa belajar. Karena hakekat pembelajaran adalah belajarnya siswa dan bukan mengajarnya guru.

Fungsi guru sebagai manajer pembelajaran:

  1. Merencanakan tujuan belajar
  2. Mengorganisasikan berbagai sumber belajar untuk mewujudkan tujuan belajar.
  3. Memimpin, yang meliputi memotivasi, mendorong dan menstimulasi siswa
  4. Mengawasi segala sesuatu, apakah sudah berfungsi sebagaimana mestinya atau belum dalam rangka pencapaian tujuan.

 4.Guru sebagai Demonstrator

Demonstrator adalah peran guru untuk mempertunjukkan kepada siswa segala sesuatu yang dapat membuat siswa lebih mengerti dan memahami setiap pesan yang disampaikan.

Ada 2 konteks guru sebagai demonstrator:

  1. Berarti guru harus menunjukkan sikap-sikap terpuji. Konteks ini guru sebagai model dan teladan bagi siswa
  2. Menunjukkan bagaimana materi bisa dipahami dengan mudah. Konteks ini berkaitan dengan pengaturan strategi pembelajaran.

5. Guru sebagai Pembimbing

Pembimbing adalah peran guru membimbing siswa menemukan potensi yang dimilikinya sebagai bekal hidup mereka.

Sebagai pembimbing, guru perlu memperhatikan beberapa hal:

  1. Memahami tentang anak yang dibimbingnya
  2. Memahami dan terampil dalam merencanakan

6. Guru Sebagai Motivator

Motivasi adalah suatu keadaan yang terdapat dalam diri seseorang yang menyebabkan seseorang melakukan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu.

Motivator adalah peran guru untuk mendorong siswa mengerahkan segala kemampuan dalam belajar.

Ada beberapa cara membangkitkan motivasi siswa

  1. Memperjelas tujuan yang ingin dicapai
  2. Membangkitkan minat siswa. Cara membangkitkannya:
    • Menghubungkan bahan pembelajaran dengan kebutuhan siswa
    • Sesuaikan materi pelajaran dengan tingkat pengalaman dan kemampuan siswa
    • Gunakan berbagai model dan strategi pembelajaran
    • Menciptakan suasana yang menyenangkan dalam belajar
    • Berilah pujian yang wajar terhadap setiap keberhasilan siswa
    • Berikan penilaian
    • Berilah komentar terhadap hasil pekerjaan siswa
    • Ciptakan persaingan dan kerjasama.

 7.Guru Sebagai Evaluator

Evaluator adalah peran guru untuk mengumpulkan data atau informasi tentang keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan.

Fungsi evaluasi adalah

  1. Untuk menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan atau menentukan keberhasilan siswa dalam menyerap materi kurikulum.
  2. Untuk menentukan keberhasilan guru dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang telah diprogramkan.


554