Beban Kerja Kepala Sekolah/Madrasah

Beban Kerja Kepala Sekolah/Madrasah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan peraturan tentang beban kerja kepala sekolah, Permendikbud No. 15 tahun 2018.  Peraturan tersebut dikeluarkan setelah ditetapkan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2017 pasal Pasal 54 ayat 1 bahwa Beban kerja kepala satuan pendidikan sepenuhnya untuk melaksanakan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan.

Khusus Beban kerja Kepala Sekolah dijelaskan secara terinci di lampiran 2 dari permendikbud No. 15 tahun 2018.

A. Dimensi Kompetensi Manajerial

Kegiatan Bukti Fisik
a. Merencanakan Program Sekolah; a. Program Sekolah;
b. Mengelola Standar Nasional Pendidikan: b. Laporan Pelaksanaan Pengelolaan SNP;
1) Melaksanakan pengelolaan Standar Kompetensi Lulusan;
2) Melaksanakan pengelolaan Standar Isi;
3) Melaksanakan pengelolaan Standar Proses;
4) Melaksanakan pengelolaan Standar Penilaian;
5) Melaksanakan pengelolaan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
6) Melaksanakan pengelolaan Standar Sarana dan Prasarana;
7) Melaksanakan pengelolaan Standar Pengelolaan;
8) Melaksanakan pengelolaan Standar Pembiayaan.
c. Melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi; c. Laporan Hasil Pengawasan dan Evaluasi;
d. Melaksanakan kepemimpinan sekolah; dan d. Laporan Kepemimpinan Sekolah;
e. Mengelola Sistem Informasi Manajemen Sekolah. e. Laporan Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Sekolah.

 

B. Kompetensi Kewirausahaan

Kegiatan Bukti Fisik
a. Merencanakan program pengembangan kewirausahaan; a. Rencana Program Pengembangan Kewirausahaan;
b. Melaksanakan program pengembangan kewirausahaan: b. Laporan Pelaksanaan Program Pengembangan Kewirausahaan;
1) Program Pengembangan Jiwa Kewirausahaan (inovasi, kerja keras, pantang menyerah, dan motivasi untuk sukses);
2) Melaksanakan program pengembangan jiwa kewirausahaan;
3) Melaksanakan pengembangan program unit produksi; dan
4) Melaksanakan program pemagangan.
c. Melaksanakan Evaluasi Program Pengembangan Kewirausahaan. c. Laporan Evaluasi Program Pengembangan Kewirausahaan.

 

C. Kompetensi Supervisi

Kegiatan Bukti Fisik
a. Merencanakan program supervisi guru dan tenaga kependidikan; a. Program Supervisi Guru dan Tenaga Kependidikan;
b. Melaksanakan supervisi guru; b. Laporan Pelaksanaan dan Hasil Supervisi Guru;
c. Melaksanakan supervisi terhadap tenaga kependidikan; c. Laporan Pelaksanaan dan Hasil Supervisi Tenaga Kependidikan;
d. Menindaklanjuti hasil supervisi terhadap Guru dalam rangka peningkatan profesionalisme Guru;
e. Melaksanakan Evaluasi Supervisi Guru dan Tenaga Kependidikan; dan d. Laporan Evaluasi Pelaksanaan dan Hasil Supervisi Tenaga Kependidikan.
f. merencanakan dan menindaklanjuti hasil evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan.

Setelah beban kerja tersebut, Kepala sekolah tidak melakukan tugas pembelajaran kecuali jika kondisi kekurangan guru. Hal ini dijelaskan di PP no. 19 Tahun 2017 Pasal 54 ayat 2 bahwa Dalam keadaan tertentu selain melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepala satuan pendidikan dapat melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan untuk memenuhi kebutuhan Guru pada satuan pendidikan.

 

17

Yunandra

Yunandra adalah Identitas seorang Pengawas Madrasah/Konsultan/Praktisi Pendidikan Islam yang memiliki keinginan berbagi dan memberi untuk hidup lebih baik. Adapun kata yunandra berasal dari dua nama yang digabungkan dengan kata “and”. Harapannya adalah Segala kebaikan yang dilakukan menjadi Amal Jariah bagi pasangan juga. Salam Sharing and Giving