Masjid Amr bi Ash, Masjid Pertama di Afrika

Mesir memiliki banyak peninggalan sejarah Islam yang sayang untuik dilewati. Salah satunya Masjid Amr bin Ash. Jika memiliki kesempatan berkunjung  keNegeri Kinanah, maka terasa tidak sempurna tanpa mengunjungi Masjid Tertua di Afrika tersebut. Lokasi Masjid Amr bin Ash berada di Jalan sayid Hasan Anwar daerah Fustat. Jarak dari Masjid Jami’ Al Azhar ke Masjid Amr bin Ash sekitar 8 km.

Menurut Sejarah yang dinukil dari wikipedia.org, Masjid Amr ibn al-As atau Masjid Amr adalah masjid pertama yang pernah dibangun di Mesir dan seluruh Afrika. Masjid ini dibangun oleh Shahabat Nabi Muhammadr SAW, Amr bin Ash yang dimulai bulan Muharram 20 H atau 641 M dan selesai dibangun pada 21 H /642 M.

Amr bin Ash memimpin pasukan Islam menuju daerah Rafah di masa Khalifah Umar bin Khatab. Kemudian Amr bin Ash melanjutkan perjalanya daerah ‘Arisy di bulan September 639 M sebagai perbatasan Mesir. Setelah Amr bin Ash, Khalifah Umar bin Khatab mengirim pasukan berjumlah 4 ribu orang dipimpin Zubair bin Awwam.

Amr bin Ash membangun Masjid Amr bi Ash di daerah Fustat, yang merupakan pusat kota Mesir. Tata letak aslinya adalah persegi panjang sederhana, panjangnya 29 meter dengan lebar 17 meter. tidak memiliki hiasan dan tidak ada menara. Ruangannya cukup besar bagi tentara Amr bin Ash melaksanakan shalat. Bangunan yang sekarang ada bukan lagi bangunan masjid pertama.

Menurut Spanduk yang terpasang di dalam masjid Amr bin Ash, Luas masjid Amr bin ash sekitar  13.200 meter.

Masjid Amr bin Ash,  selain tempat shalat, memiliki fungsi sebagai tempat itikaf, tempat mengadili sebuah perkara, baik masalah agama maupun masalah sosial, dan juga tempat menerima para tamu wisatawan dan tamu kenegaraan.

Ulama terkenal di Masjid Amr bin Ash antara lain:

  1. Shahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah bin Amr bin Ash, ‘Ukbah bin Amir, dan Tamim Al Daary
  2. Tabi’in yaitu Zaid bin Abi Habiib An Nuuby
  3. Fuqooha : Imam Laitsi bin Saad, Abdullah bin Wahab, Abdullah bin Hakam, dan Imam Syafi’i

Masjid Amr bin Ash, selain terkenal dengan  masjid Amr,  memiliki sebutan atau panggilan lain, antara lain:

  1. Al Jami’ Al ‘Atiq
  2. Taaj Al Jawaami’
  3. Masjid al Fath
  4. Masjid An Nasr
  5. Masjid Ahl Al Raayah Al A’dham

Masjid Amr bin Ash Memiliki Para Khatib yang  terkenal dari tahun 1950 sampai sekarang, yaitu:

  1. Syeikh Ibrahim Abdul Khaaliq (1950-1977 M)
  2. Syeikh Muhammad Ghazali (1971 – 1974 M )
  3. Syeikh Abdul Hamid Ridwan (1977 – 1984 M )
  4. Abdul Shobur Syahiin (1985 – 1996 M)
  5. Muhammad Abdussamii Jaad (1996 – 1998 M)
  6. Ismail Abdulkhaliq Al Diftari (1998 – 2014)
  7. Grand Syeikh Dr. Muhammad sayyid Thanthawi adalah Syeikh Azhar pertama yang berceramah di Masjid Amr bin Ash dari tahun 2005 s.d 2008

Setiap Bulan Ramadhan, Masjid Amr bin Ash dipenuhi jamaah yang akan melaksanakan itikaf dan shalat tarawih. Terutama malam tanggal 27 Ramadhan, Masjid yang luas tersebut terasa sempit karena dipenuhi oleh para jamaah yang melaksanakan shalat tarawih. Walaupun Imam terawih membaca surat-surat yang panjang, Mereka tertarik melaksanakan shalat tarawih di masjid Amr bin Ash karena suara Imam taraweh suara yang khas dan indah. Imam tersebut adalah Muhammad Jibril, Qari terkenal di Mesir.

27

Yunandra

Yunandra adalah Identitas seorang Pengawas Madrasah/Konsultan/Praktisi Pendidikan Islam yang memiliki keinginan berbagi dan memberi untuk hidup lebih baik. Adapun kata yunandra berasal dari dua nama yang digabungkan dengan kata “and”. Harapannya adalah Segala kebaikan yang dilakukan menjadi Amal Jariah bagi pasangan juga. Salam Sharing and Giving

Leave a Reply