Obrolan Ringan Bersama Pri GS

 Rabu, 27 Juni 2012, ketika mengikuti penyusunan BPU PKB level 3 di Hotel Mega Anggrek, takdir Allah mempertemukan dengan bapak Pri GS. Biasanya Pri GS hanya didengar suaranya di Radio Smart FM dalam acara Sketsa Indonesia, atau dilihat di TV Cabel Sindo. Sekarang Pri GS ada di hadapan saya.

Suara yang khas mengeluarkan kata-kata berbobot, membuat perbincangan kami mengalir dengan penuh “makna”.

Kata makna menjadi pesan pertama yang ditangkap dari ucapan Pri GS ketika ditanya sejarah hidupnya. Hidup yang bermakna mendorong dia untuk memberikan sesuatu yang terbaik dan memperoleh kebaikan dunia. Resep beliau adalah “bagaimana membuat Allah Iba terhadap kita”.

Kata yang menarik dari ucapan Pri GS yang hanya tamatan SMA mengatakan bahwa kita harus membuat Allah Iba terhadap kita, maka kita akan hidup penuh arti. Beliau menjelaskan bahwa cara membuat Allah iba itu sangat banyak dan mudah untuk dilakukan. Paling sederhana yaitu tidak pernah menolak untuk memberi kepada pengemis yang menghampiri kita. Pri GS menyakini tidak mungkin seorang itu ingin jadi pengemis, tidak ada yang menggerakan pengemis datang ke Kita kalo bukan tangan ilahi yang mendorongnya. Beliau menambahkan bahwa memberi dalam keadaan lapang sangat mudah, tapi menciptakan konsistensi untuk memberi dalam setiap kondisi itu sangat berat.

Ketika ditanyakan tentang habiburrahman (penulis buku “ayat-ayat Cinta” dan “ Mihrab Cinta”), Pri GS menjawab bahwa dia dengan habib itu seperti abang adik, dan selalu berdialog dalam segala hal. Kesuksesan tulisan habib seperti ayat-ayat cinta itu merupakan keberkahan dari kesolehan habiburahman.

Obrolan ringan ini terjadi di saat sarapan pagi. Ketika Pri GS sedang menunggu jemputan dari Metro TV. Katanya mau rekaman di Metro TV untuk acara Ramadhan bersama Pri GS. Beliau mau shooting di Metro TV untuk acara Ramadhan dan sudah dikontrak untuk 30 episode. Jam tanyangnya sebelum acara Prof. Dr. Quraisy Sihab “tafsir al Misbah.”

Saya tanya “ kenapa harus ditanyangkan pada waktu sahur dan bertepatan dengan acara-acara hiburan humor?” Beliau menjawab bahwa setiap acara tv selalu ada penontonnya, bahkan sejelek apapun acaranya tetap ada penontonnya. Dulu ketika Pri GS ditawari Smart FM untuk siaran di radio, sempat bertanya siapa yang akan mendengarkan radio, tapi buktinya Smart FM menjadi pilihan pendengar ketika mereka sedang bermacet ria di jalan raya. Bahkan kata Pri GS “Beberapa orang yang pikirannya terinspirasi karena mendengarkan SMART FM?” Banyak orang-orang hebat yang menjadi pembicara di SMART FM. Saya merupakan penggemar SMART FM dan biasa mendengarkan SMART FM pada jam 07.00 s.d 08.00 yang menyiarkan dialog dengan orang-orang hebat/motivator

Kata beliau “ Manusia itu butuh klik aja untuk berubah, kalo sudah klik maka manusia akan sadar akan arti hidupnya, seperti kesetrum listrik membuat orang kaget, gak usah aliran listrik yang besar, dengan listrik yang kecil saja orang bisa kaget.

Kembali saya tanyakan tentang acara beliau yang akan tanyang sebelum acara Quraisy SYihab. Kata beliau “ di TV, Quraisy syihab cukup duduk dengan santai saja, orang sudah lihat karismanya. Dia salah satu ulama besar yang jarang ada di Indonesia. Dia tidak perlu lagi popularitas atau ingin tampil beda, cukup duduk dengan santai, semua orang akan terpesona dengan keluasan ilmunya. Beda dengan kita yang selalu ingin populer dan berusaha seolah-olah menjadi orang pintar.”

Saya Tanya lagi tentang alasan Metro TV mau menanyangkan acara bapak. kata beliau, Metro tv termasuk TV yang konsisten dengan pilihannya. Metro TV bersama TV ONE adalah Televisi yang konsisten menyiarkan acara berita. TV-TV lain berlomba-lomba menanyagkan acara-acara hiburan, metro TV tetap konsisten dengan acaranya. Termasuk memilih Pri GS mengisi untuk acara ramadhan dan langsung minta rekaman untuk 30 episode.

Saya tanya ”kenapa bisa begitu?”

Kata beliau “ itu karena keibaan Allah melihat saya”, saya juga gak percaya Metro TV mau mengontrak saya.”

Begitu percakapan yang singkat penuh makna. Kalo saya tulisankan semua “petuah beliau” tidak akan termuat dalam tulisan ini, karena ucapannya sulit untuk diungkapkan. Waktu sebentar telah memberikan inspirasi kepada saya untuk memaknai hidup ini.

Terima kasih Pri GS. Semoga kita bisa ketemu lagi.

 

274

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply