Panduan Gerakan Literasi Sekolah dan Nasional

Gerakan Literasi Nasional

Gerakan Literasi Nasional adalah sebuah gerakan yang pelopori oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

GLN tidak hanya diisi oleh jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi digiatkan pula oleh para pemangku kepentingan, seperti pegiat literasi, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, dan kementerian/lembaga lain. Tujuanya adalah melalui Pelibatan ekosistem pendidikan sejak penyusunan konsep, kebijakan, penyediaan materi pendukung, sampai pada kampanye literasi, gerakan literasi dapat dilaksanakan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

Ujungnya adalah terbangun bangsa dengan budaya literasi tinggi menunjukkan kemampuan bangsa tersebut berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif sehingga dapat memenangi persaingan global sesuai dengan tantangan abad 21.

Ada enam literasi dasar yang disepakati oleh World Economic Forum pada tahun 2015 yaitu literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewargaan. Melalui GLN diharapkan menjadi pendukung keluarga, sekolah, dan masyarakat mulai dari perkotaan sampai ke wilayah terjauh untuk berperan aktif dalam menumbuhkan budaya literasi.

Gerakan awal dalam gerakan Literasi Nasional adalah pengadaan buku-buku, termasuk panduan-panduan yaang terkait gerakan literasi.

GLS menerbitakan beberapa buku-buku atau panduan diharapkan menjadi rujukan dalam rankga mewujudkan ekosistem yang kaya literasi di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun Buku rujukan Gerekan Literasi Nasional, utamanya materi yang terkait dengan 6 literasi yang disepakati, antara lain:

  1. Gerakan Literasi Sains
  2. Gerakan Literai Baca Tulis
  3. Gerakan Literasi Budaya dan Kewarganegaraan
  4. Gerakan Literasi Digital
  5. Gerakan Literasi Finansial
  6. Gerakan Literasi Numerasi

Selain keenam materi pendukung literasi, Kemdikbud telah menerbitakan panduan-panduan terkait dengan gerakan literasi sekolah (GLS) sesusai jenjang pendidikan dari sd sampai smk, dan sekolah luar biasa.

Adapun panduan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Desain Gerakan Literasi Sekolah
  2. Gerakan Literasi Sekolah di SLB
  3. Gerakan Literasi Sekolah di SD
  4. Gerakan Literasi Sekolah di SMP
  5. Gerakan Literasi Sekolah di SMA
  6. Gerakan Literasi Sekolah di SMK
  7. Panduan Praktis Gerakan Literasi Sekolah
  8. Buku Gerakan Literasi Sekolah dari Pucuk hingga Akar

Gerakan Literasi Nasional memerlukan dukungan dari semua pihak dan diharapkan bisa terlaksana, tidak hanya di lingkungan sekolah, tapi dapat dilakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Tidak hanya itu, gerakan literasi nasional perlu dukungan dari para pejabat di pemerintahan, dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Sehingga akan menciptakan bangsa yang literet.

 

92

Yunandra

Yunandra adalah Pengawas Madrasah/Konsultan/Praktisi Pendidikan Islam yang ingin berbagi dan memberi untuk hidup lebih baik. Kata yunandra merupakan dua nama digabung dengan kata “and”. Harapannya segala kebaikan yang dilakukan menjadi Amal Jariah berdua.