Pengertian Pendidikan dalam Bahasa Arab

Menunjuk istilah pendidikan, manusia mempergunakan istilah tertentu. Dalam bahasa Inggris menggunakan istilah education. Dalam bahasa Arab, pengertian kata pendidikan, sering digunakan beberapa istilah antara lain , al-ta’lim, al-tarbiyah, dan al-ta’dib. Namun ke tiga kata tersebut memiliki makna tersendiri dalam menunjuk pada pengertian pendidikan.

  1. Al-ta’lim menurut Al-Attas dalam buku azas-azas pendidikan Islam, Hasan Langgulung yang berarti pengajaran yang bersifat pemberian atau penyampaian pengertian, pengetahuan, dan keterampilan. Pengertian al-ta’lim hanya sebatas proses pentransferan seperangkat nilai antar manusia. Ia hanya dituntut untuk menguasai nilai yang ditransfer secara kognitif dan psikomotorik, akan tetapi tidak dituntut pada domain afekstif.
  2. Al-tarbiyah, yang berarti mengasuh, mendidik, dan memelihara       Dari hasil penelusuran kata al-tarbiyah, maka istilah kata ini dapat mewakili makna pendidikan Islamiyah. Hal ini disebabkan kata tersebut memiliki arti hubungan pemeliharaan manusia terhadap mahluk Allah lainnya, sebagai perwujudan tanggungjawabnya sebagai khalifah di muka bumi. Di samping itu juga, pengertian al-tarbiyah mengisyaratkan adanya hubungan timbal balik antara manusia dengan alam sekitarnya secara harmonis. Hal ini mengandung makna:
    • Menjaga dan memelihara pertumbuhan fitrah (potensi) anak didik untuk mencapai kedewasaan.
    • Mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya, dengan berbagai sarana pendukung ( terutama bagi akal dan budinya).
    • Mengarahkan seluruh potensi yang dimiliki anak didik menuju kebaikan dan kesempurnaan, seoptimal mungkin.
    • Kesemua proses tersebut kemudian dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan irama perkembangan diri anak didik.

            Dari penjabaran makna di atas, berarti pendidikan yang ditawarkan haruslah berproses, terencana, sistematis, memiliki sasaran yang ingin dicapai, ada pelaksana, serta memiliki teori-teori tertentu. Dengan demikian maka istilah al-tarbiyah telah mencakup seluruh domain yang ada yakni kognitif, afektif dan psikomotorik.

  1. Al-ta’dib dapat diartikan kepada proses mendidik yang lebih tertuju pada pembinaan dan penyempurnaan akhlak atau budi pekerti peserta didik. Orientasi kata al-ta’dib lebih berfokus pada upaya pembentukan pribadi muslim yang berakhlak mulia.

 

840

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply