Standar Kompetensi Guru TK dan RA

B. Kompetensi Kepribadian

11. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.

11.1. Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat-istiadat, daerah asal, dan gender.
11.2. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasionalI indonesia yang beragam.

 

12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bag ipeserta didik dan masyarakat.

12.1. Berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi.
12.2. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan, dan akhlak mulia.
12.3. Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didikdan anggota masyarakat disekitarnya.

 

13. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.

13.1. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.
13.2. Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.

 

14. Menunjukkan etos kerja, tanggungjawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.

14.1. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.
14.2. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.
14.3. Bekerja mandiri secara profesional.

 

15. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

15.1. Memahami kode etik profesi guru.
15.2. Menerapkan kode etik profesi guru.
15.3. Berperilaku sesuai dengan kode etik guru.

 

C. Kompetensi Sosial

16. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.

16.1. Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik,  teman sejawat dan lingkungansekitar dalam melaksanakan pembelajaran.
16.2. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama,  suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.

 

17. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.

17.1. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun, empatik dan efektif.
17.2. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.
17.3. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.

 

18. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.

18.1. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik, termasuk memahami bahasa daerah setempat.
18.2. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.

 

19. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.

19.1. Berkomunikasi dengan teman sejawat, profesi ilmiah, dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.
19.2. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.

 

D. Kompetensi Profesional

20. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

20.1. Menguasai konsep dasar matematika,  sains, bahasa, pengetahuan sosial, agama, seni, pendidikan jasmani, kesehatan dan gizi sebagai sarana pengembangan untuk setiap bidang pengembangan anak TK/PAUD.
20.2. Menguasai penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspekfisik, kognitif, sosial-emosional, nilai moral, sosial budaya, dan bahasa anak TK/PAUD.
20.3. Menguasai berbagai permainan anak.

 

21. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.

21.1. Memahami kemampuananak TK/PAUD dalam setiap bidang pengembangan.
21.2. Memahami kemajuan anak dalam setiap bidang pengembangan di TK/PAUD.
21.3. Memahami tujuan setiap kegiatan pengembangan.

 

22. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.

22.1. Memilih materi bidang pengembangan yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
22.2. Mengolah materi bidang pengembangan secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.

 

23. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.

23.1. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus.
23.2. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.
23.3. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.
23.4. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.

 

24. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.

24.1. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasidalam berkomunikasi.
24.2. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.

 

Kembali

421

Yunandra

Yunandra adalah Pengawas Madrasah/Konsultan/Praktisi Pendidikan Islam yang ingin berbagi dan memberi untuk hidup lebih baik. Kata yunandra merupakan dua nama digabung dengan kata “and”. Harapannya segala kebaikan yang dilakukan menjadi Amal Jariah berdua.