Tujuan Rotasi Pengawas dalam Pembinaan RA

Pada Hari Sabtu, 15 Juni 2019, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kebayoran Lama menyelenggarakan Acara Halal Bihalal bersamaan dengan acara lepas sambut Pengawas Pembina.

Acara dilaksanakan bertepatan dengan akhir tahun pelajaran 2018-2019, walaupun surat tugas pembagian wilayah binaan telah ditetapkan di bulan Maret. Hal ini untuk mempermudah masalah administrasi, dibandingkan jika pergantiannya di pertengahan tahun pelajaran.

Acara HBH IGRA Kebayoran Baru bertempat di Masjid Jami Al Huda, Jl. H. Muhyi VII Pondok Pinang, Jakarta, merupakan lokasi Raudhatul Athfal (RA) Al Huda. Hadir Kepala-kepala RA dan  Dewan guru RA se kecamatan Kebayoran Lama.

Tahun pelajaran 2019-2020 menjadi akhir tugas membina RA-RA di kecamatan Kebayoran Lama, setelah mendapatkan tugas kurang lebih 3 Tahun. Pada acara tersebut, ada kesempatan memberikan sambutan. Sambutan tersebut terangkum pada dua hal, yaitu:

A. Permohonan maaf dan terimakasih

Kata pembuka sambutan tidak lepas dari dua kalimat sakti, karena kedua kalimat itu paling sering disampaikan di setiap sambutan, terutama sambutan ketua panitia, yaitu kalimat Mohon maaf dan terimakasih.

Kalimat permohonan maaf disampaikan kepada para kepala RAdan Guru se kecamatan Kebayoran Lama karena dua hal, yaitu belum mampu melakukan pembinaan dengan baik selama menjadi pengawas pembina. Kedua belum bisa mengunjungi semua RA. Biasanya RA-RA yang pernah dikunjungi adalah RA-RA yang pernah menjadi tempat rapat bulanan kepala-kepala RA.

Sedangkan kalimat terima kasih disampaikan karena telah mendapatkan kesempatan bersilaturahmi dan bekerja sama dengan para pengelola RA se kecamatan Kebayoran Lama. Hal ini memberikan pengalaman yang luar biasa, dimana bisa ketemu dan memahami kondisi lembaga-lembaga RA. kedua terimaksih atas kesedianya untuk mengikuti pola pembinaan klasikal  yang dilakukan selama menjadi pengawas pembina.


B. Harapan Ke Depan

Hal kedua yang disampaikan dalam kata sambutan yaitu tentang harapan, sekaligus doa bagi kebaikan pendidikan RA di Kecamatan Kebayoran Lama. Harapan tersebut adalah

1. Pembinaan yang lebih baik.

Mutasi atau rotasi tugas merupakan hal yang biasaya dalam birokrasi. Tujuanya adalah memberikan penyegaran dan meningkatan produktifis kerja.

begitu juga dengan Rotasi pengawas RA, diharapkan memberikan Efek positif bagi  para kepala RA dan guru dalam mengelola lembaga pendidikan RA. Para Kepala RA dan Guru  akan mendapatkan ide-ide dan gagasan baru yang akan dibawa oleh pengawas baru.

Biasanya setiap pengawas memiliki gaya dan pola pembinaan yang berbeda sesuai dengan karakter dan kepribadian masing-masing..

tapi perlu diketahui, Pengawas dimanapun berada memiliki tugas yang sama yaitu melakukan supervisi akademik dan supervisi manajerial dalam rangka melakukan pembinaan, pemantauan, penilaian, evaluasi serta merencanakan pembinaan dan pelatihan kepala RA dan Guru.

2. Program peningkatan mutu pendidikan RA

Peningkatan mutu pendidikan RA perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Program peningkatan mutu di, minimal difokuskan kepada dua hal, yaitu

a. Pengembangan Kompetensi Guru

Kementerian Agama telah mensosialisaikan Program Pengembangan Keprofesian Guru (PKB) guru madrasah. Program tersebut tertuang pada peraturan menteri agama (PMA) no. 58 tahun 2018 tentang PKB Guru. Isinya mengatur secara rinci pelaksanaan PKB Guru.

Selain itu, Kementerian Agama mengeluarkan pedoman implementasi kurikulum yang tertuang di Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 792 tahun 2018.

Kurikulum 2013 memiliki dasar pengembangan pada antasipasi terhadap kompetensi abad 21 yaitu: :

  1. Pendidikan karakter
  2. Empat kompetesi yaitu berpikir kritis, kolaborasi, komukasi, dan kreatifitas
  3. Literasi yang terdiri dari literasi baca tulis, Numerasi, Sains, Digital, Finansial, dan Budaya dan kewargaan

b. Akreditasi RA

Semua RA diharapkan mensikapi program akreditasi  dengan 2 hal, yaitu:

  1. sebagai alat pengukuran proses dan hasil pendidikan dan pembinaan selama ini.
  2. menjadi kesempatan membenahi lembaga. Minimal dengan program akreditasi 5 tahun sekali, para pengelola dapat membenahi penyelengggraan nya dari mulai fasiltias sampai penyediakan administrasi pembelajaran.

Harapanya proses akreditasi menjadi langkah awal untuk tahu, kemudian bisa, dan akhirnya terbiasa.

Pola pelaksanaan akreditasi tahun ini berbeda dengan sebelumnya, dimana akredasi tahun ini berbasis pada bukti kerja dan kinerja.

Sebelum menetupan sambutan, memohon doa agar dapat bekerja dengan baik di tempat yang baru.

14

Yunandra

Yunandra adalah Pengawas Madrasah/Konsultan/Praktisi Pendidikan Islam yang ingin berbagi dan memberi untuk hidup lebih baik. Kata yunandra merupakan dua nama digabung dengan kata “and”. Harapannya segala kebaikan yang dilakukan menjadi Amal Jariah berdua.