3 Aktor Kunci Perubahan di Tipping Point
yunandra. Salah satu elemen The Tipping Point yaitu the law of the few yang menegaskan aktor kunci suatu perubahan trend atau isu. Kajian ini merupakan bagian dari Framework Inovasi Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam sebagai sasaran inovasi Pendidikan Islam.
Untuk mengetahui Kerangka Besar pembaharuan, silahkan buka Strategi Inovasi Pendidikan Islam
The Tipping Point merupakan konsep perubahan menurut Malcolm Gladwell yang memberikan 2 pelajaran penting.
Tulisan ini memperkuat salah satu elemen dari Tipping Point yaitu the law of the few atau hukum sedikit.
3 Aktor Kunci Perubahan di Tipping Point
Gladwell mengenalkan 3 aktor kunci perubahan pada konsep The Law of the few di The Tipping Point.
Setiap perubahan tidak lepas dari peran 3 aktor kunci di Tipping Point atau titik kritis.
1. Connector ( Penghubung)
Keberhasilan suatu epidemi sosial sangat bergantung pada keterlibatan orang-orang yang memiliki gabungan keterampilan sosial yang langka. Mereka itu adalah Connector.
Kriteria pertama seorang connector adalah para hubungan kenal dengan banyak orang. Mereka tipe orang yang akrab dengan semua orang.
Kemampuan mereka terkait dengan sifat khas pribadi, terkait dengan perpaduan antara sifat-sifat ingin tahu, percaya diri, kepedulian sosial, dan semangat hidup.
2. Maven (Ahli, Bijak Bestari)
Para Bijak Bestari adalah orang yang tahu dan mengerti banyak hal. Indikator orang bijak Bestari adalah mereka bukan pengumpul informasi yang pasif. Begitu tahu cara mengatasi sesuatu, mereka tergerak untuk menceritakan pengalaman atau pengetahuannya pada orang lain.
Para Bijak Bestari adalah seseorang yang ingin memecahkan masalah orang lain, umumnya lewat memecahkan masalahnya sendiri.
Kenyataan bahwa para bijak bestari selalu ingin membantu, dengan alasan hanya karena ingin membantu, bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk membuat orang lain tertarik.
3. Salesman (Penjaja)
Dalam sebuah epidemi sosial, Maven bertindak sebagai bank data, mereka menyediakan informasi. Connector bertindak sebagai perekat sosial, mereka menyebarkan informasi. Akan tetapi, ada sekelompok orang pilihan lain yang memiliki keterampilan-keterampilan untuk membujuk orang lain yang belum yakin tentang apa yang orang dengar.
Mereka sama pentingnya dalam proses tipping point atau meledaknya epidemi getok tolar sebagaimana peran kedua kelompok terdahulu. Mereka adalah The Salesman (Para Penjaja).
Baca: Konsep Tipping Point Gladwell
Untuk memahami lebih tentang gagasan pengembangan lembaga pendidikan Islam secara umum, bisa buka artikel: Lembaga Pendidikan Islam: Sejarah, Jenis dan Pengembangan –>>
Lembaga Pendidikan Islam
- Sekolah Nasional Terintegrasi: Model Pengembangan Sekolah Unggulan

- 4 Strategi Mengelola Otak (Talenta) Untuk Kemajuan Bangsa: Studi Kasus 4 Negara
- 4 Disiplin Eksekusi: Strategi Optimalisasi Rapat Kerja (Raker) Lembaga Pendidikan
- Perbedaan Sasaran Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda
- Mengenal 3 Transformasi Kunci Sekolah Nasional Terintegrasi
- Mengenal lebih dekat Karakteristik Program sekolah Nasional Terintegrasi
Artikel Terbaru
- Penanaman Nilai Spiritual melalui piket kelas di Webinar Pokjawasnas
- Penyusunan Rencana Aksi Guru di MAGIS berorientasi KBC di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Evaluasi Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Penguatan Program SPSM dan Rencana PKKM 2026 di Jakarta Selatan
- Menanamkan Ekoteologi dalam penggunaan Prompt di Artificial Intelligence (AI)
- 4 Tugas dan Fungsi Guru Terbaru
Sumber: The Tipping Point, How little things can make a big difference, Malcolm Gladwell
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |

