Indikator Keberhasilan Kemenag menurut Menteri Agama
yunandra. Menteri Agama, Prof. Nazaruddin Umar, memiliki pandangan sendiri tentang indikator keberhasilan pendidikan Islam atau ASN Kemenag.
Walaupun menjadi menteri berkinerja terbaik di antara jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) di 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran menurut Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Beliau punya indikator keberhasilan sendiri.
Juga dapat penghargaan Elshinta Award dalam kategori The Exemplary Leadership (Rabu (5/2/2024).
Menurut Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta “Sekalipun Kemenag mendapat banyak prestasi, tapi sepanjang umat masih berjarak dengan agamanya artinya kita belum berhasil. Semakin berjarak berarti kita gagal, baik pegawai, rektor, dosen, dan lainnya. Inilah tugas ganda yang harus dipertanggungjawabkan,”
Tulisan ini mencoba menganalisis ungkapan beliau dari sudut Pendidikan madrasah
Indikator Keberhasilan Pendidikan Madrasah
A. Indikator Keberhasilan PTKIN dan Madrasah
Ia pun kembali menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Kemenag termasuk UIN, tidak hanya sebatas pada aspek formal saja. Namun juga pada peran dakwah yang diemban oleh Kemenag.
Karena tanggung jawabnya separuh dunia, separuh lagi dakwah, urusan agama. Karena ada huruf “I” di tengah kata UIN. Dua duanya harus kita kuasai,” ujarnya
“Mari ciptakan keilmuan yang terintegrasi. Cita-cita saya adalah seperti di abad pertengahan, seperti Ibnu Rusy. Pagi seorang dokter, sorenya penulis buku, dan malamnya seorang sufi,” harapnya.
B. Indikator Keberhasilan Kemenag
“Saya mengajak semua, mari kita bekerja semakin profesional. Bagaimana bekerja profesional? Caranya mencontoh sifat Tuhan. Allah tidak pernah meninggalkan pekerjaan sama sekali. Bahkan, daun jatuh pun sudah tertulis di Lauhul Mahfud,” ajak Menag
“Mari apa yang menjadi tugas kita, kita tangani dan kerjakan dengan sungguh-sungguh dan profesional,” lanjut Menteri yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini.
Salah satu indikator bekerja dengan profesional adalah memiliki visi ke depan. Menurut menag itu penting, agar semua terarah dengan baik.
Artinya, seluruh ASN Kemenag bertanggungjawab kepada kesalehan umat kepada agamanya. “Indikatornya semakin berjarak umat kepada agamanya, semakin gagal Kemenag,” ujarnya.
Sumber:
Artikel Terkait
- Analisis PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 dan Dampak terhadap karier guru dan Pengawas
- Refleksi Pengawas Mutu Pendidikan Madrasah: Pengawasan Yang Memberdayakan

- FGD PKB Digital: Strategi Peningkatan Mutu GTK Madrasah

- JUMAT BERSEPEDA di Madrasah: 9 Nilai Integritas Antikorupsi

- Tips Merancang Implementasi dan Melaksanakan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah secara kreatif

- Panduan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah: Sebuah Kurikulum Insersi

Lainya
Artikel Terbaru
- Analisis PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 dan Dampak terhadap karier guru dan Pengawas
- Refleksi Pengawas Mutu Pendidikan Madrasah: Pengawasan Yang Memberdayakan
- FGD PKB Digital: Strategi Peningkatan Mutu GTK Madrasah
- JUMAT BERSEPEDA di Madrasah: 9 Nilai Integritas Antikorupsi
- Tips Merancang Implementasi dan Melaksanakan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah secara kreatif
- Panduan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah: Sebuah Kurikulum Insersi
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |





