3 Kategori Substansi Manajemen Pendidikan atau Sekolah
yunandra. Pembahasan awal tentang strategi pengelolaan pendidikan, perlu mengetahui substansi manajemen tersebut sebagai dasar teori manajemen pendidikan.
Substansi Manajemen Pendidikan memiliki arti tugas dan fungsi sekolah atau lembaga pendidikan secara umum.
Pengertian dari Manajemen pendidikan adalah usaha pengelolaan sumber daya atau aset pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.
Definisi manajemen adalah proses mengatur, mengelola, merencanakan, dan membagi tugas untuk mencapai tujuan. Biasanya menggunakan akronim PDCA yaitu Plan, Do, Check, dan act.
3 Substansi Manajemen Pendidikan
Menurut Damin (2005) di buku visi baru manajemen sekolah, 3 subtansi manajemen sekolah yang menjadi tugas dan fungsi sekolah. ketiga adalah substansi proses, tugas, dan produk.
Ketiga kategori tersebut saling berkaitan dan menjadi tugas dan fungsi (tupoksi) sekolah atau lembaga pendidikan.
1. Substansi Proses
Substansi proses mencakup
- Perencanaan
- pemograman
- peorganiasasian
- penataan staf
- implementasi
- pengawasan dan pengendalian
- evaluasi dan monitoring
2. Substansi Tugas
Substansi manajemen pendidikan adalah tugas yang mencakup
- Akademik
- Personalia
- Kesiswaan
- Keuangan
- Sarana dan Prasarana
- Kehumasan dll
3. Substansi Produk
Substansi ketiga adalah substansi produk yang mencakup
- Layanan Administratif umum
- Koginitif
- Afektif
- Psikomotorik
- Emosi dan Spiritual
Menurut Danim, Tujuan akhir dari inovasi manajemen pendidikan adalah bagaimana perubahan itu membawa efek luas terhadap usaha memenuhi kebutuhan masyarakat pada umumnya, khususnya peningkatan mutu pendidikan atau lulusan.
Jurnal Kuliah Manajemen Pendidikan S1
Untuk mengetahui lebih dalam, silahkan buka Inovasi Pengelolaan Pendidikan Terbaru >>
Sumber: Buku Visi Baru Manajemen Sekolah, Sudarman Danim, 2005, h.45
Artikel Pendidikan
- Manajemen Berbasis Sekolah dan Madrasah: Teori dan Praktik
- Supervisi Pendidikan Islam: Tujuan dan Dampak Terhadap Mutu Pembelajaran
- Budaya Positif di Madrasah dan sekolah: Pengertian, Manfaat dan Dampak
- 7 Ciri SDM Berkualitas: Visi Indonesia Emas 2045
- Desain Pelaksanaan Pengembangan Berpikir Komputasional di PAUD
- Batasan Pengembangan Berpikir Komputasional di Satuan PAUD
Artikel Terbaru
- Standar Kompetensi Kepala Satuan Pendidikan (sekolah) pada Permendikdasmen 23 Tahun 2026
- Standar Kompetensi Guru pada Permendikdasmen 23 Tahun 2026
- Standar Kompetensi Pengawas Sekolah Menurut Permendikdasmen 23 Tahun 2026
- 4 Pilar Tindak Lanjut PISA 2025
- Delta Skor dan Absolut Skor dalam Sistem Penjaminan Mutu
- 3 Pintu Masuk Membangun Kredibilitas atau Kepercayaan

