pembinaan

Rencana Aksi Guru MA Manaratul Islam di MAGIS Berorientasi KBC

yunandracom. Saat monitoring TKA di MA Manaratul Islam (MANIS), berkesempatan mendamping guru menyusun rencana aksi di MAGIS yang berorientasi KBC.

Tulisan ini merupakan refleksi pengawas madrasah setelah melaksanakan tugas utama sebagai pengawasan mutu pendidikan.

Hasil refleksi ini berharap menghasilkan gagasan baru tentang inovasi pendidikan Islam yang Yunandra.Com.

Maka tulisan ini akan membahas proses pelaksanaan pengisian rencana aksi di MAGIS, tujuan pengisian, langkah pengisian, cara upload ke Dasboard Seribu Barcode Implementasi KBC.

Baca: Pengawas Madrasah: Satu Jabatan Fungsional dengan 10 Peran


Pendampingan guru MA Manaratul Islam bersamaan dengan kunjungan monitoring Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.

MA Manaratul Islam menyelenggarakan TKA 2026 dengan 3 ruangan dan 2 sesi.

Pada saat kunjungan (3/11/2026), penulis berdialog dengan panitia TKA 2026 tentang keikutsertaan peserta yang mencapai seratus persen.

Secara teknis berjalan lancar tanpa ada kendala.

Baca: Kebijakan Tes Kemampuan Akademik: Pengertian, Tujuan dan Implementasi


Pembinaan guru merupakan salah satu tugas pengawas madrasah sebagai jabatan fungsional.

Proses pembinaan di MA Manaratul Islam berlangsung di ruang guru saat proses pembelajaran terbagi dua yaitu daring dan luring.

Hal ini merespon terhadap kenyamanan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik yang diikuti oleh Murid Kelas 12.

Tema pembinaan fokus kepada dua hal, yaitu

  1. Penguatan Karakter melalui Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
  2. Budaya refleksi dengan bantuan Platform Madrasah Digital Supervision (MAGIS)

Kedua kebijakan tersebut sangat berkaitan erat dengan madrasah. Bahkan cenderung menguatkan karakteristik madrasah

Baca: Kebijakan Kurikulum Berbasis Cinta, Teori dan Praktek


Pada tema kedua terkait Budaya Refleksi, guru MA Manaratul Islam merancang rencana aksi di MAGIS Berorientasi KBC berdasarkan hasil refleksi.

Secara umum, tujuan pengisian rencana aksi guru di MAGIS Berorientasi KBC adalah

  1. Merancang perbaikan pembelajaran berdasarkan refleksi setiap guru.
  2. Melakukan pengembangan diri berdasarkan hasil refleksi

Hal ini menjadi salah satu alternatif pengembangan profesi selain PKG atau AKG

Baca: Konsep Refleksi dalam Pendidikan


Proses pengisian rencana aksi guru di MAGIS (madrasah digital supervision) dimulai dengan memahami instrumen yang tersedia.

Instrumen refleksi di MAGIS berjumlah 30 butir soal yang terbagi menjadi 3 kategori yaitu

  1. Refleksi Pembelajaran
  2. Rencana Aksi Guru
  3. Refleksi 4 Kompetesi Guru

Refleksi Pembelajaran dan kompetensi guru tersedia dalam format pilihan ganda. Sedangkan rencana aksi dalam format gabungan antara esai dan pilihan ganda.

Baca: MAGIS: Platform Refleksi GTK Madrasah


Setelah mengisi 30 butir pertanyaan, guru mengupload atau mengunggah file yang telah didownload di aplikasi MAGIS di Dashboard Seribu Barcode Implementasi KBC.

Seribu Barcode Implementasi KBC merupakan program Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan.

Tujuannya menampilkan praktek baik Implementasi KBC di madrasah+madrasah sekitar Jakarta Selatan

Buka: Dasboard Seribu Barcode Implementasi KBC di Jakarta Selatan



Buku Terbaru

Lainya


Artikel Terbaru

Ingin Meningkatkan Kompetensi
Secara Mandiri
,

Silahkan belajar
di madrasahyunandra.com
Buka