ICT Literacy UNESCO Framework: 3 Tingkatan Literasi Digital Global
yunandracom. ICT Literacy UNESCO Framework merupakan salah satu sumber utama dalam kajian Literasi digital dunia pendidikan yang mendukung Inovasi Pendidikan Islam.
Literasi Digital menjadi bagian dari teknologi media pembelajaran digital yang memiliki pengaruh terhadap rumusan inovasi pendidikan Islam.
Silahkan mengikuti kupas tuntas teknologi digital di dunia pendidikan di artikel: Teknologi Komputer dan Media Pembelajaran Digital >>
ICT Literacy UNESCO Framework adalah kerangka internasional yang dibuat oleh UNESCO untuk menjelaskan tingkatan literasi digital masyarakat.
Framework ini menjadi acuan global dalam memahami bagaimana seseorang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), mulai dari sekadar pengguna dasar hingga pencipta pengetahuan baru.
ICT Literacy UNESCO Framework: Tingkatan Literasi Digital Global

3 Tingkatan ICT Literacy UNESCO Framework
Di era digital saat ini, ICT Literacy UNESCO Framework membantu individu, guru, dan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi digital secara bertahap.
Kerangka ini dibagi ke dalam tiga level utama: Technology Literacy, Knowledge Deepening, dan Knowledge Creation.
Level 1: Technology Literacy (Literasi Teknologi)
Tingkatan pertama dalam ICT Literacy UNESCO Framework adalah Technology Literacy. Pada tahap ini, individu memiliki kemampuan dasar untuk mengoperasikan perangkat komputer, smartphone, aplikasi perkantoran, serta menggunakan internet.Ciri-ciri orang dengan literasi teknologi antara lain:
- Mampu mengakses informasi digital dari internet.
- Dapat menggunakan email, chat, dan media sosial untuk komunikasi sederhana.
- Mampu mengolah dokumen, presentasi, dan data sederhana.
Level ini sangat penting karena menjadi pondasi literasi digital.
Dengan Technology Literacy, seseorang dapat memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan belajar, bekerja, dan kehidupan sehari-hari.
Level 2: Knowledge Deepening (Pendalaman Pengetahuan)
Tingkatan kedua dalam ICT Competency UNESCO adalah Knowledge Deepening.
Pada tahap ini, seseorang tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menerapkan TIK untuk menyelesaikan masalah kompleks di bidang tertentu.
Ciri-ciri orang dengan literasi digital level ini:
- Mampu menganalisis informasi dengan kritis dan akurat.
- Menggunakan aplikasi khusus sesuai kebutuhan (software statistik, CAD, LMS, dll.).
- Bekerja kolaboratif dengan tim melalui teknologi digital.
Dengan Knowledge Deepening, teknologi dimanfaatkan bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas, berpikir kritis, dan pemecahan masalah nyata.
Level 3: Knowledge Creation (Penciptaan Pengetahuan)
Tingkatan tertinggi dalam kerangka ICT menurut UNESCO adalah Knowledge Creation.
Pada level ini, seseorang tidak hanya menggunakan dan menganalisis teknologi, tetapi juga mampu menciptakan pengetahuan dan inovasi baru.
Ciri-ciri orang dengan literasi digital level ini:
- Mampu mengembangkan aplikasi, sistem, atau konten digital baru.
- Mengintegrasikan TIK dengan riset, kreativitas, dan inovasi.
- Menjadi pionir dalam membangun masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge society).
Dengan Knowledge Creation, individu atau organisasi berperan besar dalam transformasi digital global.
Mereka tidak hanya pengguna, melainkan juga inovator yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
ICT Literacy UNESCO Framework
ICT Literacy UNESCO Framework menunjukkan bahwa literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan komputer, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkan teknologi untuk belajar, bekerja, berkolaborasi, hingga menciptakan inovasi baru.
Tiga tingkatan dalam kerangka ini yaitu Technology Literacy, Knowledge Deepening, dan Knowledge Creation, menjadi peta jalan penting untuk meningkatkan keterampilan digital di era global.
Dengan memahami dan menerapkan ICT Literacy UNESCO Framework, para pendidik bisa menjadi masyarakat yang lebih siap menghadapi tantangan digital, lebih produktif, dan lebih kreatif.
Untuk lengkapnya kajian ini, silahkan buka Literasi Digital dalam Pendidikan Islam
Sumber: ICT Competency Framework for Teachers, UNESCO, 2018
Literasi Digital
- Karakteristik Teknologi Digital pada Pendidikan Islam

- Literasi Digital dalam Pendidikan Islam: Pengertian, Manfaat, Kompetensi, dan Dampak Inovasi

- Teknologi Digital dalam Pendidikan Islam

- Cara Cepat Upload Soal ke Moodle: Panduan Contoh File GIFT Format
- ICT Literacy UNESCO Framework: 3 Tingkatan Literasi Digital Global
- 5 Keterampilan Digital Era 5.0 untuk Sukses di Dunia Kerja
Artikel Terbaru
- Perubahan BAN menjadi Komite Akreditasi Nasional
- BSNP Berdiri Lagi: Integrasi dengan BAN menjadi BSANP
- Menjaga Identitas dan Karakter Pendidikan Islam: Peran Penting Pengawas Madrasah Ahli Utama
- Strategi Implementasi Kepemimpinan Pembelajaran dalam Pencapaian Renstra Kemenag
- Menjadi Pengawas Madrasah 5.0 di Era AI: Catatan Silatnas IV 2026
- Perbedaan Sasaran Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |



