Refleksi Dosen Supervisi Pendidikan: Mata Kuliah Semester Ganjil 2026-2027
yunandracom. Penulis akan membahas tentang mata kuliah supervisi pendidikan sebagai refleksi dosen UID Tahun Pelajaran 2026 – 2027.
Refleksi dosen merupakan catatan penulis sebagai pengawas madrasah yang mendapatkan kesempatan memiliki berbagai peran.
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Refleksi Pengawas madrasah: Satu Jabatan Fungsional, 10 Peran –>

Dosen Supervisi Pendidikan di 2026
Supervisi Pendidikan menjadi mata kuliah yang pertama kaki penulis ampu selama menjadi dosen di UID.
Untuk mendukung penguasaan materi, Penulis menyiapakan bahan secara online di Madrasahyunandra.com pada kelas Supervisi Pendidikan.
Lihat: Kelas Supervisi Pendidikan
Sesi 1. Refleksi Perkuliahan Pertama
Kelas VII B Online
12 September 2026, penulis mengawal perkuliahan secara online kelas VII B dengan orientasi mata kuliah dan tujuan dari perkuliahan ini.
Fokus utama kepada strategi perkuliahan terbagi menjadi dua sesi yaitu
- Sinkron: 30 menit untuk pertemuan tatap maya yang fokus kepada kegiatan diskusi atau presentasi atau rencana tindak.
- Asinkron: 69 menit belajar mandiri secara online di LMS yang disiapkan oleh dosen.
Urutan keduanya sesuai dengan kebutuhan. Sinkron bisa diawal pertemuan, atau Asinkron dulu, baru ke sinkron.
Untuk langkah awal, setiap mahasiswa mengisi data nama, nomor induk mahasiswa, kelas dan alamat email di google form.
Secars detail tugas mereka adalah
- Mengisi google form
- Menulis harapan yang ingin dihasilkan setelah mempelajari mata kuliah supervisi pendidikan.
Mahasiswa mengisi dan menulis jawaban di WA Grup
Kelas VII C
Minggu, 13 September 2026, penulis memberikan materi secara offline di kampus UID. Mulai jam 11.00, penulis mengawali dengan refleks terkait pelaksanaan PPL mahasiswa.
Refleksi menggunakan tahapan 4F yaitu
- Fact
- Feeling
- Findings
- Future
Berdasarkan jawaban tersebut tersusun materi yang ingin mahasiswa memahami lebih dalam, yaitu
- Micro Teaching
- Psikologi Pendidikan
- Metode dan Media Pengajaran
- Manajemen Pengelolaan Kelas
- Evaluasi dan Pengembangan PAI
Refleksi Perdana menjadi Dosen Mata Kuliah Supervisi Pendidikan 2026
Ada beberapa catatan yang memberikan pengalaman berharga buat penulis sebagai dosen supervisi pendidikan di tahun 2026 – 2027.
- Setiap mahasiswa merencanakan hasil yang diharapkan setelah menyelesaikan perkuliahan
- Mahasiswa mengenal langkah Refleksi (fact, feel, find, future) setelah mengikuti kegiatan PPL.
- Menentukan materi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalah hasil refleksi.
Sesi 2. Refleksi Perkuliahan: Optimalisasi AI
Sabtu (20/09/2026) dan Minggu (21/09/2026) perkuliahan berlangsung secara online menggunakan WA Grup dengan tema Landasan Supervisi Pendidikan.
Strategi perkuliah dengan memberikan pertanyaan dan meminta mahasiswa mengkajinya dengan dua sumber.
Adapun pertanyaannya adalah
- Apa pengertian supervisi pendidikan?
- Jelaskan ruang lingkup supervisi pendidikan?
- Apa tujuan supervisi pendidikan?
- Landasan Supervisi Pendidikan?
- Fungsi supervisi pendidikan?
Mahasiswa hanya memilih satu pertanyaan. Tujuan yang diharapkan
- Mampu memahami konten supervisi pendidikan
- Meningkatkan kemampuan menganalisa
Berdasarkan hasil penilitian ilmiah, Bahwa mahasiswa yang menggunakan otak sendiri untuk menyusun esai lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang menggunakan search engine dan AI. (Stella Christie, Wakil Mendiktisaintek)
Sesi 3. Refleksi Perkuliahan Peran Pengawas Sekolah
Sabtu (26/09/2026) dan Ahad (27/09/2026) masuk perkuliahan ke 3 yang membahas Profesi Pengawas Madrasah terkait tugas dan fungsi dalam pengawasan mutu pendidikan.
Dengan 2 kelas yang berbeda antara online dan offline, penulis sebagai dosen memberikan soal diskusi yang berbeda walaupun tetap keduanya menggunakan LMS MadrasahYunandra.com.
Kelas online lebih fokus kepada pengalaman mereka saat mengikuti PPL yang mendapatkan pendampingan dari Guru Pamong.
Tujuan utamanya adalah memahami peran pengawas dan saran untuk peningkatan kualitas PPL bagi mahasiswa.
Adapun kelas offline lebih kepada penggalian pengalaman mengajar dan pelajaran yang bisa mereka dapatkan.
Mereka memberikan catatan bahwa mental menjadi hal penting saat mengajar. Terutama bagi mahasiswa yang belum pernah sama sekali berdiri di depan kelas.
Saran mereka untuk mahasiswa yang belum PPL adalah
- Menyiapkan RPP
- Memperkuat mental
- Meningkatkan skill mengajar
Pelajaran penting dari perkuliahan ke-3 adalah mengubah persepsi kehadiran pengawas atau supervisor di kelas dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan mencari kesalahan.
Selain, sebagai dosen yang berlatarbelakang pengawas menguatkan tentang peran Guru PAI yang sangat penting dalam mencapai tujuan di 3 ranah, yaitu
- Kognitif yang dinilai dengan rata-rata
- Psikomotorik dinilai dengan hasil akhir
- Afektif dinilai dengan modus.
Sesi 4. Refleksi Hasil Kuliah selama 3 Tahun
Pada Sesi 4, perkuliahan mulai dengan pertanyaan pemantik, Apa materi Sesi 3 yang masih diingat? Dan juga apa materi yang paling diingat setelah mengikuti kuliah 3 tahun di UID?
Pertanyaan mengantarkan kepada materi sesi 4 tentang Prinsip, Etika dan nilai religius Supervisi Pendidikan.
Harapannya mahasiswa menguasai mata kuliah supervisi pendidikan Islam dengan baik.
Penulis mencatat beberapa hal penting sebagai refleksi sesi 4.
1. Tiga Ranah Hasil Kuliah
Mengingat kembali 3 ranah hasil belajar yang bisa menjadi landasan mengukur hasil kuliah selama 3 tahun. Ketiga tanah tersebut adalah
- Kognitif terdiri dari 6 level yaitu mengingat, memahami, mempraktikkan, menganalisa, mengevaluasi, dan mencipta.
- Afektif terdiri dari sikap moral dan sikap kinerja.
- Psikomotorik.
2. Guru Pamong sebagai Supervisor Motivator
Pertanyaan pemantik untuk menggali pengalaman mahasiswa tentang guru peran pamong selama mengikuti PPL.
Khususnya, setelah mendapatkan pengarahan dari Guru Pamong, apakah Mahasiswa termotivasi untuk menjadi Guru?
Pertanyaan ini menjadi pintu masuk tentang prinsip, etika, dan nilai religius Supervisi Pendidikan.
3. Latihan dan Diskusi di Madrasahyunandra.
Sepuluh menit menjelang waktu kuliah habis, Dosen meminta semua mahasiswa mengerjakan kuis dan mengisi diskusi.
Sesi 5. Model Supervisi Pendidikan dan Tugas Analisis
Pertemuan ke 6 (10-11/10/2026) berlangsung secara online menggunakan WA Grup dan LMS Madrasah Yunandra.
Tema Model Supervisi Pendidikan mulai dengan pertanyaan tentang pengertian model dan perbedaannya dengan Metode.
Setelah menjawab tersebut, mahasiswa melakukan analisa terhadap artikel tentang model supervisi pendidikan.
Tujuan utama adalah melatih kemampuan menganalisa sebuah artikel.
Berdasarkan refleksi perkuliahan supervisi pendidikan hari ada 3 catatan penting yaitu
- Menjadikan kumpulan tulisan mahasiswa menjadi tugas tengah semester
- Bisa juga menjadi tugas analisis artikel yang menjadi salah satu tagihan.
Bahan Ajar Mata Kuliah Supervisi Pendidikan Islam
Untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran dan menjadi sumber perkuliahan, Penulis membuat artikel khusus yang membahas materi kuliah atau bahan jar mata kuliah supervisi penddiikan.
SIlahkan buka artikel di bawah ini
Bahan Ajar Supervisi Pendidikan Islam Semester Ganjil 2026/2027
Ingin melihat lebih detail, silahkan buka: Catatan Refleksi Pengawas Madrasah sebagai Dosen Pendidikan Islam Profesional
Mengenal Lebih Dekat Universitas Islam Swasta di Depok wasta di epok

Artikel Terkait
- Refleksi Dosen Mata Kuliah Model Pengembangan Lembaga Pendidikan Tahun 2026
- Refleksi Dosen Supervisi Pendidikan: Mata Kuliah Semester Ganjil 2026-2027
- Refleksi Perkuliahan Analisis Sistem Pendidikan Nasional Semestes Genap 2025/2026
- Sesi 3. Tujuan Pendidikan Nasional dan Keterampilan Bertanya

- Sesi 2. Memahami Sistematika Kerangka Peraturan Sisdiknas

- Analisis Sisdiknas: Sebuah Pengantar Kuliah Perdana

Artikel Terbaru
- Seninan di Pokjawas Sumedang saat Monitoring Implementasi KBC
- Penanaman Nilai Spiritual melalui piket kelas di Webinar Pokjawasnas
- Penyusunan Rencana Aksi Guru di MAGIS berorientasi KBC di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Evaluasi Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Penguatan Program SPSM dan Rencana PKKM 2026 di Jakarta Selatan
- Menanamkan Ekoteologi dalam penggunaan Prompt di Artificial Intelligence (AI)
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |



