Pengawas Madrasah Sebagai Dosen Pendidikan Islam: Refleksi Perkuliahan dan Pengembangan Profesional
yunandracom. Catatan Perkuliah dosen pendidikan Islam merupakan catatan ringan jurnal kegiatan profesional selain profesi utama penulis sebagai pengawas madrasah. Profesi sebagai Jabatan Fungsional Multiperan.
Catatan jurnal ini berbeda dengan tulisan di halaman pengembangan kompetensi Dosen di kategori GTK yang fokus pada regulasi dosen sebagai jabatan fungsional dan gagasan pengelolaan dosen. Walaupun keduanya merupakan sumber merumuskan inovasi pendidikan Islam.
Untuk mengetahui Kerangka Besar pembaharuan, silahkan buka Strategi Inovasi Pendidikan Islam
Halaman ini akan merupakan dokumentasi hasil refleksi pengalaman sekaligus jurnal kegiatan dosen Pendidikan Agama Islam secara profesional di perguruan tinggi.

Pengawas Madrasah sebagai Dosen Profesional Pendidikan Islam
Pengertian Dosen Profesional Pendidikan Islam
Dosen pendidikan Islam adalah pendidik profesional di perguruan tinggi yang memiliki keahlian dalam bidang pendidikan dan studi keislaman.
Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa dosen merupakan pendidik profesional dan ilmuwan yang bertugas mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam konteks pendidikan Islam, peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pengetahuan keislaman, tetapi juga pembinaan nilai-nilai spiritual, moral, dan intelektual mahasiswa.
Pendidikan Islam sendiri bertujuan mengembangkan potensi manusia secara utuh, baik dari aspek keimanan, akhlak, maupun kemampuan intelektual.
Pengawas Madrasah dan Dosen: Menghubungkan Teori dan Praktik
Pembahasan ini menghubungkan dua jabatan fungsional yaitu pengawas madrasah dan dosen. Dosen sebagai pendidik, sedangkan pengawas madrasah sebagai tenaga kependidikan.
1. Dosen sebagai Akademisi Penguasa Teori
Dosen pendidikan Islam memiliki posisi ganda:
- Dosen sebagai akademisi. Sebagai akademisi, dosen bertugas mengembangkan ilmu pendidikan Islam melalui kajian ilmiah, penelitian, publikasi akademik, dan diskusi keilmuan. Dalam posisi ini, dosen berperan menjaga tradisi intelektual dalam dunia akademik serta memperkaya khazanah keilmuan Islam melalui pendekatan ilmiah.
- Dosen sebagai pendidik nilai. Selain sebagai ilmuwan, dosen pendidikan Islam juga memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada mahasiswa. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan Islam yang tidak hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian yang baik.
2. Pengawas madrasah sebagai Praktisii
Sedangkan Pengawas madrasah juga merupakan jabatan profesional yang memiliki tugas melakukan pengawasan mutu pendidikan di madrasah yang berstatus sebagai sekolah umum berciri khas Islam.
Artinya Dosen Pendidikan Islam dan Pengawas Madrasah memiliki kesamaan dalam posisi sebagai akademisi juga menjaga nilai ajaran Islam.
Refleksi Pengawas Madrasah Sebagai Dosen
Dalam menyusun artikel ini, penulis menggunakan alur yang terdiri dari lima tahap
- Aktivitas
- Refleksi
- Pembelajaran
- Gagasan
- Inovasi
Adapun sistematika penulisan per sesi sebagai berikut
- Refleksi Perkuliahan [Topik]
- Konteks Perkuliahan
- Tujuan dan Fokus Pembelajaran
- Pelaksanaan Perkuliahan
- Temuan Selama Perkuliahan
- Refleksi Dosen
- Hubungan dengan Praktik Kepengawasan Madrasah
- Pembelajaran dan Gagasan
- Artikel Terkait
Jurnal dan Refleksi Perkuliahan di Universitas Islam Depok
Bagian ini merupakan catatan inti dari artikel ini. Dimana sebagai dosen pendidikan Islam, Penulis akan mencatat hasil refleksi kegiatan perkuliahan dalam bentuk tulisan.
Perjalanan penulis menjadi dosen di Universitas Islam Depok bermula pada tahun 2021. Saat itu masih bernama Institut Agama Islam Depok. Keterlibatan penulis di kampus ini berawal dari ajakan seorang sahabat sekaligus senior pengawas madrasah yang sangat dihormati dan juga dosen UID, almarhum Drs.H. Zahruddin.
Melalui beliau pula penulis dipertemukan dengan Dr.H. Toyyibuddin, yang saat itu menjabat sebagai dekan. Pertemuan tersebut terasa akrab karena penulis dan beliau memiliki latar belakang profesi yang sama, yaitu sebagai pengawas madrasah. Beliau pengawas madrasah di wilayah Depok, sedangkan penulis pengawas madrasah di Jakarta Selatan.
Kemudian penulis juga diperkenalkan dengan Wakil Rektor K.H. Acep Muwahid Muhammadi . Dari rangkaian pertemuan tersebut penulis mulai mengenal lebih dekat lingkungan akademik di kampus ini.
Pengalaman Dosen di Universitas Islam Depok (UID)
1. Mengenal Sekilas Universitas Islam Depok
Dalam beberapa tahun terakhir, kampus ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Institut Agama Islam Depok kemudian bertransformasi menjadi Universitas Islam Depok (UID). Perubahan ini menandai perkembangan kelembagaan yang signifikan.
Saat ini Universitas Islam Depok telah memiliki empat fakultas dan delapan program studi yang terus berkembang serta 2 program Pascasarjana dalam proses perizinan.
- Fakultas Tarbiyah
- Pendidikan Agama Islam
- Manajemen Pendidikan Islam
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- Ekonomi Syariah
- Perbankan Syariah
- Fakultas Syari’ah
- Hukum Keluarga Islam
- Hukum Ekonomi Syariah
- Pasca Sarjana
- Pendidikan Agama Islam (S2)
- Hukum Keluarga Islam (S2)
- Manajemen Pendidikan Islam (S2) (cat. dalam proses perizinan)
- Ekonomi Syariah (S2) (cat. dalam proses perizinan)
Bagi yang ingin mengenal lebih dekat Universitas Islam Depok, informasi lengkap dapat dilihat melalui situs resminya di www.uidepok.ac.id.
2. Mata Kuliah yang Diampu
Selama mengajar di UID, penulis pernah mendapat amanah untuk mengampu beberapa mata kuliah, di antaranya:
- Manajemen Pendidikan Islam
- Manajemen Sumber Daya Manusia
- Al-Qur’an dan Ulumul Hadits
- Analisis Sistem Pendidikan Nasional
Dari 4 mata kuliah, paling sering penulis mengampu mata kuliah manajemen pendidikan.
Setiap mata kuliah memberikan pengalaman tersendiri dalam berinteraksi dengan mahasiswa. Diskusi di kelas sering berkembang melampaui materi yang tertulis dalam silabus. Ada pertanyaan, pandangan baru, bahkan refleksi yang justru memperkaya pengalaman penulis sebagai pengajar.
Sebelum menjadi dosen di UID, penulis telah mengembangkan sebuah platform pembelajaran digital bernama madrasahyunandra.com.
Website ini dirancang sebagai Learning Management System (LMS) untuk kegiatan perkuliahan.
Melalui platform tersebut penulis mengelola bahan kuliah, tugas mahasiswa, diskusi pembelajaran, serta berbagai sumber belajar yang dapat diakses secara daring.
Pada awalnya LMS tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan bagi madrasah binaan serta media pelatihan bagi guru, kepala madrasah, dan tenaga kependidikan yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan bersama penulis.
Sementara itu, website yunandra.com ini menjadi ruang yang berbeda. Jika madrasahyunandra.com berfungsi sebagai LMS perkuliahan, maka yunandra.com menjadi tempat penulis menuangkan catatan jurnal dosen berisi refleksi, pengalaman mengajar, gagasan tentang pendidikan Islam, serta berbagai pemikiran tentang teknologi digital dalam dunia pendidikan.
Baca: Teknologi Digital dan Media Pembelajaran
3. Refleksi Diri
Bagi penulis, perjalanan ini terasa seperti benang yang saling terhubung. Pengalaman sebagai pengawas madrasah, keterlibatan dalam pembinaan guru, hingga kesempatan mengajar di perguruan tinggi pada akhirnya bertemu dalam satu ruang yang sama yaitu dunia pendidikan.
Kehadiran dua platform digital yang penulis kelola, madrasahyunandra.com sebagai ruang perkuliahan dan yunandra.com sebagai catatan jurnal dosen menjadi jembatan untuk merawat proses belajar yang tidak pernah berhenti.
Di satu sisi penulis belajar dari mahasiswa di ruang kelas, di sisi lain penulis terus belajar dari pengalaman di lapangan.
Dari situlah penulis menyadari bahwa menjadi pendidik bukan sekadar profesi, melainkan perjalanan panjang untuk terus belajar dan berbagi.
Sesuai dengan motto YunandraCom
“Sharing and Giving for Better Life”
Manajemen Pendidikan Islam Semester Genap 2024/2025
Pada perkuliahan sebelum tahun pelajaran 2024/25 semester genap, penulis tidak mencatat refleksi perkuliahan sebagai dosen pendidikan Islam secara khusus dan profesional. Walaupun sudah menyediakan pembelajaran online dalam bentuk Learning manajemen System (LSM).
Penulis membuat LMS perkuliahan di website pribadi bernama madrasahyunandra.com. LMS Madrasah Yunandra berbasis platform Moodle menyediakan materi kuliah, tugas diskusi dan kuis. Tujuannya memfasilitasi mahasiswa belajar secara mandiri dengan waktu dan tempat fleksibel.
Adapun catatan refleksi kegiatan perkuliahan dosen secara profesional, penulis mulai tahun pelajaran 2024/2025 semester genap.
Berikut catatan refleksi dosen secara profesional yang pernah penulis tuangkan di blog YunandraCom ini.
- LMS Madrasah Yunandra Media Perkuliahan Manajemen Pendidikan
- Tugas Pemakalah pada Perkuliahan Manajemen Kepemimpinan Pendidikan
- Cara mengetahui gaji Guru Pada Diskusi Manajemen Penganggaran
Tidak terlalu sering menulis kegiatan perkuliahan di semester ini. Tapi jurnal ini menjadi awal yang baik untuk mewujudkan impian sebagai dosen pendidikan Islam yang profesional.
Manajemen Pendidikan Islam Semester Ganjil 2025/2026

Pada semester ganjil TP 2025/2026, penulis mulai sedikit rajin menulis catatan kegiatan perkuliahan di blog ini.
Semester ini, Universitas Islam Depok (UID) mengambil kebijakan perkuliahan offline dan online.
Penulis mendapat kesempatan perkuliahan online di pertemuan 1-7, dan perkuliahan offline di pertemuan 8-14.
Berikut ini refleksi kegiatan profesional sebagai dosen
- Kuliah Perdana 2025/2026: Manajemen Pendidikan Islam di UID
- Sesi 3. Pendekatan dan Tantangan: Belajar Manajemen Pendidikan dari Kelas Daring
- Sesi 10. Manajemen Peserta Didik: Strategi Penguatan Materi Manajemen Pendidikan di UID
- Sesi 11. Manajemen Penganggaran: Optimalisasi Dana BOS dalam Pengelolaan Sekolah
- Sesi 12. Manajemen Sarana Prasarana: Merancang Program Berbasis Kondisi Sekolah
- Sesi 13. Manajemen Hubungan Masyarakat: Analisis Kritis Makalah Mahasiswa
- Sesi. 14. Manajemen Mutu Pendidikan: Strategi Menjaga Kualitas
Catatan kegiatan profesional dosen yang belum lengkap. Tapi ada peningkatan di bandingkan dengan sebelumnya.
Analisis Sistem Pendidikan Nasional – Semester Genap 2025/2026

Seiring mulai perkuliahan Semester genap 2025-2026, Pengawas madrasah mendapatkan tugas mengajar sebagai dosen mata kuliah Analisis Sisdiknas. Mata kuliah semester 6 yang baru pertama kali penulis ampu.
1. Analisa Peraturan Pendidikan Nasional
Sebenarnya, analisis regulasi atau peraturan pendidikan sudah menjadi kebutuhan pengawas madrasah, profesi penulis. Para pengawas madrasah sangat memerlukan update regulasi sebagai modal mendampingi madrasah binaan.
Bahkan penulis mengumpulkan regulasi beserta analisa ringan dari penulis di blog khusus yaitu BukuYunandra.com. Website ini disediakan untuk mempermudah pencarian informasi regulasi pendidikan terbaru dan terlengkap.
Di blog ini (yunandra.com), penulis menyediakan kategori khusus tentang analisis regulasi pendidikan. Analisis kebijakan yang lebih detail dibandingkan dengan di BukuYunandra.com.
Baca: Analisis Kebijakan Pendidikan Nasional
Jadi mengampu mata kuliah Analisis Sisdiknas mendukung kebiasaan penulis menganalisa regulasi.
2. Catatan Refleksi Perkuliahan
Awal Maret (1/03/2026) Pertemuan perdana mata kuliah Analisis Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) dimulai. Bertepatan dengan bulan Ramadhan. Pembelajaran mulai jam 09.00. penulis mendapat tugas di kelas 6B dan 6C.
Catatan proses perkuliahan akan tertuang dalam tulisan di bawah ini.
- Sesi 1. Pengantar analisis kebijakan.
- Sesi 2. Memahami sistematika penulisan UU Sisdiknas>>
- Sesi 3. Tujuan Pendidikan Nasional
- Sesi 4 -12 Refleksi Perkuliahan Analisis Sistem Pendidikan Nasional TA 2025/2026
Refleksi Tutor Tutorial Online di Universitas Terbuka
Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi yang pertama menjalankan pembelajaran jarak jauh. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984. UT memiliki tujuan untuk mengatasi ledakan lulusan SLTA yang tidak dapat terserap baik dalam dunia kerja maupun perguruan tinggi.
Presiden pada saat itu mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1984 sebagai landasan berdirinya UT.
Pendirian UT dimaksudkan untuk menjawab dua isu besar dalam dunia pendidikan pada masa itu, yakni rendahnya mutu atau kualitas guru serta terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi.
Selaras dengan semangat gerakan pendidikan terbuka dan jarak jauh yang mulai menggema di kancah dunia melalui berdirinya The Open University di Inggris, Universitas Terbuka mengusung semangat akses pemerataan pendidikan tinggi di kancah nasional.
Salah satu fasilitas yang tersedia yaitu Tutorial Online atau Tuton. Tuton adalah layanan tutorial berbasis internet atau web based tutorial (WBT), yang di tawarkan oleh UT dan diikuti oleh mahasiswa melalui jaringan internet dan merupakan salah satu dari bentuk tutorial yang di selenggarakan UT.
Tujuan dari penyelenggaraan Tuton adalah:
- Mengoptimalkan pemanfaatan jaringan internet untuk memberikan layanan bantuan belajar kepada mahasiswa.
- Memungkinkan proses pembelajaran jarak jauh di desain lebih komunikatif dan interaktif Link
- Memberi alternatif pilihan bagi mahasiswa yang memiliki akses terhadap jaringan internet untuk memperoleh layanan bantuan belajar secara optimal.
Pertama kali penulis bergabung menjadi Tutor Online pada tahun pelajaran 2020/2021 pada tanggal 28
September 2020 sampai dengan 22 November 2020.
Tugas pertama mengelola 4 kelas yang setiap kelas berjumlah 50 mahasiswa sehingga total 200 mahasiswa.
PAI Semester Genap 2025/2026
Pada tahun pelajaran 2025/2026 semester genap, Penulis mendapatkan tugas sebagai tutor di dua kelas yaitu
- MKWN4101.171
- MKWN4101.172
Setiap kelas terdiri dari 50 mahasiswa dari berbagai jurusan.
Materi PAI sudah tersusun di Learning Management system yang terbagi menjadi 8 sesi. Adapun topik setiap sesi adalah
- Ketuhanan Yang Maha Esa;
- Hakikat, martabat dan tanggung jawab manusia;
- Kontribusi Islam dalam peradaban;
- Kesadaran untuk taat terhadap hukum Allah SWT;
- Agama sebagai sumber moral dan akhlak mulia dalam kehidupan;
- IPTEKS dalam Pandangan Islam;
- Budaya akademik dan budaya kerja (etos) dalam Islam;
- Kerukunan dalam keberagaman.
Setiap sesi tersedia paparan materi sesi, tujuan, diskusi, dan kuis.
Pembelajaran dari Pengalaman Perkuliahan
Selama menjadi dosen yang memberikan perkuliahan dan tutor di tutorial online, pengawas madrasah memiliki pengalaman luar biasa untuk bekal melaksanakan tugas pengawasan mutu pendidikan madrasah.
Belajar dari Mahasiswa
Pertanyaan mahasiswa dan Diskusi memberikan Perspektif yang berbeda bagi penulis
Menghubungkan Teori dan Praktik
Dengan perkuliahan mendorong penulis untuk melakukan Kajian akademik dan memahami Regulasi pendidikan, serta melakukan hubungan teori dengan praktik.
Belajar dari Pengalaman Kepengawasan
Keuntungan dosen dari pengawas madrasah, penulis bisa membawa persoalan nyata madrasah, Pendampingan guru, dan Manajemen dan mutu pendidikan ke ruang kuliah.
Menghubungkan Kampus dan Madrasah
Saat memberikan materi perkuliahan, penulis sering menyampakain pengalaman selama menjadi pendamping madrasah. Informasi kondisi nyata di Madrasah atau sekolah, baik aspek kompetensi guru maupun sistem pengelolaan menjadi pendukung pengetahuan para mahasiswa.
1. Kondisi Anggaran Madrasah dan Sistem Penggajian.
Penulis memberikan gambaran nyata bahwa kondisi madrasah yang mayoritas swasta memiliki keterbatasan pada aspek pembiayaan. Dengan mengandalkan sumber dari orang tua saja tidak dapat mencukupi secara layak operasional madrasah. Terutama pada penggajian guru dan tenaga kependidikan.
Hal ini untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa sebagai calon guru PAI pada Sekolah Umum atau Madrasah, harus siap secara mental menghadapi kondisi yang tidak sesuai dengan harapan.
2. Peduli Terhadap Perkembangan Politik Pendidikan di Indonesia
Sebagai dosen yang mengampu mata kuliah Analisis Sistem Pendidikan Nasional, Penulis memberikan gambaran tentang sistem pendidikan nasional berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kondisi nyata yang tidak terkadang tidak sesuai dengan ketentuan di regulasi.
Mahasiswa berlatih untuk memahami naskah peraturan dan mengubungkan dengan kondisi nyata. Harapanya mahasiswa memahami pemasalahan nyata di sekolah atau madrasah.
Dari Refleksi Menuju Gagasan dan Inovasi
Terdapat beberapa catatan menarik dari proses keterlibatan pengawas madrasah sebagai dosen pendidikan Islam juga tutor dalam turorial online. Catatan tersebut bisa mnejadi inspirasi bagi semua pihak, baik guru, kepala, pengawas madrasah atau dosen.
Temuan dari Perkuliahan
Proses interaksi dosen dengan mahasiswa, memberikan pemikiran kepada penulis sebagai pengawas madrasah untuk memikirkan apa yang harus diberikan kepada mahasiswa sebagai bekal mereka menjadi guru PAI
Pembelajaran Profesional
Penulis menyadari bahwa pengawas memiliki kesempatan mempersiapkan mahasiswa sebagai guru sebelum menjadi guru PAI
Gagasan Pengembangan Pendidikan Islam
Berdasarkan pengalaman menjadi dosen, penulis memiliki gagasan untuk menulis buku sebagai bekal mereka dan menyiapkan fasilitas yang mendukung peningkatan kompetensi mereka
Inovasi untuk Praktik Madrasah
Pelajaran penting dari pengalaman perkuliahan adalah menyiapkan materi berbasis penelitian sebagai bahan peningkatan kompetensi guru.
Untuk jelasnya tertuang di artikel tentang Inovasi Lembaga Pendidikan Islam dan Inovasi Pengelolaan Tenaga Kependidikan.
Penutup
Dengan penjelaasan tentang refleksi perkuliahan dan tutor tutorial Online menguatkan bahwa jabatan fungsional Pengawas sebagai praktisi, sedangkan Dosen/tutor sebagai pengalaman akademik. Adapun Perkuliahan sebagai ruang refleksi dan Refleksi itu sebagai sumber pengembangan profesional.
Pengalaman sebagai pengawas memberikan perspektif praktik, sedangkan pengalaman sebagai dosen memberikan ruang untuk menguji dan merefleksikan praktik tersebut melalui teori, kajian akademik, dan dialog dengan mahasiswa.
Baca juga: Pengawas Madrasah sebagai Narasumber di kegiatan pelatihan–>
Ingin mengetahu profesi pengawas lainnya, buka artikel: Peran Pengawas Multiperan–>
Untuk mengetahui Kerangka Besar pembaharuan, silahkan buka Strategi Inovasi Pendidikan Islam

Pengawas Teknomania
- Arah Masa Depan Teknologi Digital dalam Pendidikan Islam
- Strategi Penguatan Teknologi Digital dalam Pendidikan Islam
- Karakteristik Teknologi Digital pada Pendidikan Islam
- 5 Tantangan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pendidikan Islam
- 4 Peluang Teknologi Digital dalam Pengembangan Pendidikan Islam
- 5 Manfaat Teknologi bagi Pendidikan Islam

