Lembaga Pendidikan Islam

4 Disiplin Eksekusi: Strategi Optimalisasi Rapat Kerja (Raker) Lembaga Pendidikan

yunandracom. Penulis mencoba gagasan baru dalam pengembangan Lembaga pendidikan Islam dengan konsep 4 Disiplin Eksekusi atau 4 Disciplines of Execution.

Konsep Franklin Covey dengan 4 Disciplines of Execution menyediakan kerangka kerja bagi organisasi yang ingin meningkatkan eksekusi tujuan strategis dengan menciptakan budaya kinerja tinggi.

Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam menjadi salah satu sasaran dari konsep Inovasi Pendidikan Islam.

Tulisan ini akan membahas konsep 5 Disiplin Eksekusi dan strategi optimalisasi Rapat kerja (Raker) tahunan di madrasah dan contoh yg lain

Madrasah yunandra
Kelas Online Pengawas Madrasah

Keempat disiplin eksekusi terdiri dari

1 Focus on the Wildly Important

Ini adalah disiplin tentang fokus. Eksekusi yang luar biasa dimulai dengan mempersempit fokus—yakni dengan mengidentifikasi secara jelas apa yang benar-benar harus dilakukan. Yakni, bila ada suatu hal yang tidak tercapai, maka apapun yang Anda capai tidaklah berarti.

Wildly Important Goals (WIG) adalah tujuan-tujuan yang paling krusial dan sangat penting bagi sebuah organisasi atau tim.

Dua poin utama dari konsep WIG yaitu

  1. Mengalahkan Kesibukan Rutin: WIG membantu individu dan tim untuk fokus pada hal-hal utama. Seringkali, tujuan besar teralihkan oleh “badai” pekerjaan rutin sehari-hari
  2. Fokus yang Terbatas: Disiplin pertama dari 4DX adalah fokus pada hal yang sangat penting. Sebaiknya, sebuah tim hanya memilih antara 1 hingga maksimal 3 WIG dalam satu waktu agar peluang untuk mencapainya dengan sangat baik menjadi lebih besar.

perumusan WIG biasanya menggunakan format yang spesifik, yaitu: “From X to Y by When”:

  • X: Posisi atau kondisi saat ini.
  • Y: Target atau kondisi yang ingin dicapai.
  • When: Batas waktu (kapan target tersebut harus tercapai).

2. Act on the Lead Measure

Ini adalah disiplin tentang dampak. 80% pencapaian Anda akan datang dari 20% aktivitas Anda; yakni apakah Anda fokus pada yang benar-benar berdampak? Disiplin 2 didasarkan pada prinsip bahwa tidak semua tindakan memiliki dampak yang sama. Identifikasi dan tindak lanjuti aktivitas yang memiliki dampak tertinggi.

Lead measures adalah metrik atau tindakan yang memprediksi keberhasilan suatu tujuan dan dapat dikontrol secara langsung oleh tim.

Berbeda dengan lag measures yang sekadar mengukur hasil akhir, lead measures adalah aktivitas harian atau mingguan yang menjadi “pengungkit” untuk memastikan target tersebut tercapai.

3. Keep a Compelling Scoreboard

Ini adalah disiplin tentang interaksi. Individu dan tim bertindak secara berbeda ketika mereka ikut mengelola skor dan papan skor yang tepat dapat memotivasi para pemain untuk menang.

Karakteristik utama dari Keep a Compelling Scoreboard yaitu

  1. Harus Sederhana: Papan skor tidak boleh rumit dan harus difokuskan murni pada metrik yang mengarah langsung ke tujuan utama (WIG – Wildly Important Goal).
  2. Visibilitas Tinggi: Harus dipasang atau ditampilkan di lokasi yang mudah dilihat oleh seluruh anggota tim setiap hari.
  3. Menampilkan Ukuran Pengaruh dan Hasil (Lead & Lag Measure): Papan skor idealnya melacak lead measure (tindakan harian yang bisa dikontrol tim) dan lag measure (hasil akhir yang ingin dicapai).
  4. Mendorong Akuntabilitas: Papan skor dibuat oleh tim itu sendiri (bukan hanya manajemen), yang mendorong mereka untuk proaktif mengelola kemajuan mereka.

4. Create a Cadence of Accountability

Ini adalah disiplin tentang akuntabilitas. Setiap tim terlibat dalam proses mingguan sederhana dengan mendiskusikan keberhasilan, menganalisis kegagalan, dan mengoreksi tindakan yang diperlukan, sehingga menciptakan sistem manajemen kinerja terbaik.

Ini adalah proses pertemuan rutin mingguan yang konsisten bagi tim untuk melaporkan komitmen, meninjau kemajuan papan skor, dan membuat komitmen baru guna mencapai tujuan utama.

Elemen Utama dalam Cadence of Accountability

  • Pertemuan Rutin (WIG Sessions): Dilakukan secara teratur (biasanya mingguan) dengan durasi singkat sekitar 20-30 menit.
  • Evaluasi Papan Skor (Scoreboard): Anggota tim melihat data kemajuan secara visual dan menilai apakah mereka berada di jalur yang tepat untuk mencapai target Wildly Important Goal (WIG) atau tujuan yang sangat penting.
  • Akuntabilitas Komitmen: Setiap anggota tim secara terbuka menagih dan ditagih komitmen mingguan yang mereka buat pada minggu sebelumnya.
  • Evaluasi dan Penyesuaian: Anggota tim menganalisis kegagalan atau keberhasilan, lalu merumuskan tindakan selanjutnya.

Akuntabilitas tidak hanya kepala dan waka, tapi mencakup semua individu di proses pembelajaran.


Dengan menerapkan 4 Disiplin Eksekusi, penulis menawarkan gagasan Optimalisasi Rapat Kerja Tahunan yang sering dilakukan oleh madrasah khususnya, dan lembaga pendidikan Islam.

  1. Inventarisir program yang sudah berjalan
  2. Analisa program yang paling berdampak
  3. Pilih program yang sangat berdampak
  4. Susunan tahapan pencapaian tujuan program
  5. Refleksi setiap pencapaian secara akuntabilitas baik kualitatif maupun kuantitatif.

Sumber: 4 Disciplines Execution/ 4 diskusi 4 Disiplin Eksekusi

Buku Terbaru

Artikel Terbaru

Ingin Meningkatkan Kompetensi
Secara Mandiri
,

Silahkan belajar
di madrasahyunandra.com
Buka