Keamanan Digital: 5 Indikator Kompetensi Aman Bermedia Digital
yunandracom. Indikator kompetensi keamanan Bermedia Digital (digital safety) menjadi salah satu tema penting di perkembangan literasi digital di Indonesia.
Sebagai bagian dari literasi Digital, bahasan indikator kompetensi keamanan digital mendukung rumusan inovasi pendidikan Islam dari aspek teknologi digital Pendidikan Islam.
Silahkan mengikuti kupas tuntas teknologi digital di dunia pendidikan di artikel: Teknologi Komputer dan Media Pembelajaran Digital >>
Keamanan digital atau digital safety adalah kemampuan untuk melindungi diri, data pribadi, serta aktivitas online dari ancaman dunia maya.
Dalam era serba terkoneksi, Kompetensi Keamanan Digital atau Digital Safety sebagai panduan bagi individu agar dapat menjaga keselamatan dirinya berada pada domain ‘single, formal’ karena sudah menyentuh instrumen-instrumen hukum positif.

Pengertian Aman Digital
Keamanan Digital atau Digital Safety merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mempolakan, menerapkan, menganalisis, dan meningkatkan kesadaran keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari.
Keamanan Digital memiliki 5 indikator yaitu:
- Pengetahuan dasar mengenai fitur proteksi perangkat keras.
- Pengetahuan dasar mengenai proteksi identitas digital dan data pribadi di platform digital.dan
- Pengetahuan dasar mengenai penipuan digital.
- Pengetahuan dasar mengenai rekam jejak digital di media (mengunduh dan mengunggah).
- Minor safety (catfishing).
5 Kompetensi Aman Digital
Kompetensi aman Digital atau Digital Safety terdiri dari 5 kompetensi yaitu
1. Pengamanan Perangkat Digital
Pengamanan perangkat digital maksudnya pengetahuan dasar mengenai fitur proteksi perangkat keras dan perangkat lunak.
Proteksi perangkat keras dengan kata sandi, fingerprint Authentification, dan face Authentification.
Proteksi Perangkat lunak dengan Find my Device, back up data, anti virus, Enkripsi full disk, shredder
2. Pengamanan Identitas Digital
Pengamanan identitas digital maksudnya pengetahuan dasar mengenai proteksi identitas digital dan data pribadi di platform digital.
Identitas digital pada dasarnya adalah identitas seseorang sebagai pengguna platform media digital (Monggilo, Kurnia, & Banyumurti 2020).
Terdapat dua jenis identitas digital yaitu
- terlihat
- tidak terlihat
3. Mewaspadai Penipuan Digital
Mewaspadai penipuan digital maksudnya pengetahuan dasar mengenai penipuan digital.
3 kompetensi yang perlu dimiliki dalam mewaspadai penipuan digital adalah kemampuan
- analisis,
- verifikasi dan
- evaluasi
4. Memahami Rekam Jejak Digital
Memahami rekam jejak digital maksudnya pengetahuan dasar mengenai rekam jejak digital dimedia (mengunduh dan mengunggah).
Jejak digital adalah jejak data yang kita buat dan kita tinggalkan saat menggunakan perangkat digital (dictionary.com, 2021).
Salah satu ancaman terbesar bagi kaum muda di situs media sosial adalah jejak digital dan reputasi masa depan mereka (O’Keeffe & Clarke-Pearson, 2011).
Jejak digital ada dua jenis, yakni jejak digital yang bersifat
- pasif
- aktif.
5. Memahami Keamanan Digital bagi Anak
Memahami Keamanan Digital bagi Anak maksudnya minor safety (catfishing).
Digital Safety ini menekankan pada anak-anak saat beraktivitas menggunakan media digital.
Sebagai pribadi pengguna media digital, anak-anak perlu membekali dirinya agar dapat terhindar dari berbagai ancaman keselamatan yang mengintai saat beraktivitas menggunakan media digital
Untuk memahami lebih lengkap, silahkan buka Literasi Digital dalam Pendidikan Islam
Sumber: Modul Aman Bermedia Digital, Kominfo
Literasi Digital
- Karakteristik Teknologi Digital pada Pendidikan Islam

- Literasi Digital dalam Pendidikan Islam: Pengertian, Manfaat, Kompetensi, dan Dampak Inovasi

- Teknologi Digital dalam Pendidikan Islam

- Cara Cepat Upload Soal ke Moodle: Panduan Contoh File GIFT Format
- ICT Literacy UNESCO Framework: 3 Tingkatan Literasi Digital Global
- 5 Keterampilan Digital Era 5.0 untuk Sukses di Dunia Kerja
Artikel Terbaru
- Perubahan BAN menjadi Komite Akreditasi Nasional
- BSNP Berdiri Lagi: Integrasi dengan BAN menjadi BSANP
- Menjaga Identitas dan Karakter Pendidikan Islam: Peran Penting Pengawas Madrasah Ahli Utama
- Strategi Implementasi Kepemimpinan Pembelajaran dalam Pencapaian Renstra Kemenag
- Menjadi Pengawas Madrasah 5.0 di Era AI: Catatan Silatnas IV 2026
- Perbedaan Sasaran Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |



