Arah Pendidikan Nasional 2025 Pada Asta Cita, Protas dan PHTC Presiden
yunandracom. Arah pendidikan nasional 2025 menjadi salah satu pembahasan penting pada tema Kebijakan Pendidikan Nasional.
Menurut penulis, Kebijakan Pendidikan Nasional menjadi sumber utama dalam menyusun Inovasi Pendidikan Islam di Indonesia. Karena Pendidikan Islam telah masuk dalam sistem pendidikan nasional.
Tulisan ini mencoba menganalisa posisi Pendidikan Nasional pada Asta Cita, Program Prioritas Presiden dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)

Asta Cita Misi Presiden
Berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2025, visi 2025 – 2029 adalah “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam buku Ringkasan RPJMN dari BAPPENAS, Visi tersebut mengandung arti pembangunan memerlukan kerja sama seluruh putra-putri terbaik bangsa dengan kesamaan tekad berdasarkan fondasi yang telah dibangun oleh pemerintah sebelumnya untuk mewujudkan Indonesia setara negara maju di tahun 2045.
Visi ini dicapai melalui delapan Misi Presiden yang dituangkan dalam delapan Asta Cita.
Asta Cita Presiden
Asta memiliki arti 8, dan cita adalah harapan. Maks Asta Cita adalah 8 harapan Presiden.
- Penguatan Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM)
- Memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi kreatif.
- Melanjutkan pengembangan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif serta mengembangkan agromaritim industri di sentra produksi melalui peran aktif koperasi.
- Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda (generasi milenial dan generasi Z), dan penyandang disabilitas.
- Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
- Membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan.
- Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan.
- Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
Berdasarkan Asta Cita di atas, menurut penulis, nomor 4 berkaitan erat dengan pendidikan.
Maka Arah pendidikan nasional adalah memperkuat sumber daya manusia.
Pendidikan Nasional di Program Prioritas Presiden
Dari visi tersebut memuat 17 program prioritas
17 Program Prioritas
Program prioritas Presiden adalah
- Mencapai Swasembada Pangan, Energi, dan Air
- Penyempurnaan Sistem Penerimaan Negara
- Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi
- Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
- Pemberantasan Kemiskinan
- Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba
- Menjamin Tersedianya Pelayanan Kesehatan bagi Seluruh Rakyat Indonesia; Peningkatan BPJS Kesehatan dan Penyediaan Obat untuk Rakyat
- Penguatan Pendidikan, Sains, dan Teknologi, serta Digitalisasi
- Penguatan Pertahanan dan Keamanan Negara dan Pemeliharaan Hubungan Internasional yang Kondusif
- Penguatan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Hak Perempuan, Anak, serta Penyandang Disabilitas
- Menjamin Pelestarian Lingkungan Hidup
- Menjamin Ketersediaan Pupuk, Benih, dan Pestisida Langsung ke Petani
- Menjamin Pembangunan Hunian Berkualitas Terjangkau Bersanitasi Baik untuk Masyarakat Perdesaan/Perkotaan dan Rakyat yang Membutuhkan
- Melanjutkan Pemerataan Ekonomi dan Penguatan UMKM melalui Program Kredit Usaha dan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Kota-Kota Inovatif-Karakteristik-Mandiri Lainnya
- Melanjutkan Hilirisasi dan Industrialisasi Berbasiskan Sumber Daya Alam (SDA), termasuk Sumber Daya Maritim untuk Membuka Lapangan Kerja yang Seluas-Luasnya dalam Mewujudkan Keadilan Ekonomi
- Memastikan Kerukunan Antarumat Beragama, Kebebasan Beribadah, Pendirian, dan Perawatan Rumah Ibadah
- Pelestarian Seni Budaya, Peningkatan Ekonomi Kreatif, dan Peningkatan Prestasi Olahraga
Dari 17 program prioritas, penulis melihat nomor 8 menjadi penjabaran dari asta cita nomor 4.
Program Hasil Terbaik Cepat Presiden dan Arah Pendidikan
Selain 17 program, misi dari Presiden adalah 8 program hasil terbaik cepat (PHTC)
8 PHTC
Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) terdiri dari
- Memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil
- Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menuntaskan kasus TBC, dan membangun Rumah Sakit lengkap berkualitas di kabupaten
- Mencetak dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan lumbung pangan desa, daerah, dan nasional
- Membangun sekolah-sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten, dan memperbaiki sekolah-sekolah yang perlu renovasi
- Melanjutkan dan menambahkan program kartu-kartu kesejahteraan sosial serta kartu usaha untuk menghilangkan kemiskinan absolut
- Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/POLRI, dan pejabat negara
- Melanjutkan pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan menjamin penyediaan rumah murah bersanitasi baik untuk yang membutuhkan, terutama generasi milenial, generasi Z, dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
- Mendirikan Badan Penerimaan Negara dan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) ke 23%.
Dari 8 PHTC, penulis melihat nomor 4 berkaitan erat dengan arah pendidikan nasional. Dimana fokus utamanya bagaimana menyediakan sarana pendidikan yang layak.
Hal yang menarik adalah istilah “Sekolah Unggulan Terintegrasi”. Apakah ini akan menghidupkan kembali program Kemenag dulu yaitu Madrasah Terpadu?
Kita tunggu arah kebijakan pendidikan nya.
Arah Pendidikan Nasional 2025
Keseluruhan upaya tersebut mulai dari visi, misi dengan asta cita, 17 program prioritas dan 8 PHTC, diformulasikan untuk menjawab permasalahan serta tantangan utama secara cepat, tepat, dan terukur guna menciptakan struktur yang kokoh dalam menunjang pelaksanaan berbagai program pembangunan nasional.
Maka Arah pendidikan nasional sangat jelas fokus pada peningkatan daya saing sumber daya manusia.
Sehingga perlu rencana strategis yang lebih mengarah kepada pencapaian target tersebut
Untuk mengetahui secara lengkap, silahkan buka Arah Baru Kebijakan Pendidikan Nasional dan Implementasinya
Sumber: Perpres Nomor 12 Tahun 2025 RPJMN 2025 – 2029

Artikel Terkait
- Refleksi Pidato Menteri Hardiknas 2026: Mindset, Mental dan Misi Pendidikan Indonesia

- Arah Kebijakan Kemendikdasmen: Visi dan Misi Pendidikan Dasar dan Menengah

- Arah Pendidikan Nasional 2025 Pada Asta Cita, Protas dan PHTC Presiden
- Kebijakan Pendidikan Nasional: Arah Baru dan Tantangan Implementasi

- Renstra Kemenag: Arah Baru Kebijakan Pendidikan Islam
Artikel Terbaru
- Menteri Agama: Siswa MAN 23 (MAYASYA) Harus Kuasai Bahasa Asing
- Refleksi Efektivitas Anggaran dalam Peningkatan Mutu di MA Sultan Hasanuddin Jakarta Selatan
- Refleksi Pidato Menteri Hardiknas 2026: Mindset, Mental dan Misi Pendidikan Indonesia
- Strategic Luck Prof. Jiang: Implementasi di Pendidikan Islam
- Executive Function dalam Pendidikan Islam: Teori dan Praktik di Madrasah
- Kontrak Prestasi sebagai Instrumen Penjaminan Mutu Madrasah di DKI Jakarta



