Hakikat Ilmuwan dan Jahil
Yunandra. Hakikat Ilmuwan dan Jahil terasa tanpa perbedaan dalam bersikap terhadap ilmu. Maka istilah keduanya terungkap dari kata mutiara berikut
Seorang ilmuwan adalah yang selalu menuntut ilmu dan menambah (meningkatkan) ilmunya. Orang yang merasa sudah cukup ilmunya masa sesungguhnya dia adalah seorang yang jahil (bodoh).
Hakikat Ilmuwan Sebagai Penuntut Ilmu
Hakikat Seorang ilmuwan terletak pada semangat tak kenal lelah mereka untuk terus belajar dan menggali pengetahuan.
Adapun tanda seorang ilmuwan adalah
- Keingintahuan yang Tak Terpuaskan
- Minat Mendalam terhadap Pengetahuan
- Sikap Skeptis
- Kreativitas
- Keterbukaan terhadap Perubahan
- Ketelitian dan Keakuratan
- Komunikasi yang Efektif
Hakikat Jahil yang Berhenti Belajar
Jahil atau orang bodoh adalah seseorang yang enggan untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
Berhenti belajar memiliki sejumlah dampak negatif, baik bagi individu maupun masyarakat secara keseluruhan:
- Keterbatasan dalam Beradaptasi
- Menurunnya Kualitas Hidup
- Menghambat Perkembangan Masyarakat
Jadi hakikat ilmuwan dan jahil terletak pada faktor psikis terkait perasaan puas terhadap ilmu.
Kata Mutiara

Artikel Terbaru
- Apa Tugas Pengurus Pokjawasnas Madrasah 2026-2030?
- KBC Pendidikan Nilai: Refleksi Workshop di KKGMI Palmerah Jakarta Barat
- 4 Strategi Mengelola Otak (Talenta) Untuk Kemajuan Bangsa: Studi Kasus 4 Negara
- Refleksi FGD Merumuskan Peta Jalan Madrasah Vokasi
- Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC di Webinar APPAKSI
- Uji Kompetensi Kenaikan Jabatan Fungsional guru dan pengawas
