Catatan Sejarah Keikutsertaan Indonesia pada PISA
yunandracom. Indonesia memiliki sejarah panjang terhdap keikutsertaan pada PISA. Hal ini sangat menarik untuk mengetahui latar belakang keikutsertaannya.
Keterlibatan Indonesia sangat menentukan kepada kebijakan pendidikan nasional, Itu pun menjadi salah satu keuntungan mengikuti PISA.
Untuk mengetahui Kerangka Besar pembaharuan, silahkan buka Strategi Inovasi Pendidikan Islam
Kebijakan Pendidikan nasional sangat berdampak terhadap perumusan Inovasi Pendidikan Islam.

Indonesia dan PISA
Indonesia telah menjadi Mitra Utama OECD sejak tahun 2007 bersama Brasil, Tiongkok, India, dan Afrika Selatan, dan menjadi negara kandidat aksesi pertama dari Asia Tenggara pada Februari 2024.
Indonesia adalah ekonomi terbesar ketujuh (berdasarkan paritas daya beli) dan salah satu ekonomi pasar berkembang paling dinamis di dunia saat ini.
Indonesia adalah satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang tergabung dalam G20, anggota aktif Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), dan pemimpin konstruktif Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Kerja sama dengan OECD telah berkembang secara signifikan dengan partisipasi Indonesia dalam 11 badan OECD dan kepatuhan terhadap 15 instrumen hukum OECD, serta pembukaan Kantor OECD Jakarta pada tahun 2015.
Sejarah Keikutsertaan Indonesia pada Penyelenggaraan PISA
Indonesia pertama kali berpartisipasi dalam Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2001. Sejak itu, Indonesia telah secara teratur berpartisipasi dalam siklus PISA berikutnya. Di bawah ini adalah sejarah keikutsertaan Indonesia dalam PISA:
1. PISA 2001
Indonesia pertama kali berpartisipasi dalam PISA pada tahun 2001. Pada tahun ini, 43 negara dan wilayah ikut serta dalam evaluasi ini.
2. PISA 2003
Indonesia melanjutkan partisipasinya dalam PISA pada tahun 2003. Pada tahun ini, 41 negara dan wilayah ikut serta.
3. PISA 2006
Indonesia kembali berpartisipasi dalam PISA pada tahun 2006. Pada tahun ini, 57 negara dan wilayah ikut serta.
4. PISA 2009
Pada tahun 2009, Indonesia masih aktif dalam PISA. Pada tahun ini, 65 negara dan wilayah ikut serta.
5. PISA 2012
Indonesia terus berpartisipasi dalam PISA pada tahun 2012. Pada tahun ini, 65 negara dan wilayah ikut serta.
6. PISA 2015
Indonesia terus mengambil bagian dalam PISA pada tahun 2015. Pada tahun ini, 70 negara dan wilayah ikut serta.
7. PISA 2018
Indonesia terus berpartisipasi dalam PISA pada tahun 2018. Pada tahun ini, 79 negara dan wilayah ikut serta.
8. PISA 2021
Partisipasi Indonesia dalam PISA merupakan salah satu upaya untuk memantau dan mengevaluasi kualitas pendidikan di negara ini serta membandingkannya dengan negara-negara lain di dunia. Ini memungkinkan pemerintah dan para pemangku kepentingan pendidikan untuk membuat keputusan berdasarkan data yang obyektif dan memperbaiki sistem pendidikan.
Silahkan pelajari berbagai kebijakan nasional di artikel: Kebijakan Pendidikan Nasional
Sumber: www.oecd.org/pisa

Artikel Terkait
- 4 Pilar Tindak Lanjut PISA 2025
- Catatan Sejarah Keikutsertaan Indonesia pada PISA
- Keuntungan mengikuti PISA bagi Indonesia
- Muatan Lokal: Panduan Lengkap Teoritis dan Praktis
- Paparan Program 100 Hari Kerja Kepala Madrasah Baru di DKI Jakarta

- Perhatikan 6 Ketentuan dalam Pelaksanaan MATAMUDA 2026 di Madrasah
Artikel Terbaru
- 4 Pilar Tindak Lanjut PISA 2025
- Delta Skor dan Absolut Skor dalam Sistem Penjaminan Mutu
- 3 Pintu Masuk Membangun Kredibilitas atau Kepercayaan
- Refleksi Dosen Mata Kuliah Model Pengembangan Lembaga Pendidikan Tahun 2026
- Refleksi Dosen Supervisi Pendidikan: Mata Kuliah Semester Ganjil 2026-2027
- Webinar Penguatan Pendidikan Antikorupsi Guru Madrasah 2026
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |

