Menjadi Pengawas Madrasah 5.0 di Era AI: Catatan Silatnas IV 2026
yunandracom. Pengawas Madrasah 5.0 di era Artificial Intelligence (AI) menjadi catatan penting penulis saat menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) IV Pokjawasnas di Bandung.
Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Nasional (Pokjawasnas) telah mewujudkan silatnas tersebut sejak tahun pertama di Jakarta Tahun 2023.
Tentunya kehadiran disana, penulis memiliki pengalaman yang berharga yang sayang untuk tidak terdokumentasi dengan baik.
Hal ini bagian dari kegiatan Penulis yang memiliki aktivitas multi peran di dunia pendidikan.
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Pengawas madrasah dengan multiperan –>
Selain konsep pengawas madrasah 5.0 di era AI, Artikel ini memuat pandangan penulis terhadap motivasi kehadiran, tema simposium, dan suasana silatnas, dan tidak ketinggalan gagasan sederhana bagi ketua Pokjawasnas yang baru.

Pengawas Madrasah 5.0 di Era AI
Konsep pengawas madrasah 5.0 menjadi tema yang menarik di salah satu simposium di acara Silaturrahmi Nasional Pengawas Madrasah di Kota Bandung.
Gagasan ini muncul dari, Bahrul Hayat, Guru Besar Psikogeometri, yang memaparkan kondisi generasi AI dan Tantangan terhadap dunia pendidikan.
Sebagai pengawas madrasah, penulis mendapatkan beberapa gagasan menarik dari beliau tentang posisi pengawas madrasah.
Salah satunya, beliau mendefinisikan Pengawas itu adalah superior vision yaitu orang yang memiliki visi yang super. Untuk jelasnya, silahkan baca Superior Vision, Pemaknaan istilah Pengawas Sekolah sebagai Supervisor.
Terkait Pengawas madrasah 5.0, beliau mengaitkan dengan era Artificial Intelligence (AI) yang berdampak terhadap kehidupan manusia termasuk di bidang pendidikan.
Beliau menawarkan gagasan agar pengawas madrasah mampu menghadapi perubahan dan mengantisipasi perkembangan teknologi di era AI.
Silatnas IV Pengawas Madrasah
Silaturahmi Nasional (Silatnas) IV Pengawas Madrasah berlangsung di Ballroom Hotel Ibis Transtudio Bandung tanggal 9-11 Juni 2025.
Acara dihadiri oleh Menteri Agama Nazaruddin Umar dan para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.
Silatnas ini merupakan program tahunan Pokjawas Nasional telah berjalan sejak tahun 2023 di Jakarta. Lalu tahun berikutnya 2024 di Kota Surabaya, dan tahun kemarin 2025 di Kota Yogyakarta.
Hampir 780 pengawas madrasah dari seluruh provinsi hadir di acara Silatnas IV, mulai dari Sabang sampai Merauke. Dari Aceh sampai Papua.
Para pengawas madrasah berkumpul, bersilaturahmi, dan berbagi cerita dan budaya dengan pengawas dari seluruh Indonesia.
Musyawarah Pokjawas Nasional
Selain Silatnas IV, Pokjawasnas Madrasah menyelenggarakan Musyawarah Nasional ke 3 untuk memilih kepengurusan baru Pokjawasnas Nasional.
Periode kepengurusan di bawah pimpinan Zurni, Pengawas Madrasah dari Jember mulai tahun 2022 sampai 2026.
Dan telah terpilih Syamsuddin dari Sulawesi Selatan sebagai Ketua Pokjawasnas periode 2026-2030.
Harapan baru kepada pengurus baru dalam rangka mewujudkan pengawas madrasah 5.0 yang siap berkarya di era digital.
Untuk melihat aktivitas lainnya, silahkan buka catatan organisasi profesi dan pokjawas madrasah
Sumber:

Artikel Terkait
- Menjadi Pengawas Madrasah 5.0 di Era AI: Catatan Silatnas IV 2026

- Peluang Pengurus Pokjawas Madrasah DKI Jakarta

- 7 Protas Kolaborasi di acara Pengukuhan Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan

- Organisasi Profesi Pendidik dan Kelompok Kerja: Catatan Pengawas Madrasah

- Fokus Lokal Dampak Nasional: Tagline Pokjawas Jakarta Selatan
- Socratic Dialogue: Merancang Pelatihan Guru di Seninan Pokjawas Jaksel

Artikel Terbaru
- Menjadi Pengawas Madrasah 5.0 di Era AI: Catatan Silatnas IV 2026
- Korelasi antara KBC dan Konsep Madrasah Minimalis dalam Implementasi di Madrasah
- Perlukah Kompetensi Khusus GTK Madrasah?
- Analisis PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026 dan Dampak terhadap karier guru dan Pengawas
- Refleksi Pengawas Mutu Pendidikan Madrasah: Pengawasan Yang Memberdayakan
- FGD PKB Digital: Strategi Peningkatan Mutu GTK Madrasah






