Sesi 3. Tujuan Pendidikan Nasional dan Keterampilan Bertanya
yunandracom. Kemampuan bertanya merupakan keterampilan dasar dari bernalar kritis. Keterampilan ini menjadi fokus pada analisa tujuan pendidikan nasional.
Ini perkuliahan ke-3 untuk matkul Analisis Sisdiknas.
Tulisan ini mengungkapkan proses perkuliahan yang menggunakan WA grup sebagai media belajar.

Tujuan Pendidikan Nasional menurut Peraturan
UUD 1945 Pasal 31 ayat 3 menyatakan bahwa untuk mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Lalu UU Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3 menjelaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Secara umum tujuan Pendidikan Nasional adalah
- beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
- berakhlak mulia,
- sehat,
- berilmu,
- cakap,
- kreatif,
- mandiri, dan
- demokratis
- bertanggung jawab
Berdasarkan sembilan karakter, Kementerian Pendidikan mewujudkan dalam istilah tertentu yaitu profil pelajar Pancasila. Lalu berubah menjadi Dimensi Profil Lulusan
1. Profil Pelajar Pancasila di Kurikulum Merdeka
Istilah ini muncul dari Kemendikbudristek saat peluncuran kurikulum merdeka. Profil Pelajar Pancasila terdiri dari 6 dimensi yaitu
- beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia,
- Berkebhinekaan Global
- Gotong Royong
- Mandiri
- Kreatif,
- Bernalar Kritis
2. Dimensi Profil Lulusan
Setelah berubah menjadi Kemendikdasmen, Kebijakan Pendidikan Nasional dengan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning merubah profil pelajar Pancasila menjadi profil lulusan.
Profil lulusan terdiri dari 8 dimensi yaitu
- beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kewargaan
- Penalaran Kritis
- Kreativitas
- Kolaborasi
- Kemandirian
- Kesehatan
- Komunikasi
Lebih jelas, silahkan baca: Perubahan dari P3 ke DPL
Kegiatan Belajar menggunakan Media WhatsApp Grup
Pada perkuliahan ketiga ini menggunakan WA grup. Fokus kepada peningkatan kemampuan bertanya.
Adapun langkah-langkah kegiatan yaitu
- Menyusun pertanyaan yang kreatif
- Memberikan penilaian terhadap pertanyaan orang lain
- Menganalisa pertanyaan tersebut dan –
- Memberikan penilaian terhadap analisa teman yang lain.
Rangkain kegiatan ini untuk memperkuat kemampuan berpikit kritis atau bernalar kritis.
Selain kreativitas pertanyaan, ketepatan waktu menjadi pertimbangan untuk mengukur kecepatan berpikir.
Tahapan Kompetensi Bertanya
Spektrum tahapan keterampilan bertanya dalam analisa tujuan pendidikan nasional seperti tabel di bawah ini
| Level Berpikir | Jenis Pertanyaan | Contoh |
|---|---|---|
| Mengingat | Apa? Siapa? Kapan? | Apa tujuan pendidikan nasional? |
| Memahami | Mengapa? | Mengapa PP Standar Nasional Indonesia perlu berubah? |
| Menerapkan | Bagaimana cara? | Bagaimana menerapkan kebijakan sertifikasi yang berdampak? |
| Menganalisis | Apa hubungan? | Apa hubungan sertifikasi guru dengan prestasi siswa? |
| Mengevaluasi | Apakah efektif? | Apakah standar nasional pendidikan benar-benar mencerminkan mutu sekolah? |
| Mencipta | Bagaimana jika? | Bagaimana sistem pendidikan di masa depan berbasis teknologi digital? |
Refleksi Strategi Peningkatan Keterampilan Bertanya
Materi analisis Tujuan Pendidikan Nasional beserta peraturan turunannya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan bernalar kritis melalui kegiatan bertanya.
Tahapan kegiatan dalam perkuliahan daring menjadi sarana untuk melatih mahasiswa memahami kebijakan pendidikan sekaligus mengajukan pertanyaan yang relevan terhadap sumber daya pendidikan.
Beberapa hal penting yang menjadi refleksi dari pelaksanaan perkuliahan tersebut adalah:
- Media WhatsApp Group dapat berjalan efektif apabila didukung dengan fokus waktu dan urutan kegiatan yang jelas.
- Kehadiran tepat waktu menjadi indikator kedisiplinan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan daring.
Secara umum, pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik.
Ke depan diharapkan pengelolaan waktu, alur kegiatan, dan partisipasi mahasiswa dapat semakin ditingkatkan sehingga proses perkuliahan daring menjadi lebih efektif dan berkualitas
Untuk melihat catatan perkuliahan perdana, silahkan buka: Jurnal Dosen Analisis Sistem Pendidikan Nasional.
Ingin mengetahu profesi pengawas lainnya, buka artikel: Peran Pengawas Multiperan–>

Artikel Terkait
- Sesi 3. Tujuan Pendidikan Nasional dan Keterampilan Bertanya

- Sesi 2. Memahami Sistematika Kerangka Peraturan Sisdiknas

- Analisis Sisdiknas: Sebuah Pengantar Kuliah Perdana

- Jurnal Dosen Pendidikan Islam: Kegiatan Profesional di Era Digital

- Sesi. 14. Manajemen Mutu Pendidikan: Strategi Menjaga Kualitas
- Sesi 13. Manajemen Hubungan Masyarakat: Analisis Kritis Makalah Mahasiswa
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |





