Perubahan Profil Pancasila menjadi 8 Dimensi Profil Lulusan di Pembelajaran Mendalam
Terakhir diperbaharui pada 26 Juli 2026
yunandra. Salah satu rekomendasi di paparan pembelajaran mendalam yaitu perubahan profil pelajar Pancasila dengan 6 dimensi menjadi profil lulusan dengan 8 dimensi.
Dimensi Profil Lulusan menjadi tema di Standar Kompetensi Lulusan yang merupakan salah satu dari Standar Nasional Pendidikan.
Paparan yang dikeluarkan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen menjelaskan tentang pembelajaran Mendalam sebagai tranformasi pembelajaran menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Baca:
Perbedaan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Lulusan
Profil Pelajar Pancasila merupakan perwujudan dari tujuan pendidikan nasional terdiri dari 6 dimensi. Keenan dimensi tersebut yaitu
- Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia
- Berkebhinekaan Global
- Gotong Royong
- Mandiri
- Bernalar Kritis
- Kreatif
Setiap dimensi memiliki elemen-elemen yang menjadi bagian dari dimensi tersebut.
Baca: Elemen Dimensi Profil Pelajar Pancasila di Kurikulum Merdeka
Sedangkan profil lulusan di pembelajaran mendalam terdiri dari 8 dimensi yaitu
- Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kewargaan
- Penalaran Kritis
- Kreativitas
- Kolaborasi
- Kemandirian
- Kesehatan
- Komunikasi
Perbedaan keduanya bisa terlihat di jumlah yaitu penambahan dimensi dan perubahan istilah.
Dimensi Profil Lulusan di Pembelajaran Mendalam lebih fokus pada 4 kompetensi abad 21 yang terkenal dengan 4C/4K (kolaborasi, komunikasi, kreatif, kritik). Plus dengan 3 dimensi yaitu dimensi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa dan dimensi kesehatan.
Kewargaan hampir sama dengan Berkebhinekaan global dan gotong royong.
Adapun dimensi kemandirian ada di Profil pelajar Pancasila dan profil lulusan.
Baca: Kompetensi Abad 21
8 Dimensi Profil Lulusan di Pembelajaran Mendalam
Dimensi Profil Lulusan pada Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning terdiri dari 8 dimensi yaitu
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan serta menghayati nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab sosial, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait keberlanjutan manusia dan lingkungan.
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis, dan reflektif dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah.
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat.
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada orang lain.
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being).
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi intrapribadi untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.
Sebelum melanjutkan materi pembelajaran mendalam, bisa membaca artikel tentang Pembelajaran Mendalam: Konsep Deep Learning dan Implementasi di Sekolah
SKL Acuan 7 SNP Lainya
DImensi profil lulusan sebagai Standar Kompetensi Lulusan memiliki posisi yang penting dalam mengembangkan 7 standar nasional lainnya.
Maka memahami 8 dimensi profil lulusan menjadi penting.
Untuk memahami secara lengkap tentang SNP, silahkan buka Standar Nasional Pendidikan Terlengkap pada PAUD, Dasmen dan DIkti
Silahkan pelajari berbagai kebijakan nasional di artikel: Kebijakan Pendidikan Nasional
Dimensi Profil Lulusan
- Standar Penilaian Pendidikan pada Kurikulum 2013
- Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kurikulum 2013
- Standar Kompetensi Lulusan PAUD: STPP Terbaru pada Permen 10 Tahun 2025
- Memahami 3 Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti)
- SKL 2025 Terbaru dalam Kebijakan Pembelajaran Mendalam
- Memahami Standar Isi pada Permen No. 12 Tahun 2025
- Permen 26 Tahun 2025: Standar Pengelolaan Pendidikan Terbaru
- 4 Penilaian Proses Pembelajaran dalam Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026
- Standar Kompetensi Lulusan Terbaru: PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah
- Standar Proses
- Standar Isi: Analisis Kebijakan Ruang Lingkup Materi Terbaru
- Standar Penilaian Pendidikan: Analisis Kebijakan Standar Evaluasi Terbaru
- Standar Pengelolaan Terbaru: Kajian Kebijakan Manajemen Satuan Pendidikan
- Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan Menuju Pendidikan Bermutu
- Standar Pembiayaan Pendidikan: Analisis Kebijakan Anggaran Terbaru
Sumber: Paparan Pembelajaran Mendalam Puskurjar 2025
Artikel Terbaru
- Webinar Penguatan Pendidikan Antikorupsi Guru Madrasah 2026
- Apa Tugas Pengurus Pokjawasnas Madrasah 2026-2030?
- KBC Pendidikan Nilai: Refleksi Workshop di KKGMI Palmerah Jakarta Barat
- 4 Strategi Mengelola Otak (Talenta) Untuk Kemajuan Bangsa: Studi Kasus 4 Negara
- Refleksi FGD Merumuskan Peta Jalan Madrasah Vokasi
- Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC di Webinar APPAKSI
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |

