Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC di Webinar APPAKSI
yunandracom. Terbitnya KMA Nomor 512 Tahun 2026 tentang Pedoman Kurikulum Berbasis Cinta memantik pertanyaan apakah KBC berlaku untuk semua agama dan pendidikan keagamaan?.
Untuk meresponnya, Asosiasi Pengawas Agama dan Keagamaan Seluruh Indonesia (APPAKSI) menyelenggarakan Webinar Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 tanggal 3 Agustus 2026.
Sebagai bagian dari organasisasi profesi pengawas madrasah, Penulis mencoba melakukan refleksi kegiatan webinar yang memberikan pelajaran yang berharga dengan wawasan baru dari narasumber.

Latar Belakang APPAKSI menyelenggarakan Webinar
Sebagai organisasi profesi, APPAKSI memiliki program webinar untuk mewujudkan taglinenya yaitu eksistensi, advokasi, dan kompetensi.
Maka penyelenggaraan webinar sosialisasi KMA Nomor 512 tahun 2026 merupakan bagian dari strategi mewujudkan tagline tersebut.
Tujuan Webinar Sosialisasi KMA
Setelah terbit, belum ada sosialisasi secara masif KMA Nomor 512 Tahun 2026 tentang Pedoman Kurikulum Berbasis Cinta.
Maka APPAKSI berinisiatif mengadakan sosialisasi dengan webinar dengan tujuan adalah untuk Memberikan pemahaman bahwa KBC berlaku di semua jenis pendidikan keagamaan Semua agama yang mendapat layanan daro Kemenag.
Sasaran Sosialisasi KMA
Sesuai dengan KMA tersebut, adalah pengawas, kepala, dan semua guru madrasah, guru pendidikan Agama dan Guru Pesantren.
Materi Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC
Panitia menyediakan fasilitas bagi peserta kegaitan webinar sebagai berikut
- Sertifikat Webinar Nasional
- Paparan KMA 512 Tahun 2026
- Video Webinar Nasional Narasumber Bahrul Hayat
APPAKSI sebagai Lahan Aktivitas Pengawas Madrasah
Catatan kegiatan pengawas madrasah dalam organisasi profesi merupakan bagian tugas atau tuntutan profesi jabatan fungsional pengawas.
Maka penulis yang berperan di APPAKSI sebagai bentuk tanggungjawab melaksanakan tugas.
Penulis menuangkan catatan refleksi sebagai pembelajaran bagi diri sendiri dan orang lain.
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Refleksi Pengawas madrasah: Satu Jabatan Fungsional, 10 Peran –>
Sumber:

Catatan Kegiatan Organisasi Profesi
- Gerakan Seribu Barcode KBC dan Kontribusi Prestasi di Seninan Pokjawas Jakarta Selatan

- Workshop Pokjawas Jaksel: Rencana Aksi Implementasi KBC melalui MAGIS

- Penanaman Nilai Spiritual melalui piket kelas di Webinar Pokjawasnas

- Penguatan Program SPSM dan Rencana PKKM 2026 di Jakarta Selatan

- Apa Tugas Pengurus Pokjawasnas Madrasah 2026-2030?
- Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC di Webinar APPAKSI
Artikel Terbaru
- Gerakan Seribu Barcode KBC dan Kontribusi Prestasi di Seninan Pokjawas Jakarta Selatan
- Sesi 8. Refleksi UTS Supervisi Pendidikan di Universitas Islam Depok
- Asesmen Potensi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah
- TKA 2026 di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif: Proses Menghargai Prestasi
- TKA 2026 dan Kelas Bilingual Tahfidz di MA Pembangunan UIN Jakarta
- Membangun Kepercayaan dengan 4 karakter Nabi Muhammad
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |




