Cara menganalisa kinerja website di Google Search Console
yunandracom. Analisa kinerja website di Google Search Console menjadi sangat penting dalam materi pelatihan aplikasi google workspace.
Tulisan ini mencoba memberikan langka-langkah menganalisa kinerja situs dengan menggunakan GSC.
Apa itu Google Search Console
Menurut Google Help, Google Search Console (GSC) adalah layanan gratis dari Google yang membantu pemilik situs web memantau, mempertahankan, dan memecahkan masalah kehadiran situs di hasil Google Penelusuran.
Tool ini penting untuk melacak performa (klik/impresi), memastikan Google dapat meng-crawl dan mengindeks situs, serta mendapatkan notifikasi masalah teknis atau keamanan.
Bersumber dari www.if.unpas.ac.id, manfaat Googel Search Console adalah
- Meningkatkan Pencarian Tampilan Website
- Meningkatkan Traffic Pencarian Organik
- Menemukan Keyword Popular
- Periksa Kompabilitas Websitemu pada Mobile (Seluler)
- Menambahkan Sitemap
- Mengidentifikasi Masalah Keamanan pada Website
- Mengetahui Backlink pada Websitemu
Berdasarkan 7 manfaat tersebut, pengelola website wajib mengetahui cara menggunakan Google Search Console untuk menganalisa website-nya
Langkah Menganalisa Website di GSC
Ada 4 tahap untuk melakukan analisa terhadap kinerja blog di Google Search Console
1. Log in ke Menu Performance
Tahap pertama yaitu masuk ke menu Performamce di GSC dengan langkah sebagai berikut
- • Buka Google Search Console.
- • Pilih properti website yunandra.com.
- • Klik menu Performance (Kinerja) di bilah sisi kiri.
Tiga langkah di atas untuk mengetahui posisi awal blog di GSC
2. Aktifkan Indikator Peringkat
Tahap ledua yaitu mengaktifkan indikator peringkat dengan memperhatikan di bagian atas grafik, Anda akan melihat empat kotak.
Pastikan Anda mengeklik semuanya agar berwarna (aktif). Keempat kotak tersebut adalah
- Total Clicks: Berapa kali orang mengeklik situs Anda.
- Total Impressions: Berapa kali situs Anda muncul di hasil pencarian.
- Average CTR: Persentase klik di banding tayangan.
- Average Position: (Paling Penting) Ini adalah rata-rata peringkat kata kunci Anda.
3. Analisa Tabel Kata Kunci (Queries)
Tahap ketiga yaitu analisa tabel queries dengan cara geser ke bawah ke bagian tabel.
Ada beberapa tab, pilih tab Queries (Kueri). Di sini Anda bisa melihat:
- Keyword: Kata apa yang di ketik orang di Google sehingga menemukan situs Anda.
- Position: Angka peringkatnya. Jika angkanya 1-3, Anda di posisi atas. Jika 11-20, Anda di halaman kedua (jarang klik).
4. Diagnosa Trafik via GSC
Tahap keempat yaitu melakukan diagnosa trafik website melalui Google Search Console dengan teknik filter ini untuk menemukan penyebab trafik tidak naik.
Lihat tabel di bawah ini
| Jika Anda Menemukan… | Artinya… | Solusi |
|---|---|---|
| Impressions Tinggi, Click Rendah | Judul atau meta deskripsi artikel tidak menarik/kurang relevan. | Perbaiki Judul (Headline) agar lebih mengundang klik. |
| Position Turun (Misal dari 5 ke 15) | Konten Anda mulai kalah saing dengan kompetitor atau dianggap usang. | Update konten dengan data terbaru (Tahun 2026). |
| Position Bagus (1-5), tapi Impressions Kecil | Kata kunci tersebut memang jarang dicari orang. | Cari kata kunci baru yang volume pencariannya lebih besar. |
Untuk mengetahui materi lain, silahkan buka Kumpulan Cara menggunakan berbagai aplikasi >>
Informasi lengkap perkembangan teknologi, lihat Panduan Lengkap Perkembangan Digital di Dunia Pendidikan >>
Sumber: Modul Cakap Bermedia Digital, Kemenkominfo

Tutorial Aplikasi
- Cara Membuat Menu Khusus di Dashboard WordPress Gutenberg

- Cara menganalisa kinerja website di Google Search Console

- Cara Membuat Block Pattern dan Reuseble di Editor Guternberg WordPress
- Panduan Lengkap Membuat Website Sekolah WordPress untuk Pemula
- Kenapa Tampilan Website WordPress Berubah Ke Tampilan Lama?
- Cara Setting Assignment (Tugas) di Moodle: Siswa dapat Revisi Jawaban



