Cara Madrasah Menanamkan Kebiasaan Beribadah
yunandra. Madrasah sebagai satuan pendidikan memiliki peran utama yaitu pembentukan karakter yang salah satunyanya adalah kebiasaan beribadah.
Kebiasaan beribadah dari 7 kebiasaan anak Indonesia hebat merupakan program prioritas Kemendikdasmen dalam program penguatan pendidikan karakter.
Program prioritas Kemendikdasmen berjumlah 6 program bertujuan untuk mewujudkan visinya yaitu pendidikan bermutu untuk semua.
Maka Kemendikdasmen mengeluarkan 4 panduan penerapan 7 kebiasaan anak Indonesia sebagai acauan bagi satuan pendidikan, guru, dan oranga tua.
Baca: 6 Program Prioritas Mendikdasmen
10 Peran Madrasah Menerapkan Kebiasaan Beribadah
Panduan penerapan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat menjelaskan peran satuan pendidikan dalam menerapkan kebiasaan beribadah.
Madrasah sebagai satuan pendidikan formal mempunyai tanggung jawab untuk membantu peserta didiknya mempunyai kebiasaan beribadah melalui berbagai aktivitas yang diselenggarakan dan difasilitasi pihak satuan pendidikan.
Beberapa hal yang perlu dilakukan oleh madrasah untuk menanamkan kebiasaan beribadah.
1. Teladan
Warga madrasah perlu memberikan contoh dan perilaku yang mendukung kebiasaan beribadah, sesuai dengan agama dan kepercayaan agar menjadi teladan bagi peserta didik.
2. Fasilitas Ibadah
Madrasah perlu memfasilitasi kegiatan keagamaan peserta didik sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
3. Kegiatan Pembiasaan Yang Konsisten
Madrasah perlu menerapkan pembiasaan baik yang dilakukan secara rutin dan konsisten sehingga menjadi budaya, seperti berdoa bersama sebelum dan sesudah pembelajaran dipimpin seorang peserta didik secara bergantian di bawah bimbingan peserta didik3.
4. Kegiatan Sosialisasi
Madrasah dapat mengundang narasumber dari unsur pendidik, orang tua, atau pakar untuk memberikan pemahaman tentang manfaat dan cara menerapkan kebiasaan beribadah kepada orang tua, peserta didik, dan warga sekolah.
5. Pemasangan Poster
Madrasah perlu membuat dan memasang poster atau media publikasi lainnya tentang manfaat kebiasaan beribadah agar peserta didik terpapar dan sering melihat dan membacanya setiap hari.
6. Kegiatan Keagamaan yang Menarik
Madrasah dapat membuat kegiatan keagamaan yang menarik agar memotivasi peserta didik untuk mulai mengenal berbagai bentuk ibadah dengan cara yang menyenangkan, seperti lomba hafalan doa, ayat-ayat pendek, atau lomba bercerita atau perayaan hari besar keagamaan3.
7. Kegiatan Spiritual di Luar Madrasah
Madrasah dapat mengadakan kegiatan spiritual di luar madrasah untuk memberikan suasana baru bagi peserta didik agar lebih memahami makna ibadah, seperti retret, pesantren kilat, atau kegiatan keagamaan di luar ruangan lainnya yang menyenangkan.
8. Melibatkan Kegiatan Sosial
Madrasah dapat melibatkan peserta didik dalam kegiatan sosial yang terkait dengan nilai agama agar peserta didik memahami nilai berbagi dan empati, seperti bakti sosial atau kunjungan ke panti asuhan.
9. Penghargaan
Madrasah dapat menerapkan sistem penghargaan bagi peserta didik yang taat beribadah secara konsisten.
10. Kerja Sama dengan Orang tua
Madrasah perlu bekerja sama dengan orang tua untuk membimbing dan memantau kebiasaan anak beribadah.
Baca: Peran Madrasah Menanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Pendidikan Karakter
Sumber: Panduan Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Artikel Terbaru
- Webinar Penguatan Pendidikan Antikorupsi Guru Madrasah 2026
- Apa Tugas Pengurus Pokjawasnas Madrasah 2026-2030?
- KBC Pendidikan Nilai: Refleksi Workshop di KKGMI Palmerah Jakarta Barat
- 4 Strategi Mengelola Otak (Talenta) Untuk Kemajuan Bangsa: Studi Kasus 4 Negara
- Refleksi FGD Merumuskan Peta Jalan Madrasah Vokasi
- Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC di Webinar APPAKSI
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |

