Tiga Makna Penting dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi MAQ Al Ihsan
yunandracom. Setelah hampir tujuh tahun tanpa ujian nasional, kini hadir Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bentuk baru dari pemetaan nasional.
Menurut Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025, Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah kegiatan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu.
Tulisan ini merupakan catatan ringan dari hasil kunjungan memantau pelaksanaan TKA di MAQ Al Ihsan Kebagusan.

Keunggulan MAQ Al Ihsan dan TKA
Senin, 3 November 2025 merupakan awal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara nasional. MAQ Al Ihsan Kebagusan menjadi madrasah pertama yang dikunjungi.
MAQ Al Ihsan Kebagusan merupakan madrasah Aliyah berbasis pesantren yang memiliki keunggulan yaitu
- Madrasah tahfidz.
- Berbasis pesantren.
Keunikan MAQ Al Ihsan Kebagusan adalah siswa pulang setiap Minggu. Siswa berada di Pesantren Al Ihsan mulai Minggu malam dan pulang Sabtu pagi.
Hal ini memberikan kesempatan kepada orang tua santri untuk ikut terlibat mendidik anaknya di hari Sabtu dan Minggu.
Tiga Makna Tes Akademik (TKA)
Saat berkunjung ke MAQ Al Ihsan Kebagusan, terjadi diskusi ringan dengan kepala madrasah, Ust. Selamet dan guru Matematika, Yatiman.
Tema diskusi santai tidak lepas dari tes kemampuan akademik (TKA). Dimana siswa merasa TKA tidak menentukan kelulusan, sehingga sebagian siswa kehilangan motivasi belajar. Mereka sekedarnya ikut tes kemampuan akademik.
Dari hasil diskusi bertiga, muncul perlunya peran guru madrasah penting untuk meneguhkan semangat siswa.
Dengan kata kunci bahwa TKA adalah sarana merancang masa depan, bukan sekadar rutinitas ujian.
Minimal ada 3 makna dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa dan guru.
1. TKA sebagai Tiket Jalur Prestasi
Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025 Pasal 13 ayat menyebutkan
Hasil TKA SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru pada jenjang pendidikan tinggi
Ayat tersebut menegaskan bahwa hasil TKA menjadi salah satu dokumen penilaian masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Sebelumnya, jalur SNBP hanya menggunakan nilai rapor sebagai ukurannya.
Dengan peraturan tersebut, maka TKA penting bagi siswa terutama bagi siswa yang masuk eligible atau daftar undangan jalur SNBP.
Hal ini membuat motivasi siswa meningkat dan perlu persiapan yang matang.
Baca: Permendikdasmen TKA No. 9 Tahun 2025
2. TKA sebagai Alat Ukur Kesiapan Menghadapi UTBK
Makna kedua dari TKA adalah sebagai alat latihan dan evaluasi diri untuk menghadapi UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Pola soal, sistem pelaksanaan, dan bentuk asesmen dalam TKA membuat siswa terbiasa saat mengikuti SNBT.
Siswa menggunakan hasil TKA sebagai evaluasi gaya belajar. Saat mengikuti SNBT UTBK dengan gaya belajar seperti saat itu, maka hasilnya bisa mirip dengan hasil TKA.
Guru juga dapat menggunakan hasil TKA untuk memetakan kemampuan akademik siswa, memperbaiki metode belajar, dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif.
3. TKA sebagai Panduan Menentukan Arah Masa Depan
Makna ketiga yang tak kalah penting adalah bahwa TKA dapat menjadi panduan akademik bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta atau ke bidang studi tertentu.
Nilai TKA dapat membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan akademik, sehingga guru dan konselor madrasah dapat memberikan bimbingan yang lebih tepat.
Ujian adalah Waktu Belajar
Ungkapan Ujian untuk belajar dan bukan belajar untuk ujian biasa terdengar di lingkungan pesantren.
Artinya memandang TKA secara positif akan menentukan bagaimana pola pendidikan yang akan diterapkan.
Menjadikan TKA sebagai kesempatan bagi siswa untuk belajar serius dan maksimal. Dan juga guru berusaha mengajar dengan maksimal.
Sesuai apa yang Menteri Kemendikdasmen katakan bahwa TKA adalah untuk motivasi anak belajar.
Pertanyaannya, apakah TKA adalah satu-satunya alat untuk memotivasi anak???
Silahkan baca : Kebijakan TKA dan Pembentukan karakter–>
Ikuti kegiatan pengawas di: Pengawas sebagai pendamping superior vison
Baca selengkapnya catatan saya mengenai topik ini di Catatan Refleksi pengawas madrasah >>
Sumber: Kumpulan Regulasi Tes Kemampuan Akademik

Artikel Terkait
Lainya

