PPKB PAI: Berbagi KBC dalam Implementasi Pembelajaran PAI
yunandracom. Implementasi Perencanaan Pembelajaran PAI berbasis KBC menjadi tema di kegiatan PPKB di Bogor.
Keikutsertaan dalam kegiatan sebagai fasilitator, menjadi kesempatan berbagi tentang insersi Kurikulum berbasis cinta pada pembelajaran PAI di Sekolah Umum.

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PAI
Direktorat Pendidikan Agama Islam merancang program pengembangan kompetensi guru dengan nama PPKB PAI.
PPKB PAI singkatan dari program pengembangan keprofesian berkelanjutan Pendidikan Agama Islam.
Program ini sudah lama berjalan dan telah memiliki hampir 40 modul. Tentunya ini menjadi modal utama dalam rangka mensukseskan program PPKB PAI Tahun ini.
Sebagai langkah awal dengan memperbaharui modul-modul tersebut agar sesuai dengan perkembangan kebijakan pendidikan terbaru, khususnya kurikulum berbasis Cinta.
Pertemuan tim pengembang di Bogor (15/4/2026) menjadi peluang mewujudkan PPKB PAI versi baru atau New PPKB atau PPKB Reborn.
Smart PAI: Website Informatif Pendukung PPKB Reborn
Langkah strategis dilakukan oleh Direktorat PAI dengan merancang website informatif yang menampung berbagai menu yang mendukung peningkatan pembelajaran PAI di sekolah umum.
Tidak hanya menampilkan informasi, tapi menyediakan juga berbagai media pembelajaran yang mendukung guru meningkatkan proses belajar siswa di kelas.
Ini bagian dari pembaharuan sesuai dengan misi dari grand design yunandraCom dalam bentuk strategi inovasi pendidikan Islam
Buku Saku Guru untuk Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
Pada kesempatan berbagi, penulis membagikan materi berdasarkan buku saku guru tentang implementasi kurikulum berbasis cinta.
Kehadiran penulis di kegiatan tersebut mendampingi narasumber utama dari INOVASI, Dr. Munir. Beliau menjelaskan perkembangan Kurikulum Berbasis Cinta, mulai dari diskusi akademik, lahirnya kebijakan sampai pada hasil ujicoba di daerah sasaran INOVASI.
INOVASI sedang mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga Paparan beliau berbasis lapangan atau data nyata.
Untuk bahan presentasi, bisa tersedia di bawah ini.
Sumber: Buku saku Guru: Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
Baca lengkap: Reflektif Pengawas Madrasah sebagai Fasilitator
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Refleksi Pengawas madrasah: Satu Jabatan Fungsional, 10 Peran –>

Artikel Terkait
- KBC Pendidikan Nilai: Refleksi Workshop di KKGMI Palmerah Jakarta Barat

- PPKB PAI: Berbagi KBC dalam Implementasi Pembelajaran PAI

- Merancang Kegiatan Kokurikuler berbasis Program Rutin di SMPN 43 Bekasi

- Narasumber dan Fasilitator: Refleksi Pengawas Madrasah Multiperan

- Refleksi Pengawas Madrasah: Satu Jabatan Fungsional, 10 Peran

- Dari CINTA Menuju Budaya: Merancang Implementasi KBC di FKMA

Lainya
Artikel Terbaru
- Webinar Penguatan Pendidikan Antikorupsi Guru Madrasah 2026
- Apa Tugas Pengurus Pokjawasnas Madrasah 2026-2030?
- KBC Pendidikan Nilai: Refleksi Workshop di KKGMI Palmerah Jakarta Barat
- 4 Strategi Mengelola Otak (Talenta) Untuk Kemajuan Bangsa: Studi Kasus 4 Negara
- Refleksi FGD Merumuskan Peta Jalan Madrasah Vokasi
- Sosialisasi KMA 512 Tahun 2026 Pedoman KBC di Webinar APPAKSI







