Akhlak dan Karakter

5 Nilai Utama Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah dan Madrasah

Terakhir diperbaharui pada 9 Mei 2026

yunandraCom. 5 Nilai utama penguatan pendidikan karakter (PPK) merupakan bagian dari tema Pendidikan Karakter dan Akhlak yang fokus kepada muatan mata pelajaran di sekolah dan madrasah.

Sebagai mata pelajaran, Akhlak atau karakter termasuk rumpun mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kurikulum madrasah.

Pada tulisan ini, penulis akan membahas 5 nilai utama penguatan pendidikan karakater sebagai pilihan dari 18 nilai karakter di sekolah.


Nilai nilai Pendidikan Karakter di Sekolah menurut Pusat Kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri dari 18 Nilai.

Karakter yang dikembangkan di sekolah yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta atanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, dan Tanggung jawab.

Semua nilai nilai pendidikan karakter merupakan dari bagian dari 5 nilai utama yaitu religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong-royong, dan integritas.

Puskur menetapkan Nilai pendidikan karakter di Buku Pedomaan Pengembangan dan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Pedomaan Sekolah yang diterbitkan tahun 2019.

Baca: Prinsip Pendidikan Karakter Menurut Islam


Berikut ini 5 nilai utama penguatan pendidikan karakter (PPK).

1. Religius

Religius yaitu sikap yang encerminkan keberimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama, serta menjunjung tinggi sikap toleransi.

2. Nasionalis

Nasionalis yaitu sikap menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri sendiri atau kelompok, yang ditunjukkan melalui apresiasi budaya bangsa, taat hukum, disiplin, dan cinta tanah air.

3. Mandiri

Mandiri yaitu sikap tidak bergantung pada orang lain dan mempergunakan tenaga, pikiran, serta waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi, dan cita-cita, termasuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

4, Gotong Royong

Gotong Royong yaitu skiap yang meencerminkan semangat kerja sama, bahu-membahu dalam menyelesaikan persoalan, serta sikap inklusif, solidaritas, empati, dan anti-kekerasan.

5. Integritas

Integritas: yatu sikap tanggung jawab, konsistensi tindakan dan perkataan yang berdasarkan kebenaran, serta perilaku jujur dan dapat dipercaya

Buku: Pendidikan Karakter


Peraturan menetapkan 18 nilai Pancasilan

  • Religius. Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
  • Jujur.Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
  • Toleransi. Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
  • Disiplin. Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
  • Kerja Keras. Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
  • Kreatif. Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
  • Mandiri. Sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
  • Demokratis. Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
  • Rasa Ingin Tahu. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
  • Semangat Kebangsaan, Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
  • Cinta Tanah Air. Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
  • Menghargai Prestasi. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat dan mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain.
  • Bersahabat/ Komunikatif. Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
  • Cinta Damai. Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
  • Gemar Membaca. Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
  • Peduli Lingkungan. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
  • Peduli Sosial. Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
  • Tanggung jawab. Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Pembahasan lainnya, silahkan buku Pendidikan Karakter Berbasis Karakter

Regulasi: Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2017 Penguatan Pendidikan Karakter