Bagaimana Implementasi Pembelajaran Mendalam menurut Pedoman Kemendikdasmen?
yunandracom. Kemendikdasmen menerbitkan PEDOMAN Implementasi Pembelajaran Mendalam pada semua jenjang. Pedoman tersebut ditetapkan dengan Keputusan Menteri No. 126 Tahun 2025.
Pedoman implementasi PM atau Deep Learning menjadi acuan bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam meiaksanakan pembelajaran mendalam mulai tahun ajaran 2025/2026.
Tulisan ini akan mengulas tentang tujuan, sasaran dan ruang lingkup pedoman penerapan Pembelajaran Mendalam. Dan artikel ini merupakan bagian dari tema Dinamika Pengembangan kurikulum nasional.

Pedoman Implementasi Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran mendalam merupakan pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran menuju pendidikan bermutu untuk semua.
PM atau Deep Learning bukan kurikulum baru, melainkan pendekatan yang dikembangkan untuk menyempurnakan berbagai model pembelajaran sebelumnya seperti
- Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA),
- Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM),
- Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM), dan
- Contextual Teaching and Learning (CTL) (lihat Artikel Model CTL ) .
Tujuan Pedoman
Pedoman implementasi pembelajaran mendalam ini memiliki tujuan untuk:
- memberikan acuan bagi unit utama dan direktorat teknis di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/ kota, pendidik, tenaga kependidikan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam.
- memastikan koordinasi, keselarasan, serta kesinambungan program dan kegiatan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang terkait dengan implementasi pembeiajaran mendalam; dan
- memberikan gambaran mekanisme kerja implementasi pembelajaran mendalam bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sasaran Pedoman
Adapun sasaran Pedoman implementasi pembelajaran mendalamadalah
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
- Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten / Kota.
- Pendidik, kepala satuan pendidikan, pengawas sekolah, penilik satuan pendidikan, dan tenaga kependidikan lainnya.
- Mitra pembangunan pendidikan, pemangku kepentingan pendidikan lainnya yang terlibat dalam implementasi pembelajaran mendalam.
Ruang Lingkup Pedoman
Sedangkan ruang lingkup pedoman implementasi pembelajaran mendalam mencakup pendahuluan, tata kelola, manajemen rlsiko, sistem informasi dan komunikasi, pemantauan dan evaluasi, lini masa, dan penutup.
Secara umum, pedoman ini terdiri dari dari
- Pendahuluan
- Tata Kelola Implementasi Pembelajaran Mendalam
- Manajemen Resiko
- Sistem Informasi dan Komunikasi
- Pemantauan dan Evaluasi
- Lini Masa
- Penutup
Seri Pedoman Implementasi PM
Ingin memahami lebih dalam pedoman implementasi PM, Silahkan membuka artikel di bawah ini
Untuk memahami lebih dalam kerangka kerja Pembelajaran Mendalam dapat melihat artikel sebelumnya: Silahkan berkunjung ke Konsep Pembelajaran Mendalam
Revisi pada tanggal 31 Januari 2026

Artikel Terbaru
- Cara Membuat Block Pattern dan Reuseble di Editor Guternberg WordPress
- Pedoman Penyelenggaraan TKA dan Asesmen Nasional
- Panduan Lengkap Akreditasi Pendidikan di Indonesia: PAUD, Sekolah, Madrasah hingga PT
- Panduan Lengkap Standar Nasional Pendidikan
- Regulasi Pendidikan Nasional: Analisis Kritis Peraturan Perundang-undangan
- Sesi 2. Memahami Sistematika Kerangka Peraturan Sisdiknas

