Tujuan Literasi Digital di Indonesia
yunandra. Tujuan literasi digital di Indonesia harus jelas. Karena keberadaan tujuan akan menjadi arah kebijakan transformasi digital yang akan dikembangkan.
Kajian tujuan ini sangat penting dalam memahami perkembangan literasi digital yang mendukung rumusan inovasi pendidikan Islam.
Untuk mengetahui Kerangka Besar pembaharuan, silahkan buka Strategi Inovasi Pendidikan Islam
Pemerintah menyusun berbagai program peningkatan literasi digital dengan tujuan yang terarah.
Pengertian literasi digital adalah pengetahuan serta keterampilan memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya.
Apa Tujuan Literasi Digital di Indonesia
Pemerintah memfokuskan pada peningkatan kemampuan pengetahuan masyarakat Indonesia agar keterampilannya tidak sebatas mengoperasikan gawai (Kajian Roadmap Literasi Digital, 2020).
Adapun ujuan literasi digital dirumuskan berikut ini:
1. Kecakapan Digital
Tujuan pertama adalah Meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kesadaran, kreativitas, dan kecakapan teknologi digital
2. Budaya Digital yang Aman
Tujuan kedua adalah Meningkatkan dan mengembangkan kapasitas budaya penggunaan teknologi digital yang aman
3. Kecakapan Anti Konten Negatif
Tujuan ketiga Digital Literacy adalah mendorong peningkatan kecakapan dasar anti konten-negatif (anti hoax, anti-perundungan, anti ujaran kebencian, anti pornografi, anti pembajakan, anti radikalisme dan anti SARA, dsb)
4. Pemanfaatan Teknologi Digital Baru
Tujuan keempat adalah memberikan, mendorong, dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dasar pemanfaatan teknologi digital baru (emerging technology—antara lain robotika, IoT, AI, dan Big Data)
5. Komunitas Berbasis Digital
Tujuan kelima adalah menguatkan pengetahuan, pemberdayaan, dan fasilitas komunitas berbasis teknologi digital
Adapun tujuan utama dari program literasi digital adalah tercapainya kewargaan digital Indonesia.
Literasi digital pada masyarakat 5.0 sudah menjadi keterampilan dasar hidup untuk menjadi kewargaan digital yang produktif dan sehat
Apa manfaat bagi guru belajar literasi digital?
Guru sebagai aktor utama dalam proses pendidikan harus dapat merespon kebutuhan siswa.
Salah satunya bagaimana siswa bisa hidup di zaman digital dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat.
Maka guru harus memiliki literasi digital yang baik agar dapat membantu siswa menghadapi era teknologi digital.
Guru tidak boleh putus untuk selalu belajar salah satunya literasi digital.
Seorang guru literat digital akan mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi digital untuk proses pembelajaran yang interaktif.
Silahkan pelajari gagasan lain tentang literasi digital di: Seri Artikel Literasi Digital Terlengkap >>
Sumber: Kajian Roadmap Literasi Digital, 2020
Literasi Digital
- Literasi Digital dalam Pendidikan Islam: Pengertian, Manfaat, Kompetensi, dan Dampak Inovasi

- ICT Literacy UNESCO Framework: 3 Tingkatan Literasi Digital Global
- 5 Keterampilan Digital Era 5.0 untuk Sukses di Dunia Kerja
- Literasi Digital: 7 Kompetensi Penting Menurut UNESCO
- 4 Indikator Kompetensi Kecakapan Digital dari Kominfo yang Wajib Dikuasai
- 4 Indikator Kompetensi Budaya Digital: Kunci Etis Bermedia di Era Modern
Artikel Terbaru
- Refleksi Paparan Program 100 Hari Kerja: Sistem Penjaminan Mutu Kinerja
- Paparan Program 100 Hari Kerja Kepala Madrasah Baru di DKI Jakarta
- Fasilitasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal di BPMP Jakarta
- 3 Peran Guru Madrasah dalam Implementasi KBC di Madrasah
- Refleksi Pengawas Madrasah: Belajar Implementasi KBC melalui Program 1 Pengawas 1 Madrasah
- Instrumen Asesmen KBC: Cara Mengukur Internalisasi Nilai KBC
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |
Revisi tanggal 5 Desember 2025

