Madrasah

Merancang Program Ramadhan di Madrasah DKI Jakarta Berorientasi Kompetensi 531

yunandra. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang efektif untuk kegiatan yang menanamkan sikap spiritual dan sosial siswa madrasah.

Madrasah yang identik sebagai satuan pendidikan formal yang memiliki ciri khas Islam. Ajaran yang tampak dalam kehidupan nyata di lingkungan madrasah, tidak hanya simbolik tapi lebih ke substantif.

Untuk memaksimalkan kesempatan tersebut, telah terbit surat edaran bersama terkait kegiatan belajar di bulan Ramadhan 1446 H atau 2025.

Aturan bersama tiga kementerian yaitu Mendikdasmen, Menag, dan Mendagri.

Kanwil Kemenag DKI Jakarta mengirim SE bersama tersebut dengan surat yang berisi ketentuan khusus sebagai acuan pelaksanaan SE bersama tersebut.

Tulisan ini membahas surat edaran dari Kanwil Kemenag DKI Jakarta sebagai tindak lanjut dari SE Bersama tugas Menteri.


Kanwil Kemenag Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menerbitkan surat edaran terkait kegiatan pembelajaran di bulan ramadhan.

A. Kegiatan Ramadhan

Selama Bulan Suci Ramadhan, kegiatan pembelajaran di madrasah diarahkan untuk:

  • Penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik, bukan semata capaian akademik.
  • Pembelajaran kontekstual keislaman, melalui kegiatan ibadah, akhlak, dan sosial keagamaan.
  • Penyesuaian waktu dan bentuk pembelajaran, agar selaras dengan kondisi fisik dan psikologis peserta didik yang berpuasa.

Adapun Kegiatan yang sesuai anjuran antara lain:

  • Tadarus Al-Qur’an dan kajian keislaman.
  • Pesantren Ramadhan / Pesantren Kilat.
  • Pembiasaan ibadah (shalat berjamaah, doa, dzikir).
  • Kegiatan sosial dan kepedulian (infak, sedekah, bakti sosial).
  • Refleksi akhlak dan penguatan moderasi beragama.

Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan secara terencana, mendidik, dan proporsional, serta disesuaikan dengan jenjang dan kondisi madrasah.

B. Peran Kepala Madrasah

Kepala madrasah memiliki peran kunci dalam menyukseskan pembelajaran Ramadhan, antara lain:

  • Peran Manajerial
    • Menyusun dan menetapkan program kegiatan Ramadhan di madrasah.
    • Mengatur jadwal pembelajaran agar efektif dan ramah Ramadhan.
    • Mengoptimalkan peran guru dan tenaga kependidikan.
  • Peran Kepemimpinan Edukatif
    • Menjadi teladan dalam pelaksanaan nilai-nilai Ramadhan.
    • Mengarahkan kegiatan agar bermakna, bukan sekadar bukan sekadar seremonial.
    • Menjaga iklim madrasah tetap religius, kondusif, dan menyenangkan.
  • Peran Supervisi dan Pengendalian
    • Memastikan kegiatan Ramadhan berjalan sesuai edaran.
    • Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.
    • Menjamin keselamatan, ketertiban, dan kedisiplinan peserta didik.
  • Peran Kolaboratif
    • Berkoordinasi dengan guru, komite, orang tua, dan pihak terkait.
    • Menguatkan sinergi madrasah dengan lingkungan dan masyarakat.

Inti Pesan Surat Edaran adalah Ramadhan dijadikan momentum strategis bagi kepala madrasah untuk:

memperkuat karakter, spiritualitas, dan budaya religius madrasah melalui kepemimpinan yang aktif, humanis, dan bertanggung jawab.


Implementasi kompetensi 531 menggunakan pendekatan Backward Design yaitu hasil yang diharapkan, bukti ketercapaian, rancangan program kegiatan

A. Hasil : Apa hasil yang diharapkan dari kegiatan Ramadhan untuk Kompetensi profil lulusan MA Ramadhan

B. Bukti Ketercapaian. Apa bukti yang harus ada sebagai indikator ketercapaian hasil yang diharapkan

C. Kegiatan. Menyusun Kegiatan-kegiatan yang dapat menghantarkan ketercapaian tujuan?



Sumber: Surat Edaran Kanwil Kemenag DK Jakarta

Lainya


Artikel Terbaru

Ingin Meningkatkan Kompetensi
Secara Mandiri
,

Silahkan belajar
di madrasahyunandra.com
Buka