Penyusunan Rencana Aksi Guru di MAGIS berorientasi KBC di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
yunandracom. Setelah evaluasi kurikulum operasional madrasah, penulis melakukan pendampingan pengisian instrumen MAGIS berorientasi kurikulum berbasis Cinta (KBC) kepada guru MAN 23 Al Azhar Asy Syarif.
Kegiatan ini merupakan tugas utama Penulis melakukan pengawasan mutu pendidikan madrasah selain dari 10 peran atau jabatan yang bisa pengawas madrasah lakukan.
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Refleksi Pengawas madrasah: Satu Jabatan Fungsional, 10 Peran –>
Catatan ini juga sebagai refleksi Penulis dalam rangka mendukung program satu pengawas satu madrasah Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Komponen Refleksi di Akun MAGIS Guru
Pertemuan yang berlangsung santai di ruang guru MAN 23 Jakarta, penulis menampilkan dashboard Madrasah Digital Supervision (MAGIS).
Ada dua komponen yang wajib diisi oleh guru di MAGIS yaitu pertama komponen refleksi dan rencana. Kedua Refleksi Mindset KBC.
Baca: Aplikasi MAGIS: Platform Refleksi Pengawas Madrasah
Pengisian Rencana Aksi Guru MAN 23 Berorientasi KBC
Fokus utama pendampingan pengisian ini kepada rencana aksi guru MAN 23 di MAGIS yang berorientasi kepada implementasi kurikulum berbasis Cinta.
Rencana aksi tersebut merupakan bagian dari instrumen refleksi dan rencana aksi di akun MAGIS Guru yang berjumlah 30 poin.
Secara umum, poin-poin tersebut terbagi menjadi 3 kelompok yaitu
- Refleksi pembelajaran
- Rencana Aksi
- Refleksi 4 Kompetensi Guru
Untuk mempermudah penyusunan rencana aksi guru yang berorientasi KBC, tersedia kamus rencana Aksi KBC sebagai inspirasi bukan keharusan.
Baca: Kurikulum Berbasis Cinta: Teori dan Praktik Kebijakan Penguatan Karakter
Supervisi Guru MAN 23 Berdasarkan MAGIS
Setelah mengkis rencana aksi guru di MAGIS yang berorientasi kurikulum berbasis Cinta, maka supervisi guru MAN 23 Al Azhar Asy Syarif Jakarta akan fokus kepada Implementasi rencana aksi.
Guru dapat menyampaikan keberhasilan melaksanakan rencana aksi yang berorientasi KBC dan juga tantangan yang dihadapi berserta solusinya.
Tujuan utama dari supervisi guru adalah menciptakan budaya Refleksi perbaikan mutu pembelajaran.
Baca: Teori Refleksi dalam Pendidikan: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Melakukannya
Pendampingan Implementasi KBC di Madrasah Binaan
- Optimalisasi Pembiasaan Pagi dan Program MBG di MA Sultan Hasanuddin
- Pendampingan Perencanaan KBC di MAK UI Jakarta Selatan
- Pembekalan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 4 Jakarta sebagai Madrasah Piloting
- Bagaimana MAN 4 Jakarta merespon Kebijakan Kurikulum Berbasis Cinta?
Untuk melihat refleksi pendampingan, silahkan buka Refleksi Pengawas Mutu Pendidikan Madrasah: Pengawasan Yang Memberdayakan
Sumber: Kumpulan Bahan Ajar Satu Pengawas Satu Madrasah Implementasi KBC

Artikel Terbaru
- Penanaman Nilai Spiritual melalui piket kelas di Webinar Pokjawasnas
- Penyusunan Rencana Aksi Guru di MAGIS berorientasi KBC di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Evaluasi Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Penguatan Program SPSM dan Rencana PKKM 2026 di Jakarta Selatan
- Menanamkan Ekoteologi dalam penggunaan Prompt di Artificial Intelligence (AI)
- 4 Tugas dan Fungsi Guru Terbaru
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |
