Optimalisasi Pembiasaan Pagi dan Program MBG di MA Sultan Hasanuddin
yunandracom. Pendampingan pelaksanaan program pembiasaan pagi dan MBG di MA Sultan Hasanuddin oleh pengawas merupakan bagian dari aktivitas pengawas madrasah sebagai pengawasan mutu pendidikan.
Dengan adanya kebijakan kurikulum berbasis Cinta, juga sebagai pengawas madrasah, penulis mencoba menggali potensi waktu atau program yang sudah berjalan di MA Sultan Hasanuddin.
Peran sebagai pengawasan mutu pendidikan menjadi salah aktivitas penulis yang memiliki kesempatan melakukan berbagai kegiatan multi peran.
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Pengawas madrasah dengan multiperan –>
Maka catatan ini merupakan refleksi penulis setelah melaksanakan pendampingan madrasah binaan yaitu MA Sultan Hasanuddin.

Program Pembiasaan Pagi
Pada umumnya, Madrasah memiliki berbagai kegiatan pembiasaan keagamaan. Termasuk MA Sultan Hasanuddin memiliki program pembiasaan pagi dalam bentuk kegiatan tadarus dan shalat Dhuha.
Kegiatan ini sudah berjalan lama dan telah memiliki dampak positif dengan kemampuan menghafal surat An Naba bagi murid yang mau lulus.
Kondisi ini membuka peluang untuk dimaksimalkan agar lebih berdampak terhadap perkembangan murid.
Makan Bersama Melalui Kegiatan MBG
MA Sultan Hasanuddin menerima program makanan bergizi gratis (MBG). Pelaksanaannya saat waktu istirahat pertama berlangsung yaitu sekitar 09.30 sd 10.00
Kegiatan rutin merupakan peluang besar untuk membimbing dan menanamkan kebiasaan makan sesuai ajaran Islam.
Strategi Optimalisasi Kegiatan Pembiasaan dan MBG
R
Kamis, 30 Juli 2026, Penulis berdiskusi dengan unsur pimpinan di MA Sultan Hasanuddin untuk memaksimalkan dua kegiatan yang sudah berjalan yaitu pembiasaan pagi dan MBG.
Diskusi tersebut menghasilkan dua program yaitu satu guru 2 siswa dan Makan Ala Nabi.
Satu Guru 2 Siswa
Kegiatan pembiasaan pagi bertujuan untuk mendorong murid menghafal dua surat yaitu surat An-Naba dan Al-Ghasiyah. Sekaligus juga membimbing murid meningkatkan kualitas bacaan.
Maka implementasi berjalan menuju pencapaian tujuan. Lalu diadakan monitoring dengan program 1 guru 2 murid 1 bulan yaitu setiap guru mengecek bacaan murid 1 bulan sekali.
Langkah yang perlu madrasah lakukan adalah
- Menyusun jadwal 1 guru 2 murid
- Membuat Google Form pelaksanaan monitoring 121.
Kegiatan ini akan berlangsung selama satu semester. Di Akhir semester akan melakukan evaluasi program Pembiasaan Pagi.
Makan ala Nabi
Pada kegiatan optimalisasi makan bersama dalam program MBG, tercetus program yang mungkin bisa disebut “Makan Ala Nabi“. Adapun langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut
- Setiap guru yang mengajar di jam ke-4 menyisihkan 10 menit untuk persiapan makan bersama dengan MBG. Rincian kegiatan yaitu
- Ketua kelas menjaga ketertiban selama makan bersama. Adapun rincian kegiatannya adalah
- Menjaga ketenangan selama makan
- Memastikan setiap murid merapihkan kotak MBG setelah makan
- Memastikan kondisi kelas tetap bersih
- Memastikan tidak ada Makanan yang terbuang.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Madrasah perlu menyiapkan Hal berikut
- SOP pelaksanaan Makan Ala Nabi
- Adab Makan
Implementasi KBC pada Kegiatan Pembiasaan
Proses pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) terwujud pada kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, Kokurikuler dan pembudayaan atau pembiasaan.
Maka program 121 termasuk bentuk implementasi nilai-nilai KBC dalam bentuk kegiatan pembiasaan.
begitu juga Makan Ala Nabi menjadi bentuk implementasi KBC.
Sebagai pengawas madrasah, penulis mendampingi implementasi tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan program 1 pengawas 1 madrasah.
Untuk melihat aktivitas lainnya, silahkan buka: Catatan Refleksi Pengawas Madrasah sebagai pengawas mutu pendidikan >>
Sumber:

Pengawasan Mutu Pendidikan
- Refleksi Pengawas Mutu Pendidikan Madrasah: Pengawasan Yang Memberdayakan

- Menteri Agama: Siswa MAN 23 (MAYASYA) Harus Kuasai Bahasa Asing

- Gedung Laboratorium dan Perpustakaan: Dampak Terhadap Mutu MAN 23 Al Azhar Asy Syarif

- Refleksi Efektivitas Anggaran dalam Peningkatan Mutu di MA Sultan Hasanuddin Jakarta Selatan

- PKKM MA Al I’tishom: Penataan Program Madrasah Berbasis Pesantren

- MGMP Bahasa MAN 4 Jakarta: Refleksi Pembelajaran Bahasa di MAN 4 Jakarta

Artikel Terbaru
- Optimalisasi Pembiasaan Pagi dan Program MBG di MA Sultan Hasanuddin
- Manajemen Berbasis Sekolah dan Madrasah: Teori dan Praktik
- Refleksi Paparan Program 100 Hari Kerja: Sistem Penjaminan Mutu Kinerja
- Paparan Program 100 Hari Kerja Kepala Madrasah Baru di DKI Jakarta
- Fasilitasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal di BPMP Jakarta
- 3 Peran Guru Madrasah dalam Implementasi KBC di Madrasah
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |






