Supervisor (P1)

Membaca Buku: Kunci Sukses TKA di MA Pembangunan UIN Jakarta

yunandracom. Hari kedua pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi momentum penting untuk menggali lebih dalam tentang apa yang sebenarnya menjadi kunci sukses menghadapi TKA di madrasah.

Tulisan ini merupakan refleksi kunjungan ke MA Pembangunan UIN Jakarta, yang tidak hanya menyoroti teknis pelaksanaan ujian, tetapi juga menyentuh aspek budaya belajar dan kebiasaan membaca siswa.

Buku Madrasah Minimalis Strategi Pengembangan Sekolah Unggul Berbasis Islam
Buku Terbaru

Pada Selasa, 4 November 2025, berkesempatan hadir ke MA Pembangunan UIN Jakarta untuk memantau pelaksanaan TKA.

Setelah memberikan pengarahan dan motivasi kepada para peserta ujian, berlanjut dengan diskusi ringan bersama Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Yayat, dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Anas.

Diskusi tersebut menyoroti refleksi dari hari pertama pelaksanaan TKA. Dari percakapan sederhana itu muncul sebuah gagasan yang sangat menarik:

โ€œKebiasaan membaca buku merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan siswa dalam Tes Kemampuan Akademik.โ€

Pesan ini sebenarnya disampaikan oleh salah satu alumni MA Pembangunan yang kini sedang menempuh studi di perguruan tinggi.

Menurut Bapak Anas, alumni tersebut menyampaikan pesan inspiratif itu saat acara pengajian bulanan siswa, yang rutin menghadirkan alumni untuk berbagi pengalaman dan motivasi belajar.

Sebagai madrasah unggulan, MA Pembangunan memiliki berbagai program pengembangan diri siswa. Salah satu yang paling menonjol adalah program riset siswa. Melalui kegiatan riset intrakurikuler dan penelitian lapangan, siswa dibimbing untuk berpikir ilmiah dan kritis.

Program riset yang kuat tentu membutuhkan fondasi budaya membaca yang kokoh. Dengan membiasakan diri membaca buku, siswa tidak hanya memperluas pengetahuan, tetapi juga meningkatkan kualitas berpikir dan penelitian mereka.


Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukanlah ujian hafalan, melainkan ujian kemampuan menalar dan memecahkan masalah.

Setiap soal dirancang untuk mengukur sejauh mana siswa mampu memahami teks, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan logis.

Berdasarkan berbagai literatur pendidikan, membaca buku memberikan dampak langsung terhadap pengembangan empat kompetensi penting berikut:

1. Literasi Membaca

Kemampuan memahami, menggunakan, dan mengevaluasi berbagai teks akademik. Literasi ini sangat berperan dalam memahami konteks soal dan memilih jawaban yang paling tepat.

2. Berpikir Kritis dan Analitis

Membaca buku melatih siswa untuk menyimak ide penulis, menilai argumentasi, dan membandingkan informasi dari berbagai sumber.

Proses ini membentuk pola pikir kritis dan logis, kompetensi utama dalam soal TKA.

3. Ketekunan dan Konsentrasi

Membaca buku membutuhkan fokus dan kesabaran. Kegiatan ini melatih siswa untuk menahan distraksi, bertahan dalam proses belajar panjang, dan membangun daya tahan mental menghadapi ujian.

4. Penguasaan Bahasa dan Pengetahuan Latar

Setiap buku yang dibaca memperluas kosakata dan pengetahuan lintas bidang. Siswa yang gemar membaca memiliki kemampuan memahami teks soal secara lebih cepat dan kontekstual.


Berdasarkan buku panduan Tanya Jawab TKA, soal-soal TKA berfokus pada penalaran dan pemecahan masalah.

Dengan demikian, membaca buku menjadi latihan dasar untuk mengasah kemampuan berpikir logis dan reflektif.

Kebiasaan membaca membantu siswa untuk:

  • Memahami makna soal dengan lebih baik,
  • Menarik kesimpulan berdasarkan logika,
  • Menjawab dengan argumentasi yang kuat.

Dengan kata lain, membaca adalah latihan berpikir. Membaca membuka wawasan, menyiapkan mental, dan membangun pola pikir ilmiah yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan akademik masa depan.

Buku: Tanya jawab TKA


Dari pesan alumni hingga refleksi para guru, kita belajar satu hal penting:

Kunci sukses Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah membaca buku.

Membaca melatih kemampuan berpikir, memperkaya pengetahuan, dan membentuk karakter pembelajar sejati.

Madrasah yang membangun budaya membaca berarti sedang menyiapkan generasi cerdas, tangguh, dan berkarakter.

Baca juga: Dampak spiritual dari TKA–>>


SumberKumpulan Regulasi Tes Kemampuan

Madrasah yunandra
Kelas Online Pengawas Madrasah

Lainya