4 Pilar Kerangka Kerja Literasi Digital di Indonesia
yunandra. Indonesia memiliki 4 pilar kerangka kerja literasi digital sebagai acuan transformasi digital di seluruh bidang termasuk pendidikan.
Tema ini menjadi bagian tema Pengembangan Literasi Digital yang menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan teknologi digital Pendidikan Islam.
Silahkan mengikuti kupas tuntas teknologi digital di dunia pendidikan di artikel: Teknologi Komputer dan Media Pembelajaran Digital >>
Perkembangan teknologi digital menuntut pendidikan meresponnya dengan penguatan literasi digital berdasarkan 4 pilar kerangka kerja.
Transformasi digital di lingkungan pendidikan menjadi keharusan untuk menyiapkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Apa Kerangka Kerja Literasi Digital ?
Berdasarkan road Map literasi digital tahun 2022-2024 terdapat 4 pilar sebagai kerangka kerja literasi digital.
1. Digital Skills
Kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak TIK serta sistem operasi digital dalam kehidupan Sehari-hari
2. Digital Culture
Kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari dan digitalisasi kebudayaan melalui pemanfaatan TIK
3. Digital Safety
Kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari
4. Digital Ethics
Kemampuan User dalam mengenali, mempolakan, menerapkan, menganalisis, menimbang dan meningkatkan kesadaran pelindungan data pribadi dan keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari.
Apa Manfaat bagi Guru?
Kerangka kerja memberikan kemudahan bagi guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai kebutuhan zaman.
Perkembangan teknologi digital sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Sehingga dalam proses pembelajaran, guru harus dapat beradaptasi dengan tuntutan zaman.
Guru dapat pembelajaran berbasis literasi digital berdasarkan 4 kerangka kerja.
- Keterampilan Digital (Digital Skill). Guru bisa menetapkan keterampilan dasar yang harus siswa miliki untuk hidup di era digital
- Budaya Digital (Digital Culture). Guru perlu menciptakan budaya digital yang mendorong siswa menjadi produser aktif bukan konsumen pasif.
- Aman Digital (Digital Safety). Guru harus mengajarkan siswa untuk aman bermedia digital dengan menjaga kerahasian data.
- Etika Bermedia Digital (Digital Ethic). Guru harus menanamkan kepada siswa bagaimana beretika yang baik dalam bermedia digital terutama media sosial.
Silahkan pelajari gagasan lain tentang literasi digital di: Seri Artikel Literasi Digital Terlengkap >>
Sumber: Buku Road MAP Literasi Digital 2021-2024, Kemenkominfo, 2020
Literasi Digital
Artikel Terbaru
- Seninan di Pokjawas Sumedang saat Monitoring Implementasi KBC
- Penanaman Nilai Spiritual melalui piket kelas di Webinar Pokjawasnas
- Penyusunan Rencana Aksi Guru di MAGIS berorientasi KBC di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Evaluasi Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) di MAN 23 Al Azhar Asy Syarif
- Penguatan Program SPSM dan Rencana PKKM 2026 di Jakarta Selatan
- Menanamkan Ekoteologi dalam penggunaan Prompt di Artificial Intelligence (AI)
| Ingin Meningkatkan Kompetensi Secara Mandiri, Silahkan belajar di madrasahyunandra.com |
| Buka |
Revisi tanggal 5 Desember 2025
