Struktur Kurikulum Merdeka SMP dan Alokasi Waktunya
Struktur Kurikulum Merdeka SMP/MTs terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu Pembelajaran Intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan pola jam pelajaran per tahun.
Baca Lebih LanjutStruktur Kurikulum Merdeka SMP/MTs terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu Pembelajaran Intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan pola jam pelajaran per tahun.
Baca Lebih LanjutStruktur Kurikulum Merdeka SD terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu Pembelajaran Intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan pola jam pelajaran per tahun.
Baca Lebih LanjutKunci Keberhasilan implementasi kurikulum merdeka di madrasah ditentukan oleh beberapa faktor dan perlu keterlibatan semua pihak, serta kebijakan yang memihak terhadap madrasah.
Baca Lebih LanjutCapaian Pembelajaran PAI SMA terbagi menjadi dua fase yaitu E (kelas X) dan F (kelas XI dan XII) dengan deskripsi berdasarkan 5 elemen keilmuan PAI.
Baca Lebih LanjutCapaian pembelajaran PAI SMP Terbaru versi BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 hanya 1 fase yaitu fase D untuk kelas 7, 8, dan 9.
Baca Lebih LanjutCapaian Pembelajaran PAI SD terbagi menjadi 3 fase. Setiap fase terdiri dari 2 tahun. Rinciannya yaitu Fase A (kelas 1 & 2) Fase B (kelas 3 & 4), dan Fase C (kelas 5 & 6)
Baca Lebih LanjutCapaian Pembelajaran PAI ditetapkan berdasarkan SK Kepala BSKAP No. 8 Tahun 2022 untuk melaksanakan kebijakan Kurikulum Merdeka.
Baca Lebih LanjutKerangka Dasar Kurikulum Prototipe ditetapkan oleh Pemerintah sebagai acuan sekolah mengembangkan kurikulum operasional satuan pendidikan atau sekolah, selain penyusunan Tujuan Pembelajaran dan alur Tujuan Pembelajaran serta modul ajar atau RPP Plus
Baca Lebih LanjutPenguatan Guru, Kepala madrasah, dan Pengawas Madrasah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kurikulum prototipe di madrasah. Khususnya Pengawas Madrasah memiliki kesempatan memerankan berbagai aktor untuk mendukung madrasah.
Baca Lebih LanjutDukungan Implementasi kurikulum prototipe di non Sekolah Penggerak telah disiapkan oleh Kemendikbudristek sebagai antisipasi keterbatasan peserta Program Sekolah Penggerak dan Respon Sekolah terhadap kurikulum prototipe.
Baca Lebih LanjutKarakteristik Utama Kurikulum Prototipe dalam recovery Learning Loss sebagai penyempurnaan kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum 2013 dan kurikulum darurat atau kurikulum esensial.
Baca Lebih Lanjut