Asesor

PKKM 2025 MAN 11: Menuju Standarisasi Mayoritas

yunandracom. PKKM 2025 mulai di MAN 11 Jakarta dengan orientasi pada komitmen perubahan madrasah.

Tulisan ini menjadi catatan refleksi pelaksanaan PKKM 2025. Selain dokumentasi kegiatan, Catatan ini menjadi gagasan ringan yang berharap menjadi inspirasi bagi madrasah.

Madrasah yunandra
Kelas Online Pengawas Madrasah

Pertama masuk gerbang MAN 11 terpampang spanduk program unggulan yang berjumlah 6 program unggulan, yaitu

  1. Madrasah Inklusi
  2. Madrasah Adiwiyata
  3. Madrasah Digital
  4. Madrasah Riset
  5. Madrasah Bridge
  6. Madrasah Menuju ZI WBK/WBBM

Enam program yang menantang MAN 11 Jakarta sekaligus peluang.

MAN 11 Jakarta perlu memaksimalkan potensi yang ada termasuk penguatan kemitraan dengan semua pihak.


PKKM 2025 memiliki orientasi kepada komitmen perubahan kepala madrasah. Komitmen tersebut terdiri dari dua komponen yaitu kemampuan refleksi dan kapasitas perubahan.

1. Kemampuan Refleksi

Komitmen perubahan pertama adalah kemampuan melakukan refleksi.

Madrasah perlu melakukan refleksi untuk menjawab dua hal yaitu

  1. Apa potensi yang MAN 11 Jakarta miliki?
  2. Bagaimana memaksimalkan potensi tersebut untuk meningkatkan layanan pendidikan madrasah?

Berdasarkan survei singkat, MAN 11 memiliki berbagai potensi, salah satunya guru.

Menurut konsep “Madrasah Minimalis“, Potensi guru merupakan salah satu dari 3 unsur penting dalam mengembangkan madrasah unggulan.

Madrasah Minimalis” memperkenalkan 3 unsur penting yaitu

  1. Potensi guru.
  2. kebutuhan siswa.
  3. inovasi program rutin.

Berdasarkan hasil diskusi dengan tim penjaminan mutu dan tim Humas, ada potensi guru yang dapat dimaksimalkan yaitu

  1. Guru yang terlibat dalam program Bridge
  2. Guru yang terlibat di Program The Japan Foundation

Kedua potensi tersebut dapat mendukung slogan madrasah mendunia.

Sedangkan kebutuhan siswa dapat dilihat dari beberapa faktor. Salah satunya adalah kesiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi

Kedua potensi guru tersebut bisa bermanfaat untuk mempersiapkan kemampuan bahasa juga mengarahkan dan membimbing masuk tujuan universitas.

Proses menuju hal tersebut dengan memaksimalkan program rutin madrasah. Berikut saran yang bisa menjadi pertimbangan di program rutin.

  1. Intrakurikuler. Memaksimalkan potensi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas sesuai alokasi waktu mata pelajaran untuk mencapai tujuan siswa.
  2. Kokurikuler. Merancang kegiatan kokurikuler yang dapat memberdayakan potensi guru sesuai tujuan siswa.
  3. Ekstrakurikuler. Menyelenggarakan program ekstrakurikuler yang dapat memberdayakan potensi guru untuk membimbing siswa mencapai tujuan
  4. Pembiasaan. Menciptakan budaya yang mengarah kepada pencapaian tujuan siswa.

MAN 11 bisa melakukan inovasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan.


2. Kapasitas Perubahan

Komponen kedua dari orientasi PKKM di MAN 11 Jakarta adalah kapasitas perubahan dengan 3 pertanyaan pemantik:

  1. Apa program baru yang berbeda dengan program tahun lalu?
  2. Apa dampak program baru tersebut terhadap anak?
  3. Apa rencana tindak lanjut dari program tersebut untuk tahun depan?

Secara data dan realita, Madrasah Aliyah Negeri 11 Jakarta telah melakukan berbagai inovasi di 6 program unggulan.

Catatan menarik dari program unggulan MAN 11 Jakarta yaitu

  1. Madrasah Riset. MAN 11 Jakarta termasuk salah satu madrasah riset berdasarkan SK Dirjen Pendis No. 6757 Tahun 2020 >>. Pembelajaran riset harus budaya di kalangan siswa.
  2. Madrasah Bridge. Madrasah yang mengikuti kegiatan Australia – Indonesia Bridge School Partnership Program yang diselenggarakan oleh Australia Government dan Asian Education Foundation.
  3. Program NIHONGO Partners. Kerjasama antara Kanwil Kemenag Agama DKI Jakarta dengan Japan foundation untuk peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Jepang.

Ketiga program tersebut menjadi aset penting untuk mewujudkan madrasah maju, bermutu dan mendunia.


Dengan pengamatan lewat data, dan wawancara, ada catatan penting yang bisa menjadi saran di tahun depan yaitu naik kelas.

MAN 11 Jakarta mulai meningkatkan orientasi pengembangan madrasah dari pencapaian prestasi minoritas menuju standar mayoritas.

Artinya program unggulan tersebut harus memberikan dampak ke sebagian besar siswa, bukan hanya terbatas pada siswa yang mengikuti lomba berprestasi.



Buku Terbaru

Ingin Meningkatkan Kompetensi
Secara Mandiri
,

Silahkan belajar
di madrasahyunandra.com
Buka