Organisator

7 Protas Kolaborasi di acara Pengukuhan Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan

yunandracom. Catatan Program Prioritas Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Jakarta Selatan ini menjadi refleksi pertama di tahun 2026 atas keterlibatan saya dalam organisasi profesi dan kelompok kerja.

Momentum ini tidak sekadar seremonial pergantian kepengurusan, tetapi juga penanda dimulainya arah baru kerja kolektif.

Hanya dalam waktu sembilan hari pasca terbitnya SK Kepala Kantor tentang susunan Pengurus Pokjawas, kerja cepat dan kolaboratif berhasil mewujudkan Pengukuhan Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan Periode 2026โ€“2030.

Pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru tersebut.

Pengukuhan itu bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari komitmen bersama.

Karena itu, saya mencoba merefleksikan momentum tersebut dengan menyoroti program-program prioritas yang akan menjadi arah gerak kepengurusan baru ke depan.

Madrasah yunandra
Kelas Online Pengawas Madrasah

Bermula dari Musyawarah Daerah (Musda) pada 23 Januari 2026. Musda itu tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga menetapkan susunan pengurus yang akan mengemban amanah periode 2026โ€“2030.

Semua pengawas madrasah yang berjumlah 21 orang menjadi pengurus termasuk saya yang tidak hadir di acara Musda. Dan dari titik itulah langkah bersama mulai.

Beberapa hari setelah Musda, saya sebagai bagian dari pengurus baru ikut terlibat langsung pada gelaran rapat perdana.

Agenda utamanya jelas yaitu menuntaskan administrasi kepengurusan dan menyiapkan prosesi pengukuhan. Ritme kerja terasa cepat, tetapi tetap terarah.

Pada 2 Februari 2026, terbitlah SK Kepala Kantor Kemenag Kota Jakarta Selatan Nomor 15 Tahun 2026 tentang Pengurus Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan Periode 2026โ€“2030. SK tersebut menjadi legitimasi formal sekaligus penguat semangat untuk bergerak lebih solid.

Bersama Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Jakarta Selatan, IGRA, KKMI, KKMTs, dan KKMA, disepakati bahwa 11 Februari 2026 menjadi hari pengukuhan pengurus Pokjawas, yang dirangkai dengan pembinaan kepala RA, MI, MTs, MA, dan MAK swasta.

Momentum ini tidak hanya menegaskan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat sinergi insan madrasah di Lingkungan Kemenag kota Jakarta Selatan.

Kerja cepat dan tuntas dalam rentang waktu singkat itu tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi semua pihak.

Inilah awal yang baik, sebuah fondasi bahwa kebersamaan dan sinergi adalah kunci untuk mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.

Baca: Bagaimana Strategi Mewujudkan Madrasah Mendunia


Momentum pengukuhan semakin bermakna dengan kehadiran Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Dr. Adib. beliau juga memberikan arahan dan pembinaan kepada para pengawas serta kepala madrasah yang hadir.

Kehadiran beliau menghadirkan energi tersendiri, khususnya bagi para kepala madrasah swasta. Suasana forum berubah menjadi ruang dialog terbuka, tempat berbagai persoalan disampaikan secara langsung dan dicari jalan keluarnya bersama.

Isu fasilitas dan kebijakan PMB (Penerimaan Murid Baru) menjadi sorotan utama dalam sesi tanya jawab. Beragam aspirasi mengemuka, mencerminkan dinamika dan tantangan yang madrasah swasta hadapi di lapangan.

Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Kementerian Agama hadir untuk madrasah swasta. Penegasan ini penting, mengingat mayoritas madrasah adalah milik masyarakat.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penguat komitmen bahwa sinergi antara pemerintah dan pengelola madrasah harus terus dirawat demi keberlanjutan dan mutu pendidikan.


Usai prosesi pengukuhan, Ketua Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan, H. Fathurrahman, memaparkan Program Prioritas (Protas) sebagai arah gerak kepengurusan baru.

Paparan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari diskusi bersama Ketua IGRA, KKMI, KKMTs, dan KKMA. Karena itulah program ini bernama Program Prioritas Kolaborasi, sebuah kesepakatan bersama yang menjadi payung bagi pengembangan program-program turunan di masing-masing jenjang.

Menariknya, arah Protas tersebut sejalan dengan program kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kota Jakarta Selatan, Dr. Supadi.

Sebagai kasi Penmad yang baru, beliau memaparkan semangat dan strategi untuk mewujudkan 8 dimensi profil lulusan madrasah. Visi ini bertaut kuat dengan program prioritas kolaborasi Pokjawas.

Keselarasan arah ini menjadi sinyal positif. Ketika Pokjawas, Penmad, IGRA dan kelompok kerja kepala madrasah bergerak dalam frekuensi yang sama, ruang sinergi terbuka semakin lebar.

Seperti pesan Kepala Kanwil yang dinukil oleh Kepala Kantor, M Yunus Hasyim, sinergi yang dibangun melalui kolaborasi akan melahirkan energi. Dan energi itulah yang menjadi modal utama untuk bergerak bersama, lebih solid dan lebih terarah.


Program Prioritas Kolaborasi di paparan ketua Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan berjumlah tujuh program. Seluruhnya fokus pada penguatan dua komponen utama: lembaga dan GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) madrasah.

Adapun ketujuh program prioritas itu adalah

  1. Akreditasi
  2. Kurikulum madrasah
  3. EDM ERKAM
  4. Prestasi Lembaga
  5. Pengembangan Profesi GTK
  6. Kinerja Kepala RA dan Madrasah
  7. Prestasi GTK

Program-program ini terdistribusi ke dalam tiga bidang dan empat koordinator jenjang dalam struktur kepengurusan Pokjawas Kota Jakarta Selatan.

Para ketua bidang dan koordinator jenjang menjadi leading sector yang memastikan setiap program berjalan terarah dan terukur.

Dengan komposisi tersebut, ketujuh Protas bukan sekadar agenda tambahan, melainkan menjadi program utama kepengurusan.

Untuk menggerakkannya, Pokjawas memiliki sejumlah sarana strategis, yaitu

  1. Seninan. forum rutin mingguan di bawah koordinasi Bidang Peningkatan Kompetensi Pengawas untuk konsolidasi dan penguatan program.
  2. Rabu Belajar. ruang pembinaan dan pengembangan GTK di bawah koordinator jenjang
  3. Website dan Podcast. sebagai kanal informasi, publikasi, dan diseminasi praktik baik di bawah bidang Humas

Di atas semua itu, penguatan dilakukan melalui program digitalisasi.

Pada momentum pengukuhan, Ketua Pokjawas meluncurkan produk digital terbaru berupa Aplikasi Pemetaan Prestasi Madrasah atau Platform Prestasi. Aplikasi ini memungkinkan monitoring capaian prestasi lembaga secara real time di seluruh wilayah Jakarta Selatan.

Inovasi ini mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kemenag Kota Jakarta Selatan. Melalui platform tersebut, beliau dapat memantau perkembangan prestasi madrasah secara lebih terukur dan transparan.

Dengan semangat baru, kepengurusan baru, dan kolaborasi semua pihak, tujuh Protas ini diharapkan menjadi langkah nyata mewujudkan tagline Pokjawas Madrasah Jakarta Selatan:

Fokus Lokal Dampak Nasional” (Lihat video Theme Songnya



Sumber: PMA Nomor 2 Tahun 2011 Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam

Konsep Madrasah Minimalis Strategi Pengembangan Madrasah
Buku Terbaru

Artikel Terbaru

Ingin Meningkatkan Kompetensi
Secara Mandiri
,

Silahkan belajar
di madrasahyunandra.com
Buka