Apa Fokus utama Kegiatan Komunitas Belajar?
Yunandra.com. pertanyaan tentang apa fokus utama kegiatan komunitas belajar atau Kelompok Kerja menjadi tema penting dalam mendukung program PKB GTK Madrasah.
Kelompok kerja atau komunitas belajar menjadi bagian dari pengelolaan guru madrasah agar dapat mewujudkan inovasi pendidikan dari aspek kualitas GTK Madrasah.
Ingin memahami secara lengkap strategi pengelolaan SDM Pendidikan, silahkan buka Inovasi Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Dofur tahun 2020 menjelaskan ide besar dalam menjalankan komunitas belajar. Fokus pembentukan komunitas belajar pada 3 ide besar.
Menurut SK Dirjen GTK No. 4141 Tahun 2023, Komunitas Belajar adalah sekelompok Guru yang belajar bersama-sama dan berkolaborasi secara rutin, baik dalam sekolah, antar sekolah, maupun melalui platform pembelajaran secara daring dengan tujuan yang terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik.
Tiga Ide Besar sebagai Fokus Komunitas Guru
Komunitas belajar sangat penting karena komunitas belajar menjadi wadah untuk merealisasikan terjadinya kolaborasi antar guru dan Tenaga kependidikan.
Ada 3 ide besar dari pembentukan komunitas guru yaitu
1. Fokus pada Pembelajaran murid
Fokus pada pembelajaran murid menjadi hal utama dalam kegiatan komunitas guru. karena tujuan pendidikan adalah memastikan peserta didik terlibat dalam proses pembelajaran yang berkualitas.
Panduan Pengembangan Komunitas Guru memberikan 4 pertanyaan kritis yaitu
- Apa yang kita harapkan untuk murid peserta?
- Bagaimana kita tahu bahwa saetiap murid telah belajar hal tersebut?
- Bagaimaan respon kita jika ada murid yang tidak belajar?
- Bagaimana kita akan memperkaya pembelajaran untuk murid yang sudah mahir?
2. Membangun budaya kolaborasi dan komitmen bersama Di Komunitas
Pembelajaran akan lebih optimal jika GTK dapat berkolaborasi dengan GTK lainnya. Hal ini dapat menghadirkan suasana belajar bersama dan memiliki tanggung jawab bersama.
Kolaborasi dan komunikasi menjadi kompetensi penting di abad 21.
Bahkan menurut model kompetensi guru, keduanya masuk menjadi salah satu indikator dari kompetensi sosial. (Lihat model kompetensi guru)
3. Berorientasi pada Hasil Belajar Murid
Guru dan tenaga kependidikan perlu mengembangkan komunitas belajar sebagai sarana mendiskusikan hasil belajar peserta didik. Prosesnya dengan cara membandingkan hasil belajar peserta didik sebelumnya dengan kondisi sekarang.
Komunitas belajar tidak hanya membuat guru-guru lebih pintar, tapi lebih dari memberikan dampak terhadap keberhasilan murid.
Untuk mendalami mengenai guru professional dari sudut regulasi dan gagasan refleksi, silahkan kunjungi Pengembangan Profesi Guru Madrasah
Sumber: Panduan Optimalisasi Komunitas Belajar, 2023
Guru Madrasah Teknomania
- 5 Posisi Guru dalam Budaya Positif dan Disiplin
- Cara Membuat Menu Khusus di Dashboard WordPress Gutenberg
- Cara menganalisa kinerja website di Google Search Console
- Cara Membuat Block Pattern dan Reuseble di Editor Guternberg WordPress
- Asesmen Berbasis Cinta (ABC): Gagasan Penilaian Kompetensi Kepribadian dan Sosial
- Growth Level: Tingkatan Kompetensi GTK Madrasah

