Masjid dan Makam Imam Asy Syafi’i
yunandra. Mendapatkan kesempatan berkunjung ke Al Azhar Mesir Kairo terasa kurang sempurna kalau tidak ziarah ke makam Imam Syafi’i dan shalat di masjid-nya. Ini bagian dari proses sebagai pengawas pembelajar.
Pengawas pembelajar merupakan salah satu aktivitas pengawas madrasah multiperan yang dapat mendukung peningkatan mutu pendampingan madrasah.
Untuk lengkapnya, Silahkan buka halaman: Pengawas madrasah dengan multiperan –>
Dari sudut konten, materi yang tertuang di tulisan ini termasuk materi Sejarah Islam yang merupakan rumpun dari Muatan Pendidikan Agama Islam.
Kajian lengkap tentang PAI, silahkan buka artikel: Materi Pendidikan Agama Islam dalam Sisdiknas
Masjid Imam Syafi’i
Pantas jika Mesir terkenal dengan Negeri para ulama. Salah satunya Imam Syafi’i yang wafat dan makam Imam ada di Mesir.
Banyak Ulama lahir dari Mesir. Salah satu sebabnya adalah Al Azhar Asy Syarif. Universitas Tertua di Dunia yang awal proses pendidikannya berasal dari Masjid Al Azhar, kemudian berkembang menjadi universitas terbesar dan tertua di Dunia.
Profil: Universitas Al Azhar Mesir
Selain itu, Banyak juga Ulama yang pindah ke Mesir, menetap di Mesir sampai meninggal di Negeri Kinanah. Salah satu Ulama besar yang meninggal di Mesir adalah Imam syafi’i, satu satu dari 4 Imam Madzhab yang paling banyak pengikutinya di dunia. Terutama di Indonesia, Madzhab Imam Syafi’i adalah madzhab Mayoritas Umat Islam Indonesia.
Profil Imam Syafi’i
Imam Syafi’i memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i al-Muththalibi al-Qurasyi. Beliau lahir di Gaza, Palestina pada tahun 150 H atau 767 M. Pada usia 13 tahun, Ibunya mengirim Imam Syafi’i untuk belajar kepada Imam Malik di Madinah dan Imam Sufyan bin Uyainah di Makkah.
Imam Syafi’i melakukan perjalanan dalam menuntut ilmu ke beberapa kota di Jazirah Arab. Imam Syafi’i memulai perjalananya dari Gaza Palestina menuju kota Makkah dan kota Madinah. Kemudian berlanjut ke negara Yaman dan Baghdad Irak. Terakhir menuju Mesir, Beliau Tinggal di Mesir sampai Meninggal. Di setiap kota yang Imam kunjungi, Imam Syafi’i belajar dan menimba ilmu dari para Ulama Besar yang berada di kota tersebut.
Guru yang paling Imam syafi’i kagumi adalah Imam Malik bin Anas (Madzhab Imam Malik), kemudian Imam Sufyan bin Uyainah.
Karya Imam Syafi’i adalah Ar-Risalah dan Al-Umm.
Adapun murid Imam Syafi’i yang kemudian menjadi Tokoh dan ulama besar antara lain:
- Ahmad bin Hanbal, Ahli Hadits dan sekaligus juga Ahli Fiqih dan Imam Ahlus Sunnah dengan kesepakatan kaum muslimin.
- Al-Hasan bin Muhammad Az-Za’farani
- Ishaq bin Rahawaih,
- Harmalah bin Yahya
- Sulaiman bin Dawud Al Hasyimi
- Abu Tsaur Ibrahim bin Khalid Al Kalbi
Imam Syafi’i pindah ke Mesir tahun 200 H. Beliau meninggal di tahun 204 H atau 819 M dan makam Imam Syafi’i di Fusthat, Kota Lama di Mesir, pada usia 52 tahun.
Lokasi makam Imam Syafi’i berada di Jalan Al Qadariyah. Jarak dari Masjid Amr bin Ash sekitar 4 km melewati jalan Al-Laitsi. Sedangkan jarak dari Masjid Al Azhar ke Masjid Asy Syafii sekitar 5 – 6 Km.
Sekarang di lokasi Makam Imam telah dibangun Masjid dengan masjid Asy-Syafi’i. Para Penziarah harus melewati Pasar dulu sebelum masuk ke areal masjid Asy-Syafi’i.
Ingin tahu kegiatan lainnya, silahkan membuka halaman Catatan perjalanan pembelajar >>
Referensi: https://id.wikipedia.org/Biografi Imam Syafi’i
Wisata Ilmiah
- Perlukah Kompetensi Khusus GTK Madrasah?
- FGD PKB Digital: Strategi Peningkatan Mutu GTK Madrasah
- FGD Pedoman Pendidikan Antikorupsi di Madrasah: Sebuah Wawasan Penguatan Karakter Integritas
- Merumuskan Profil Kepala Madrasah Yang Sukses
- PKB Madrasah 2026: Fase Optimalisasi Dalam Pengembangan Profesi
- Pengawas Madrasah Pembelajar: Konsep dan Catatan Belajar
