Mengenal 3 Komponen Karakter yang Baik Menurut Lickona
Kajian Komponen karakter menurut Thomas Lickona menjadi bagian penting dalam bahasan Pendidikan Karakter dan Akhlak.
Hal ini tidak lepas dari pemahaman bahwa karakter bukan hanya tindakan saja tapi muncul dari proses komponen yang lain.
Juga tidak lepas dari pendidikan agama, karena karakter yang baik dasarnya dari agama. Karena agama menjadi sumber utama untuk mendefinisikan sebuah istilah, termasuk karakter.
Kajian lengkap tentang PAI, silahkan buka artikel: Materi Pendidikan Agama Islam dalam Sisdiknas
Untuk itu, penulis akan membahas komponen karakter berdasarkan pendapat Thomas Lickona.
Menurut beliau terdiri dari 3 komponen yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral acting atau doing.
Buku: Educating for Character (Mendidik untuk Membentuk Karakter)
Pengetahuan Moral Sebagai Komponen Pertama
Komponen karakter yang baik adalah pengetahuan moral. pengetahuan moral terkait dengan sesuatu yang diajarkan. sehingga dijadikan tujuan dari Pendidikan karakter.
Baca: Pendidikan Karakter menurut Permendiknas
ada 6 aspek terkait dengan pengetahuan moral sebagai komponen pertama, yaitu
1. Kesadaran Moral
Kesadaran moral terdiri dari dua aspek yaitu pertama menggunakan pemikiran untuk melihat situasi. kedua memahami informasi dari permasalahan yang bersangkutan
2. Pengetahuan Nilai Moral
Pengetahuan tentang nilai-nilai moral adalah mengetahui nilai-nilai moral dan memahami cara menerapkannya.
3. Penentuan Perspektif
Penentuan Perspektif adalah kemampuan untuk mengambil sudut pandang prang lain.
4. Pemikiran Moral
Pemikiran moral yaitu melibatkan pemahaman apa yang dimaksud dengan moral dan mengapa harus aspek moral
5. Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah kemampuan berpikir cara bertindak sesuai moral
6. Pengetahuan Pribadi
Pengetahuan pribadi merupakan aspek paling sulit. Aspek Pengetahuan Pribadi adalah kesadaran akan kekuatan dan kelemahan karakter diri.
Perasaan Moral
Perasaaan moral sebagai komponen karakter yang baik berkaitan dengan emosi. Menurut Lickona, Sifat emosional merupakan karakter telah diabaikan dalam pembahasan pendidikan moral. Di sisi lain, Sifat emosional sangat penting.
Ada enam aspek yang termasuk perasaan moral , yaitu
1. Hati Nurani
Hati nurani memiliki sisi koginif dan sisi emosional
2. Harga Diri
Harga diri yang tinggi tidak menjamin karakter baik.
3. Empati
Empati adalah meletakan posisi dirinya seperti posisi orang lain.
4. Mencintai Hal yang Baik
Mencintai hal yang baik merupakan bentuk karakter yang tertinggi
5. Kendali Diri
Kendali diri merupakan kebaikan moral yang diperlukan.
6. Kerendahan Hati
Kerendahan diri merupakan bagian esensial dari karakter baik yang sering diabaian.
TIndakan Moral
Komponen karakter yang baik yang ketiga adalah Tindakan Moral. Tindakan moral merupakan hasil atau outcome dari pengetahuan moral dan perasaan moral.
Jika seseorang memiliki kualitas pengetahuan moral atau kecerdasan dan emosi, maka dimungkinan melakukan apa yang dia ketahui dan rasa itu benar.
Tindakan moral terdiri dari dari beberapa aspek, yaitu:
1. Kompetensi
Kompetensi adalah kemampuan mengubah penilaian dan perasaan moral dalam tindakan moral yang efektif
2. Keinginan
Keinginan berada pada inti dorongan moral.
3. Kebiasaan
Kebiasaan merupakan bagian pendidikan moral. Sesorang berbuat baik sering disebabkan dorongan kebiasaan. Maka pendidikan karakter adalah pendidikan pembiasaan.
untuk mengetahui lebih lengkap, silahkan buka Pendidikan Karakter dan Akhlak pad Sistem Pendidikan Nasional
Artikel
- Pendidikan Karakter dan Akhlak di Sekolah: Integrasi dalam Materi PAI dan Budaya Madrasah
- 4 Sikap Mandiri: Pembentukan Karakter di Pesantren
- Pendidikan Agama Islam di Sisdiknas: Inovasi Muatan Kurikulum PAI di Indonesia
- 7 Kebiasaan Anak Indonesia: Manfaat dan Peran Madrasah, Guru dan Orang Tua
- Pendidikan Tanpa Karakter sebagai Dosa Sosial menurut Mahatma Gandhi
- Dampak Pembinaan Riset Terhadap Penguatan Karakter Peserta Didik





