Akhlak dan Karakter

10 Peran Sekolah dalam Pendidikan Karakter Moral Menurut Lickona

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2026

Peran sekolah dalam pendidikan karakter moral menjadi salah satu tema di Pendidikan Karakter dan Akhlak. Karena bagian dari trilogi pendidikan bersama keluarga dan masyarakat.

Pendidikan Karakter dan Akhlak merupakan salah satu dari rumpun mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kurikulum madrasah.

Maka pembahasannya lebih kepada muatan ajar lebih banyak dibandingkan filosofinya.

Tapi pembahasan kali ini akan fokus kepada peran sekolah dalam pendidikan karakter menurut Thomas Lickona


Thomas Lickona membagi karakter menjadi dua yaitu karakter moral dan karakter kinerja.

Dalam kesempatan ini, akan membahas peran Sekolah dalam Pendidikan karakter Moral.

Menurut Thomas Lickona ada 10 alasan. Dalam bukunya “Educating for Character” menyebut 10 alasan tersebut.


1. Peran Sekolah dalam Pendidikan Moral di Kondisi Mendesak

Alasan pertama yaitu adanya kebutuhan yang begitu jelas dan mendesak. Alasan pertama Peran Sekolah dalam Pendidikan Moral sangat penting adalah kondisi yang mendesak. Menurut Lickona, pemuda yang melakuka tindakan kekerasan baik terhadap orang lain maupun terhadap diri sendiri meningkat.

Baca: 3 Fungsi Madrasah


2. Proses Penghubungan Nilai dan Sosialisasi

Tiga lingkungan sosial yang dikenal dengan trilogi pendidikan yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sekolah merupakan perantara atau penghubung antara pendidikan nilai di Keluarga dan pendidikan nilai di masyarakat. Pendidikan nilai atau moral dilaksanakan di sekolah sangat terbatas.


3. Sedikitnya Pendidikan Moral dari Orang Tua

Peranan Sekolah sebagai tempat pendidikan moral menjadi semakin penting ketika jutaan anak hanya mendapatkan sedikit pendidikan moral dari orang tua mereka. Sekolah merupakan miniatur masyarakat


4. Konflik di Masyarakat

Munculnya Konflik di masyarakat yang disebabkan oleh perbedaan pandangan dasar menyangkut etika. Sekolah menjadi miniatur masyarakat, sehingga sekolah memiliki peranan penting pendidikan moral.


5. Demokrasi

Demokrasi memiliki posisi khusus dalam pendidikan moral karena demokrasi tersebut bentuk dari pemerintahan dalam suatu masyarakat. Menurut Lickona, Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat, maka rakyat pula bertanggung jawab dalam membentuk suatu kehidupan dalam konteks kebebasan bagi mereka sendiri.


6. Tidak Ada Pendidikan Tanpa Nilai

Tidak ada satu hal pun yang dapat dianggap sebagai pendidikan tanpa nilai. Apapun yang dilakukan dan dilaksanakan di sekolah memiliki pengaruh terhadap pendidikan karakter atau moral peserta didik. Perilaku kepala sekolah dan guru memiliki pengaruh dalam pembentukan karakter peserta didik


7. Sebagai Pertanyaan Utama

Pertanyaan tentang moral berada dalam pertanyaan-pertanyaan utama yang dihadapi baik secara individu rasial. Slah satu pertanyaan yang sering muncul adalah “Bagaimana seharusnya kita hidup berdsampingan dengan orang lain?


8. Pandangan Dasar Bermakna Luas

Pendidikan nilai di sekolah kini memiliki sebuah pandangan dasar bermakna luas yang mendukung perkembangan pendidikan.


9. Peran Guru dalam Pendidikan Moral

Sebuah pernyataan yang jelas tentang pendidikan moral juga menjadi sesuatu yang penting jika ditujukan untuk menarik perhatian dan membentuk perilaku yang mulai dari diri para guru.


10. Pendidikan Moral bisa dilaksanakan

Pendidikan nilai atau pendidikan moral merupakan sebuah pekerjaan yang sangat mungkin untuk dilaksanakan di sekolah. Sekolah sedikit lebih mudah melaksanakan Pendidikan moral kepada peserta didik dibandingkan dengan di masyarakat.


Untuk paham lengkapnya, silahkan buka Pendidikan Karakter dan Akhlak: Integrasi PAI