Karakteristik Kurikulum Prototipe Berdasarkan SK Balitbangbuk No. 028 Tahun 2021

Karakteristik Kurikulum Prototipe

Karakteristik Kurikulum Prototipe dapat ditemukan di surat keputusan kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan perbukuan (Balitbangbuk) Kemendikbud ristek

SK Balitbangbuk No. 028 Tahun 2021 tentang Capaian Pembelajaran PAUD, SD, SMP, dan SMA pada Program Sekolah Penggerak.

Berikut karakteristik Kurikulum Prototipe Berdasarkan SK Balitbangbuk No. 028 tahun 2021:

1. Capaian Pembelajaran Pengganti KI-KD

Capaian Pembelajaran (CP) merupakan istilah baru di Kurikulum Prototipe atau kurikulum baru yang diterapkan di Sekolah Penggerak.

CP merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap tahap perkembangan untuk setiap mata pelajaran pada satuan PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Capaian pembelajaran pada sekolah penggerak ini dinyatakan dalam bentuk paragraf dan diatur dalam fase-fase.

Menurut Naskah Akademik Sekolah Penggerak, CP disampaikan dalam bentuk paragraf/narasi untuk menggambarkan rangkaian konsep dan keterampilan kunci yang ditargetkan untuk diraih oleh peserta didik, yang ditunjukkan dengan performa yang nyata.

Sumber: Naskah Akademik Sekolah Penggerak


2. Fase Pembelajaran Pelengkap Kelas

Penggunaan istilah “fase” dilakukan untuk membedakannya dengan kelas karena peserta didik di satu kelas yang sama bisa jadi belajar dalam fase pembelajaran yang berbeda.

Konsep ini sesuai dengan prinsip teaching at right level (mengajar pada tahap capaian yang sesuai)

Misalnya, jika siswa kelas 5 masih harus belajar materi Fase B (fase untuk kelas 3-4), maka guru dapat menggunakan materi pelajaran fase tersebut.

Pada Kurikulum Prototipe, Capaian Pembelajaran terbagi menjadi 6 fase, yaitu fase:

  • A : Fase umumnya SD Kelas 1-2
  • B : Pada umumnya SD Kelas 3-4
  • C : Pada umumnya SD Kelas 5-6
  • D : Pada umumnya SMP Kelas 7-9
  • E : Pada umumnya SMA Kelas 10
  • F : Pada umumnya SMA Kelas 11-12

3. Penggabungan IPA dan IPS menjadi IPAS di SD

Karakteristik Kurikulum Prototipe yang ketiga adalah menggabungkan IPA dan IPS.

Logika yang dibangun berdasarkan konsep bahwa ilmu pengetahuan diartikan sebagai gabungan berbagai pengetahuan yang disusun secara logis dan bersistem dengan memperhitungkan sebab dan akibat (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2016). Pengetahuan ini melingkupi pengetahuan alam dan pengetahuan sosial.

Jadi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang makhluk hidup dan benda mati di alam semesta serta interaksinya, dan mengkaji kehidupan manusia sebagai individu sekaligus sebagai makhluk sosial yang berinteraksi dengan lingkungannya.

Dalam pembelajaran IPAS, ada 2 elemen utama yakni:

  1. Pemahaman IPAS (sains dan sosial), dan
  2. Keterampilan Proses.

4. Mapel Bahasa Inggris mulai dari SD

Pada kurikulum sebelumnya, Bahasa Inggris menjadi Muatan lokal di Jenjang SD. Kurikulum Prototipe menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran intrakurikuler.

Baca: Karakteristik Kurikulum Bahasa Arab di Madrasah

Dasarnya karena Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang dominan digunakan secara global dalam berbagai aspek. Diharapkan peserta didik dengan kemampuan bahasa Inggris akan mendapatkan kesempatan untuk berkomunikasi dengan warga dunia dari latar belakang budaya yang berbeda.

Pembelajaran bahasa Inggris difokuskan pada penguatan kemampuan menggunakan bahasa Inggris dalam enam keterampilan berbahasa, yakni

  1. menyimak,
  2. berbicara,
  3. membaca,
  4. memirsa,
  5. menulis, dan
  6. mempresentasikan

5. Mapel Informasi sebagai Pengganti TIK

Karakteristik Kurikulum Prototipe yang kelima adalah Mata Pelajaran Informatika

Istilah Informatika dalam bahasa Indonesia merupakan padanan kata yang diadaptasi dari Computer Science atau Computing dalam bahasa Inggris.

informatika mencakup sains, rekayasa, dan teknologi yang berakar pada logika dan matematika.

Mata Pelajaran Informatika memiliki 8 elemen yang saling berkaitan, yaitu

  1. Berpikir Komputasional (BK)
  2. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  3. Sistem Komputer (SK)
  4. Jaringan Komputer dan Internet (JKI)
  5. Analisis Data (AD)
  6. Algoritma dan Pemrograman (AP)
  7. Dampak Sosial Informatika (DSI)
  8. Praktik Lintas Bidang (PLB)

Capaian Pembelajaran dan Fase Pembelajaran merupakan karakteristik bersifat umum. Sedangkan IPAS, Bahasa Inggris, dan Informatika terkait khusus dengan Mata Pelajaran.


Regulasi Terkait Kurikulum